Ramadhan 2021
Mimpi Basah saat Puasa Ramadhan? Ini Kata Gus Miftah: 'Batal Itu Kalau Ditambahi Sendiri'
Mimpi basah di siang bolong saat Ramadhan, apakah membatalkan puasa? Ini kata Gus Miftah.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Ika Putri Bramasti
Reporter: Gigih Panggayuh
TRIBUNSTYLE.COM - Mimpi basah di siang bolong saat Ramadhan, apakah membatalkan puasa? Ini kata Gus Miftah.
Pada momen Ramadhan, umat muslim diwajibkan berpuasa, dimulai saat fajar hingga matahari terbenam.
Terkait puasa, sering jadi pertanyaan terkait hukum mimpi basah di siang hari saat Ramadhan.
Seperti diketahui, keluarnya air mani merupakan salah satu penyebab puasa batal.
Namun, bagaimana jika keluarnya air mani itu karena tidak sengaja, seperti mimpi basah?
Apakah hal itu tetap membatalkan puasa?
Baca juga: Muntah Bisa Membatalkan Puasa Ramadhan? Simak 6 Hal yang Bisa Batalkan Puasa
Baca juga: Mandi Wajib Setelah Imsak, Apakah Puasa Ramadhan Masih Bisa Dilanjutkan? Ini Penjelasan Ustaz
Lewat video singkat di Instagram, Gus Miftah membahas sedikit seputar mimpi basah di siang hari saat puasa Ramadhan.
Menurutnya, mimpi basah tidak membatalkan puasa.
"Suatu saat ada yang bertanya 'Gus saya tadi malam mimpi basah. Habis Subuh saya baru bangun. Apakah membatalkan puasa Gus?' Ya nggak.
Jangankan mimpi basahnya malam, siang hari loh. kalau kamu mimpi basah itu tidak membatalkan puasa," kata Gus Miftah, Jumat (30/4/2021).
Pengelola Pesantren Ora Aji itu menyebut sambil berkelakar bahwa puasa batal jika mimpi itu ditambahi sendiri.
"Terus dia ngomong, 'Kan saya malam mimpi basah Gus. karena saya belum puas, saya tambahin sendiri.
Nah, itu yang batalin! Kalau mimpinya nggak batal. Batal tuh karena kamu tambahin sendiri," ungkapnya dengan bercanda.
Tidak Membatalkan Puasa, Justru Anugerah
Lebih lanjut Gus Miftah mengatakan bahwa mimpi basah di siang hari itu justru anugerah.
“Kalau siang-siang mimpi basah itu tidak membatalkan puasa, tapi itu anugerah,” katanya.
Terakhir, Gus Miftah berseloroh mengomentari soal mimpi basah ini.
“Tapi kok kebangetan, puasa-puasa kok mimpi (basah)," seloroh Gus Miftah.
Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Wajib
Sementara itu, mimpi basah atau keluarnya air mani termasuk hadas besar.
Untuk diketahui, hadas besar adalah kondisi tidak suci pada diri seorang muslim sehingga ia tidak boleh salat maupun ibadah lain seperti berpuasa.
Untuk menyucikan diri dari hadas besar, seseorang harus mandi wajib atau mandi junub.
Adapun tata cara atau kaidah mandi wajib, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber adalah sebagai berikut.
Rukun mandi ada dua, yakni niat dan membasuh seluruh anggota tubuh.
Orang yang telah berniat mandi wajib dan kemudian membasuh seluruh tubuhnya dengan air, mandinya sudah sah.
1. Niat
Berikut ini bacaan niat mandi wajib.
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla lifrafil hadatsil akbari fardhollillahi ta'aala.
Terjemahannya, "Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar, fardhu karena Allah Taala."
2. Membasuh Telapak Tangan
Ambil air kemudian membasuh kedua telapak tangan sebanyak 3 kali.
Hal ini mengacu pada cara Nabi Muhammad ketika mandi junub sebagaimana dituliskan dalam hadis berikut ini.
"Dari Aisyah bahwa ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya tiga kali.” (HR. Muslim)
3. Bersihkan Najis yang Menempel di Tubuh
Bersihkan semua najis atau kotoran yang masih menempel pada tubuh.
Cuci kemaluan serta sekitarnya dari air mani atau segala kotoran yang menempel.
4. Wudhu
Berwudhulah sebagaimana ketika hendak salat.
5. Mengguyur Kepala
Mengguyur bagian kepala hingga tiga kali.
6. Siram Anggota Badan Sebelah Kanan Terlebih Dahulu
Siram anggota badan sebelah kanan hingga tiga kali, kemudian siram anggota badan pada bagian kiri sebanyak tiga kali juga.
7. Basuh Rambut hingga Pangkal Kepala
Membasuh rambut dan menyela pangkal kepala dengan cara memasukkan kedua tangan ke air, lalu menggosokkannya ke kulit kepala, dan kemudian menyiram kepala tiga kali.
8. Gosok Semua Bagian Tubuh
Gosok bagian tubuh sebanyak tiga kali, baik pada bagian depan, belakang, atau menyela rambut serta jenggot.
9. Pastikan Seluruh Anggota Tubuh Tersiram Air
Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air, dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri.
(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/kata-gus-miftah-soal-apakah-mimpi-basah-membatalkan-puasa.jpg)