Breaking News:

MODUS Bikin Konten YouTube, Cewek Ini Malah Dirudapaksa Tukang AC, Pelaku Sempat Hipnotis Korban

Awalnya diajak bikin konten YouTube bareng, cewek ini malah jadi korban pencabulan oleh tukang AC, sebelumnya korban sempat dihipnotis oleh pelaku

Tayang:
worldofbuzz.com
Ilustasi korban rudapaksa 

Reporter : Nafis Abdulhakim

TRIBUNSTYLE.COM - Modus ajak cewek bikin konten YouTube bareng, tukang servis AC keliling ini malah rudapaksa korban setelah menghipnotisnya.

Peristiwa ini diketahui terjadi di Kabupaten Kediri.

Pria bernama Maulana Iskak (29) ini berdalih membuat konten untuk YouTube-nya.

Pelaku yang juga sebagai tukang servis AC ini kemudian mengajak seorang perempuan berinisial S (33).

S diajak untuk membuat konten YouTube bersama dengan Maulana.

Pelaku kemudian mengajak korban ke rumahnya yang berada di Desa Rembang Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri.

Saat berada di dalam rumah, ternyata ada satu orang saksi bernama Amir.

Ilustrasi perempuan korban rudapaksa
Ilustrasi perempuan korban rudapaksa (Serambi Indonesia/ Net)

Sebagaimana TribunStyle.com lansir dari Surya.co.id, Modus Bikin Konten YouTube, Pria Kediri Ini Malah Cabuli Cewek di Rumahnya. Amir merupakan rekan S sekaligus rekan tersangka.

Ketiganya pun sepakat membuat konten YouTube di rumah tersangka.

Kemudian, tersangka menghipnotis korban dan membuatnya tak sadarkan diri.

Saat itu juga, tersangka meminta Amir untuk membelikannya teh hangat.

Tujuannya agar korban bisa sadar setelah minum teh tersebut.

Namun saat Amir membeli teh tersebut, tersangka melakukan aksinya.

Ia mulai melecehkan korbannya.

Saksi Amir kemudian datang membawa teh hangat sesuai pesanan Maulana.

Akan tetapi tersangka meminta saksi untuk kembali keluar membeli es kelapa muda.

Sama seperti sebelumnya, tersangka berdalih es kelapa muda tersebut untuk menyadarkan korban.

Ilustrasi
Ilustrasi (ibtimes.co.in)

Alhasil saksi keluar membeli es tersebut dan tersangka kembali melakukan aksinya.

Saksi pun datang dengan membawa es kelapa muda, akhirnya korban bisa disadarkan.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Ngadiluwih AKP Iwan Setyo Budi.

Iwan menjelaskan, korban baru sadar kemudian bercerita ke saksi kalau sudah dilecehkan tersangka.

"Jadi meskipun sedang dihipnotis korban ini sebenarnya sadar dan tahu kalau ia habis dicabuli oleh tersangka," ujarnya, Selasa (4/5/2021).

Setelah itu, korban dan saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngadiluwih.

Polisi lantas lengsung melakukan pemeriksaan dan mengamankan pelaku.

"Tak butuh waktu lama, setelah mendapat laporan dan melakukan proses pemeriksaan."

"Saya perintahkan anggota untuk amankan pelaku," ungkapnya.

Kepada petugas, pelaku mengakui perbuatannya kepada S tersebut.

"Saat ini, pelaku tengah menjalani proses pemeriksaan di Kantor (Mapolsek Ngadiluwih)," terang Iwan.

Kasus serupa

Sebelumnya diberitakan, gara-gara lama tak pulang setelah tarawih, orangtua panik mencari. Ternyata gadis ini malah tersadar tanpa busana di sebuah hotel.

Rupanya ia menjadi korban asusila oleh seorang pria.

Peristiwa nahas ini diketahui terjadi di Padang, Sumatera Barat.

Gadis berinisial S (15) ini rupanya tak sadar bahwa dirinya manjadi korban pencabulan.

Ternyata sang pelaku bukanlah orang jauh.

Pria berinsial JF (21) itu merupakan teman korban sendiri.

Pelaku diketahui sebagai warga Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Peristiwa asusila yang terjadi itu dibenarkan oleh Kasat reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda.

Ilustrasi gadis korban asusila
Ilustrasi gadis korban asusila (thedailystar.net)

Sebagaimana TribunStyle.com lansir dari TribunPadang.com, Gadis di Padang Ini Kaget, Bangun Tidur Sudah Tak Berbusana, Pelakunya Teman Sendiri. Rico mengatakan, pelaku dan korban hanya teman biasa yang saling kenal.

Lebih lanjut, antara pelaku dan korban tidak menjalin hubungan asmara.

Pelaku, lanjut Rico, diduga melakukan tindakan pidana asusila pada Kamis (22/4/2021).

JF melakukan aksinya tersebut di sebuah hotel di Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

"Kejadian berawal ketika korban pergi salat tarawih."

"Namun, sudah larut malam, korban belum juga kembali pulang," kata Rico Fernanda, Jumat (30/4/2021).

Lantaran S tak pulang ke rumah, orangtua korban pun khawatir.

Pihak keluarga korban pun melakukan pencarian untuk menemukan anaknya tersebut.

Alhasil, jelas Rico, S ditemukan pada pagi hari di kawasan Pegambiran.

"Sekitar pukul 05.30 WIB korban ditemukan di sekitar kawasan Pegambiran," sebutnya.

Ilustrasi
Ilustrasi (Stomp - The Straits Times)

Orangtua korban pun membawa anaknya tersebut pulang ke rumah.

"Sesampai di rumah, orang tua menanyakan perihal tidak pulang ke rumah," katanya.

Korban akhirnya menceritakan kejadian yang menimpa dirinya.

S, ungkap Rico, bercerita bahwa telah dibawa oleh JF ke sebuah hotel.

Sesampainya di hotel, S kemudian diminta menenggak segelas minuman yang ditawarkan pelaku.

"Saat di hotel korban ini diminta meminum segelas minuman yang disediakan oleh pelaku," ujarnya.

Namun setelah itu, S malah tak sadarkan diri.

Korban pun tak mengetahui kejadian apa yang menimpanya saat itu.

"Korban tidak mengetahui lagi apa yang terjadi," ujarnya.

Korban pun kaget setelah terbangun dalam keadaan tanpa busana.

Kini pelaku berhasil diamankan di Mapolresta Padang.

Pelaku ditangkap pada Rabu (28/4/2021) sekira pukul 21.00 WIB.

(TribunStyle.com/Nafis)

#KasusAsusila

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
YouTubeNafis AbdulhakimMaulana Iska
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved