Breaking News:

KADUNG Kumandangkan Azan Magrib, Muazin Baru Sadar Ternyata Salah Waktu, Minta Warga Mengganti Puasa

Kisah muazin kumandangkan azan magrib lebih cepat 3 menit, ungkap permintaan maaf, minta warga mengganti puasa.

hiraan.com
Ilustrasi kumandangkan adzan. 

Ia mengatakan, waktu shalat sesuai dengan zona di negara bagian dan dalam hal itu puasa bagi yang berbuka puasa sebelum azan pada pukul 19.18 batal dan harus diganti.

Ia mengatakan, setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan dan meminta semua orang harus memaafkan muazin yang tidak sengaja mengumandangkan azan magrib lebih cepat.

"Dia tidak bermaksud begitu. Kita semua harus berpikiran terbuka. InsyaAllah, ibadah kita sepanjang hari diterima," katanya seperti dikutip dari Serambinews.com Kumandang Azan Magrib Cepat 3 Menit, Pengurus Masjid Ini Minta Maaf, Minta Warga Mengganti Puasanya.

Sementara itu, Noraini Noordin (35), yang berbuka puasa karena mendengar azan magrib yang keliruh itu, akan mengganti puasanya.

Wanita yang penjual panganan berbuka puasa di depan masjid tersebut mengatakan, karena sudah berkumandang azan magrib, maka ia tak segan-segan untuk berbuka puasa.

“Saya sudah mendengar azan (Magrib) terus buka puasa, kemudian makan,” katanya.

“Setelah makan sebiji kurma, tiba-tiba azan kembali bergema,” ungkap Noraini.

“Biasanya azan hanya satu kali, tapi saya fikir sepertinya mikrofon rusak, terus saja berbuka puasa,” ujarnya.

Baru tadi malam, kata  Noraini, pihak masjid datang untuk memberi tahu kami bahwa puasa batal dan harus diganti.

Saat itu, hanya Noraini dan dua pekerja perempuan yang berada dilapaknya dan mereka juga harus mengganti puasa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved