Ramadhan 2021
Tak Puasa, 7 Amalan Bisa Dilakukan Wanita Haid untuk Raih Pahala Saat Ramadhan, Berdoa & Beramal
7 amalan yang tetap bisa perempuan lakukan untuk mendapat pahala. Beramal, mendengarkan tausiyah hingga menuntut ilmu.
Penulis: Yuliana Kusuma Dewi
Editor: Delta Lidina Putri
Reporter: Yuliana Kusuma Dewi
TRIBUNSTYLE.COM - Haid di bulan ramadhan dan tak bisa puasa? Jangan khawatir, berikut amalan yang tetap bisa perempuan untuk mendapat pahala.
Tak terasa bulan Ramadhan 1442 Hijriah sudah tinggal sepuluh hari lagi.
Kita akan menyambut malam Lailatul Qadar yang jatuh pada Senin (03/05/2020) besok.
Lailatul Qadar merupakan malam 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.
Lailatul Qadar menjadi malam yang mulia dan disebut sebagai malam yang lebih baik dari pada seribu bulan.
Lantaran menjadi malam diturunkannya Al-Quran.

Baca juga: Jadwal Azan Magrib atau Buka Puasa di Semarang, Surakarta, dan Yogyakarta, Minggu, 2 Mei 2021
Baca juga: Larangan Mudik Lebaran dari 6-17 Mei 2021 Resmi Ditetapkan, Berikut Aturan dan Pengecualiannya
Umat muslim berlomba-lomba melakukan kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah di Malam Lailatul Qadar.
Namun bagaimana dengan wanita menstruasi yang tidak bisa berpuasa dan menunaikan salat?
Apakah tetap bisa mendapatkan pahala?
TribunStyle.com himpun dari berbagai sumber, 7 amalan yang bisa tetap di lakukan di bulan Ramadhan oleh wanita yang sedang haid.
1. Berdoa

Meski sedang mengalami menstruasi bukan berarti kita tidak boleh berdoa.
Pada bulan ramadhan yang penuh dengan keberkahan ini menjadi waktu yang tepat untuk berdoa kepada Allah SWT.
Mulai dari doa memohon ampun, meminta perlindungan, meminta petunjuk hingga doa saat terjadi bencana seperti pandemi corona yang sedang terjadi.
2. Berdzikir

Selain berdoa, melantunkan dzikir juga bisa tetap diamalkan di saat sedang datang bulan.
Perbanyak melantunkan tasbih, tahmid, takbir dan sebagainya.
Lantunkan dzikir untuk meraih cahaya di malam lailatul qadar.
Hadist riwayat Imam Bukhari menyebut bahwa Rasulullah pernah bersabda:
"Perumpamaan antara orang yang dzikir pada Tuhannya dan yang tidak, seperti antra orang yang hidup dan yang mati" (HR Imam Bukhori)
3. Beramal
Selain deretan amalan di atas, kita juga bisa tetap beramal meski sedang haid.
Terlebih di saat Ramadhan, beramal kepada orang yang membutuhkan merupakan perbuatan yang terpuji.
Apalagi ketika situasi sedang sulit karena pandemi corona yang menjadikan masyarakat mengalami penurunan pendapatan hingga kehilangan pekerjaan.
4. Mendengarkan lantunan Al-Quran

Baca juga: Cara Meraih Lailatul Qadar Menurut Quraish Shihab, Jangan Hanya Menunggu Malam 17 atau 27 Ramadhan
Baca juga: Tentramkan Hati Sebelum Tidur saat Ramadhan, Ini Bacaan Dzikir Malam Lengkap Arab dan Latinnya
Meski tidak bisa melantunkan Al-Quran, kita masih bisa mendengarkannya.
Dengan mendengarkan orang yang membaca ayat Al-Quran kita akan mendapatkan pahala.
5. Membaca dan Mengamalkan Asmaul Husna
Membaca dan mengalmalkan nama-nama baik Allah SWT merupakan amalan yang juga bisa dilaksanakan saat wanita haid.
Dengan membaca Asmaul Husna menjadikan kita lebih banyak mengingat Allah.
Selain itu kita juga menjadi semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama jika dilakukan di bulan Ramadhan.
6. Menuntut Ilmu
Menuntut ilmu merupakan bentuk amalan kepada Allah SWT.
Membaca buku, memperluas pengetahuan hingga mengikuti kajian memberikan manfaat yang besar.
Kita senantiasa dihimbau untuk terus menuntut ilmu kapanpun dan di manapun berapa.
"Belajarlah ilmu, sesungguhnya belajar ilmu karena Allah adalah suatu bentuk ketakwaan." (HR Ad-Dailami)
7. Mendengarkan Tausiyah
Selain mendengarkan lantunan ayat Al-Quran, wanita yang sedang haid juga diperbolehkan mendengarkan tausiyah.
Baik dari media sosial, televisi maupun radio.
Mendengarkan tausiyah merupakan salah satu bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kita dapat memperluas pengetahuan agama dengan banyak mendengarkan tausiyah. (TribunStyle.com/Yuliana)