Ramadhan 2021
Amalkan Doa dan Dzikir di Hari Jumat, Waktu Paling Mustajab, Ganjaran Berlipat saat Ramadhan
Hari Jumat adalah waktu paling mustajab memanjatkan doa dan dzikir, ganjaran akan berlipat saat Ramadhan.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Ika Putri Bramasti
Reporter: Gigih Panggayuh
TRIBUNSTYLE.COM - Hari Jumat adalah waktu paling mustajab memanjatkan doa dan dzikir, ganjaran akan berlipat saat Ramadhan.
Disebutkan bahwa hari Jumat merupakan sayyidul ayyam, yakni pemimpin hari.
Pada hari itu, Allah SWT membuka pintu ampunan, doa dikabulkan dan amal baik dijanjikan pahala yang sangat besar.
Selain itu, pada hari Jumat-lah, laki-laki yang sudah baligh diwajibkan untuk melaksanakan Salat Jumat berjamaah.
Salah satu amalan sunah yang dianjurkan adalah berdzikir.
Amalan dzikir akan berlipat ganjarannya saat dilakukan selama Ramadhan.
Baca juga: Bacaan Dzikir Harian yang Mudah Dihafal serta Keutamaannya, Optimalkan Ibadah saat Ramadhan
Baca juga: Bacaan Dzikir Pagi dan Petang, Mustajab Diamalkan setelah Salat Subuh dan Magrib selama Ramadhan
Tidak hanya mendatangkan banyak nikmat, dosa-dosa juga akan dihapuskan dengan mengamalkan dzikir di bulan puasa.
Adapun anjuran berdoa pada hari Jumat tertuang dalam beberapa hadis, di antaranya sebagai berikut.
Rasulullah bersabda:
فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ ، وَهْوَ قَائِمٌ يُصَلِّى ، يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ
“Pada waktu Jumat terdapat suatu waktu, yang tidaklah seorang hamba Muslim yang ia berdiri melaksanakan salat, lantas dia memanjatkan suatu doa pada Allah bertepatan dengan waktu tersebut, melainkan Allah akan memberi apa yang dia minta.” (HR. Bukhari Muslim)
Terdapat dua pendapat ulama terkait keterangan hadis di atas.
Kitab Zaad al Ma’ad menyebutkan pendapat bahwa waktu istimewa tersebut adalah sejak duduknya imam di atas mimbar sampai berakhirnya shalat Jumat.
Sementara pendapat kedua menyatakan waktu ijabah tersebut adalah pada akhir hari Jumat, yakni setelah salat Ashar.
Dalam hadist lain menjelaskan:
يَوْمُ الْجُمُعَةِ اثْنَتَا عَشْرَةَ سَاعَةً لاَ يُوجَدُ فِيهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللهَ شَيْئًا إِلاَّ آتَاهُ إِيَّاهُ فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ
‘Pada hari Jum’at terdapat dua belas jam (pada siang hari), di antara waktu itu ada waktu yang tidak ada seorang hamba muslim pun memohon sesuatu kepada Allah melainkan Dia akan mengabulkan permintaannya. Oleh karena itu, carilah ia di akhir waktu setelah ‘Ashar.’(HR. Abu Dawud)
Membaca Surah Al-Kahfi
Salah satu amalan yang baik dilakukan hari Jumat adalah membaca Surah Al-Kahfi.
Surah Al-Kahfi disebut juga Ashabul Kahf adalah surah ke-18 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surat ini dinamai Al-Kahfi dan Ashabul Kahf yang artinya Penghuni-Penghuni Gua.
Membaca Surat Al Kahfi bisa dilakukan pada malam Jumat atau hari Jumat.
Adapun anjuran membaca surah ini tertuang dalam hadis sebagai berikut.
عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ : مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda:
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jum’at.”(HR Hakim dalam Al-Mustadrok).
Terlepas dari pendapat itu, kiranya berdoa dan berdzikir tetaplah baik dilakukan kapan saja.
Dzikir sendiri artinya 'mengingat', dalam hal ini mengingat Allah SWT.
Bacaan Dzikir Singkat, Dibaca 100 Kali, Gugur Dosa Walau Sebanyak Buih Lautan
Perintah terkait dzikir, salah satunya, tertuang dalam Al-Quran, yakni Surah Al Ahzab ayat 41.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْراً كَثِيراً
“Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS Al Ahzab: 41).
Ada bacaan dzikir yang singkat yang disebut bisa mendatangkan manfaat luar biasa.
Disebutkan bahwa dengan mengamalkannya, dosa akan dihapus meski sebanyak buih lautan.
Caranya adalah membaca kalimat dzikir 'Subhanallahi Wabihamdihi' sebanyak 100 kali.
Hal itu sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut ini.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَمَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَلَوْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ
“Barang siapa membaca Subhanallahi Wabihamdihi (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya) seratus kali dalam sehari, maka dosanya akan dihapus, meskipun sebanyak buih lautan.” (HR. Muslim No. 4857)
Dzikir juga bisa membuka pintu rezeki bagi mereka yang mengamalkannya.
Adapun bacaan dzikir yang bisa mendatangkan limpahan rezeki yakni sebagai berikut.
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ
Lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil azhīmi
Hal itu sebagaimana dijelaskan dalam hadis.
"Barangsiapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan – La hawla Wala Quwwata Illa billah". (HR. At-Tabrani)
(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-berdzikir-dan-berdoa.jpg)