Breaking News:

Viral Hari Ini

Viral, Wanita Dianiaya Pacar Selama 2 Hari, Lemas, Leher Dirantai hingga Lebam di Sekujur Tubuh

Viral di media sosial, seorang wanita menjadi korban penganiayaan pacar, leher di rantai hingga sekujur tubuh lebam

Tayang:
steemit.com
Ilustrasi wanita yang dianiaya 

Reporter: Nafis Abdulhakim

TRIBUNSTYLE.COM - Viral di media sosial, video seorang wanita dengan banyak luka lebam di tubuhnya.

Ternyata luka tersebut diketahui karena disiksa oleh sang pacar.

Luka-luka tersebut terlihat ada di kaki dan wajahnya.

Sementara itu, lehernya diikat dengan rantai dan digembok ketat sehingga susah berbicara.

Wanita ini dituntun dengan kursi roda menuju Mapolsek Medan Area.

Sementara itu, seorang pria paruh baya menangis sesenggukan melaporkan kejadian yang menimpa anaknya.

Sebagaimana TribunStyle.com lansir dari Kompas.com, Video Viral Seorang Wanita Dianiaya Pacar, Leher Dirantai dan Sekujur Tubuh Lebam, tangannya terlihat membengkak dan berkali-kali mengeluh sakit saat sang ayah membuka gembok.

Sebuah video memperlihatkan seorang perempuan mengalami luka lebam dari kaki hingga wajahnya. Lehernya diikat dengan rantai dan digembok ketat hingga sulit berbicara. Dia dituntun dengan kursi roda menuju Mapolsek Medan Area. Seorang pria paruh baya menangis tak keruan mengadukan derita yang dialami anaknya
Sebuah video memperlihatkan seorang perempuan mengalami luka lebam dari kaki hingga wajahnya. Lehernya diikat dengan rantai dan digembok ketat hingga sulit berbicara. Dia dituntun dengan kursi roda menuju Mapolsek Medan Area. Seorang pria paruh baya menangis tak keruan mengadukan derita yang dialami anaknya (Kompas.com/Istimewa)

Baca juga: VIRAL Slip Gaji Fantastis Petugas Kebersihan Pertamina Capai Rp 13 Juta, Begini Faktanya

Baca juga: VIRAL Formulir Nikah Diduga Ustaz Abdul Somad, Calon Istri Masih 19 Tahun, Lihat Ini Sosok Cantiknya

Suara tangis sang ayah terdengar begitu kencang sambil menunjuk luka di kaki korban.

Ia juga menunjuk ke arah kepala korban yang terluka parah.

Setelah mendapatkan laporan dari korban, Personel Polsek Medan Area langsung menuju rumah pelaku.

Polisi berhasil mengamankan pelaku yang tengah tidur-tiduran di rumahnya bersama dua anak perempuan di sebelahnya.

Pria tersebut tak berkutik saat polisi menangkapnya.

Saat itu, pelaku merogoh saku celana panjangnya dan memberikan kunci gembok yang disimpannya.

Ayah pelaku pun sempat meluapkan kemarahannya kepada pelaku dengan perkataan.

Video viral tersebut diunggah oleh akun Instagram @sumut.update pada Jumat (23/4/2021).

Ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan (Victory News)

Video tersebut pun lantas ditonton sebanyak lebihd ari 12.000 kali dengan puluhan komentar.

Unggahan tersebut pun dibubuhi dengan sebuah caption,"Pria tidak ada otak sekap pacar, dirantai lehernya pakai gembok dan disiksa hingga babak belur."

"Pada Hari Jumat (23/04/2021) pukul 05.00 Wib Tim 7.6 mendapat informasi dari masyarakat bahwa terjadi penganiayaan dan penyekapan didalam kos-kosan, dan korban bernama Rina Simanungkalit, diamankan Kepling ditangguk bongkar l."

"Setelah mendapat informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Medan Area bergerak ke lokasi kejadian sesampe di TKP benar ada satu orang perempuan sedang tergeletak di dalam rumah pak kepling karena semua badan sudah lebam sampe kekaki bekas penganiayaan oleh tersangka.

"Kemudian personil menayakan kepada tersangka siapa yang melakukan terhadap diri korban."

"Kemudian korban mengatakan kalau yang melakukannya pacar dia sendiri yang tinggal dikos Jl. Elang, karena korban disekap selama 3 hari dan leher korban dirante pada saat tersangka tertidur, korban berhasil melarikan diri menuju rumah Kepling."

"Selanjutnya personil bergerak ke Jl. Elang untuk mengamankan tersangka MS didalam kos dan membawanya ke komando."

Seperti yang diutarakan Kepala Kepolisian Sektor Medan Area, Kompol Faidir Chaniago, pihaknya sudah menangkap dan menahan pelaku.

Ilustrasi wanita korban kekerasan
Ilustrasi wanita korban kekerasan (thedailystar.net)

"Iya benar. Sudah kita tangkap pelakunya. Sekarang yang bersangkutan sudah ditahan di Mapolsek," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon pada Sabtu (24/4/2021).

Sementara itu, Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Medan Area, Iptu Rianto menjelaskan, korban berinisial RS (35), warga Jalan Tangguk Bongkar 6, Kecamatan Mandala, Kota Medan.

Pelaku diketahui merupakan teman dekat korban berinisial MS (43) yang tinggal di Jalan Perguruan Mandala, Kota Medan.

Ibu 2 anak itu mengaku kerap dianaiaya oleh pelaku.

Lebih lanjut dijelaskan, korban dan pelaku sudah tinggal bersama di satu rumah selama 4 tahun, layaknya suami istri.

Meski begitu, pelaku sebenarnya diketahui sudah memiliki istri dan belum cerai.

Selama ini, lanjutnya, kehidupan korban ditanggung oleh pelaku.

Baca juga: Fakta Baru, Kasus Penganiayaan Mantan ART Naik ke Penyidikan, Desiree dan Bams Terbukti Bersalah?

Baca juga: DITUDING Cuma Nonton saat Perawat Dianiaya, Satpam RS Siloam Dipecat, Dikembalikan ke Pihak Ketiga

Dari keterangan pelaku, konflik tersebut bermula saat korban dituding boros dan baru keluar rumah sebentar uang sudah habis untuk berjudi.

Pelaku juga mengaku cemburu terhadap korban.

"Jadi dia kemarin dianiaya, dirantai sama dia lehernya, digembok, tidur di samping dia tangannya dipegangi."

"Saat ketiduran si laki-laki, keluar si perempuan ini ke rumah kepling," katanya.

Menurut informasi dari tersangka, korban dianiaya selama dua hari.

"Menurut informasi si tersangka, korban ini dianiaya selama dua hari. Saat ini korban belum bisa banyak ditanya. Maklum lah," katanya.

(TribunStyle.com/nafis,Kompas.com/Dewantoro)

#Penganiayaan #Medan

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Nafis AbdulhakimpuasaMedanpenganiayaan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved