Breaking News:

NASIB Pilu Bocah 5 Tahun Disiksa Ibu, Ditampar Sampai Terpental, Baru Terkuak Pelaku Pernah Dipasung

Viral video seorang ibu tega menyiksa bocah 5 tahun, tampar sang anak sampai terpental, ternyata pelaku pernah dipasung.

Istimewa via Tribun Bogor
Viral video di media sosial menampilkan kekerasan terhadap anak kecil usia 5 tahun di Cileungsi, Kabupaten Bogor. 

TRIBUNSTYLE.COM - Baru-baru ini beredar video seorang ibu tega menyiksa anak kecil berusia 5 tahun di Bogor.

Video tersebut sempat viral di media sosial dan ramai diperbincangkan warganet.

Dalam video berdurasi 39 detik itu terlihat seorang wanita memakai pakaian daster tengah memegang erat lengan seorang anak perempuan berkaus hijau.

Wanita tersebut tiba-tiba memegang kepala sang anak lalu didorong keras sampai terbanting ke kasur.

Tidak sampai di sana, sang bocah disuruh kembali berdiri oleh wanita tersebut dan lengan korban kembali dipegang lalu diputar sampai korban menangis kesakitan.

"Siksaan mintamu, siksaan mintamu, bukan saya," ucap wanita tersebut di saat sang bocah menangis.

Di detik-detik akhir video, bagian wajah korban tiba-tiba ditampar dengan keras oleh pelaku sampai terpental dan tersungkur.

Baca juga: BOCAH 7 Tahun Berharap Mati, Sering Disiksa Ortu Tubuhnya Pendarahan, Paru-paru Rusak & Luka Bakar

Baca juga: Bocah 5 Tahun Babak Belur Disiksa & Dibuang Ibu Kandung & Ayah Tiri di Warung, Polisi: Tega Sekali!

Ilustrasi
Ilustrasi ()

Saat itu terjadi, di dalam video suara tamparan terdengar begitu keras.

Belakangan diketahui bahwa hubungan antara korban dan pelaku ini merupakan anak inisial A (5) dan ibunya inisial IS (36).

Peristiwa itu terjadi di wilayah Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor pada awal April 2021 lalu.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Handreas Ardian mengatakan pelaku seorang ibu ini diduga mengalami depresi sejak lama setelah suaminya meninggal dunia dan anaknya yang masih berumur 5 tahun jadi objek kekerasan.

"Agak depresi ibunya, dari sebelumnya. Riwayatnya pernah dipasung sama keluarganya. Kemudian sempat sembuh, kemudian melakukan lagi terhadap anaknya," kata AKP Handreas Ardian kepada wartawan, Rabu (28/4/2021).

Korban, kata dia, didapati mengalami cukup banyak luka seperti luka cubit di sekujur tubuh dan luka lebam di wajah seperti bekas pukulan.

Dia menjelaskan bahwa sampai saat ini penanganan terhadap perkara kekerasan anak ini masih dalam proses.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved