Breaking News:

Potret Rumah Megah Milik Manajer Lab Kimia Farma Mangkrak, Tukang: Istrinya Pergi, Tidak Tahu Kemana

Rumah megah milik Manajer Laboratorium Kimia Farma yang ditetapkan jadi tersangka penyalahgunaan rapid antigen bekas kini mangkrak, tukang ungkap ini

Kompas.com/ Dewantoro
Picandi Mosko (PC) yang merupakan Bussines Manager PT Kimia Farma dan 4 pegawainya ditetapkan sebagai tersangka kasus daur ulang alat kesehatan rapid test antigen di Bandara Kualanamu. 

Reporter: Nafis Abdulhakim

TRIBUNSTYLE.COM - Rumah megah milik Manajer Laboratorium Kimia Farma yang tengah proses bangun tersebut kini terlihat sepi.

Tidak ada satu tukang bangunan pun yang menggarap rumah tersebut.

Diketahui rumah mewah itu berlokasi di Griya Pasar Ikan Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Sumatera Selatan.

Rumah megah yang mangkrak tersebut pun kini menjadi perhatian warga.

Pasalnya, rumah mewah itu merupakan milik Business Manager Laboratotium Kimia Farma, Picandi Mosko alias PM (45) yang telah ditangkap polisi.

Picandi dan empat pegawai Kimia Farma lainnya diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepolisian menghadirkan para tersangka dalam pengungkapan kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas di Bandara Kualanamu, saat merilis kasus tersebut di Mapolda Sumatera Utara, Kota Medan, Kamis (29/4/2021). Polda Sumut berhasil menangkap lima orang tersangka penyalahgunaan alat rapid test antigen bekas berinisial RN, AD, AT, EK, dan EL, serta mengamankan sejumlah barang bukti hasil pelanggaran berupa alat rapid test antigen bekas yang siap untuk digunakan.
Kepolisian menghadirkan para tersangka dalam pengungkapan kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas di Bandara Kualanamu, saat merilis kasus tersebut di Mapolda Sumatera Utara, Kota Medan, Kamis (29/4/2021). Polda Sumut berhasil menangkap lima orang tersangka penyalahgunaan alat rapid test antigen bekas berinisial RN, AD, AT, EK, dan EL, serta mengamankan sejumlah barang bukti hasil pelanggaran berupa alat rapid test antigen bekas yang siap untuk digunakan. (Tribun Medan/Riski Cahyadi)

Mereka kedapatan terjerat pidana kasus penyalahgunaan antigen bekas di Bandara Kualanamu Medan, Sumatera Utara, Selasa (27/4/2021) lalu.

Picandi sendiri merupakan warga Griya Pasar Ikan Jalan Lohan Blok A No. 14-15 Kelurahan Simpang Periuk, Kecapatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau, Sumsel.

Dilansir dari TribunSumsel.com, Manager Lab Kimia Farma tersebut tengah membangun rumah baru dua lantai.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Ika Putri Bramasti
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved