Breaking News:

KADUNG Kumandangkan Azan Magrib, Muazin Baru Sadar Ternyata Salah Waktu, Minta Warga Mengganti Puasa

Kisah muazin kumandangkan azan magrib lebih cepat 3 menit, ungkap permintaan maaf, minta warga mengganti puasa.

hiraan.com
Ilustrasi kumandangkan adzan. 

“Jamaah yang hanya mengandalkan azan Magrib dari Masjid Al-Khairiyah untuk berbuka puasa, harap diperhatikan bahwa puasa Anda telah batal pada hari itu dan perlu diganti atau diqada,” kata Nawawi.

“Itulah pendapat mayoritas ulama dari kalangan Hanafi, Maliki, Syafi’i dan banyak di antara ulama Hambali yang menyatakan bahwa puasa batal dan wajib diganti,” sambung nazir masjid itu.

“Sekali lagi kami mohon maaf dan InsyaAllah hal seperti itu tidak akan terjadi lagi,” ujarnya dalam keterangannya.

Ditanya bagaimana bisa ada kesalahan tersebut terjadi, Nawawi mengatakan hal itu ketika panitia masjid melihat jam masing-masing.

“Kami sadar setelah melihat tampilan jam masjid. Muazin azan di ruangan khusus yang perpatokan pada jam masjid,” katanya yang menjelaskan, dikutip dari Harian Metro.

“Saat melihat, ternyata jam cepat tiga menit, kami langsung menyuruh muazin untuk menghentikan azan,” tambahnya.

Kemudian barulah muazin mengumandangkan azan magrib sesuai dengan waktu sebenarnya.

Menurut dia, masalah tersebut sudah diselesaikan di tingkat pengurus dan diinformasikan ke Departemen Agama Islam (Jais) Selangor.

Mufti Selangor: Puasanya Batal

Mufti Selangor, Datuk Seri Mohd Tamyes Abdul Wahid angkat bicara tentang status puasa mereka berdasarkan azan di Masjid Al Khairiyah yang cepat tiga menit.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved