Meski Dinilai Perbuatan Buruk, Tenyata Mengumpat Punya 5 Manfaat Ini Menurut Para Ahli
Mengumpat memiliki manfaat yang tak selamanya buruk, berikut ini hal yang bisa kita dapatkan.
Penulis: Sinta Manilasari
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Reporter: Sinta Manilasari
TRIBUNSTYLE.COM - Sebagian besar, kita menggunakan umpatan sebagai alat sederhana untuk mengungkapkan perasaan kita, entah itu positif atau negatif.
Akan tetapi jika umpatan menggunakan kata-kata negatif dinilai buruk oleh banyak orang.
Meski begitu manfaat mengumpat tidak berhenti di situ saja.
Karena terbukti secara ilmiah, mengumpat memiliki beberapa manfaat.
Melansir dari Bright Side berikut ini apa saja manfaat jika kita mengumpat.
Akan tetapi sebaiknya pergunakan kaka-kata yang positif ya.
1. Mungkin merupakan tanda kecerdasan.
Menurut penelitian, mengumpat mungkin berarti Anda cerdas.
Peserta diberi tugas untuk membuat daftar semua kata yang dimulai dengan F, A, atau S yang dapat mereka pikirkan dalam satu menit.
Setelah itu, mereka diberi waktu tambahan untuk memikirkan kata-kata makian yang diawali dengan tiga huruf yang sama.
Hasil dari penelitian ini adalah orang yang paling bisa memikirkan kata-kata F, A dan S yang paling banyak menghasilkan kata-kata umpatan.
2. Mungkin merupakan tanda kejujuran.
Dalam tiga rangkaian penelitian yang dilakukan pada tahun 2017, ditemukan hubungan positif antara kata-kata kotor dan kejujuran.
Mereka juga mengungkapkan bahwa orang yang mengutuk lebih sedikit berbohong pada tingkat interpersonal.
Selain itu mereka memiliki tingkat integritas yang lebih tinggi secara keseluruhan.
3. Dapat meningkatkan toleransi nyeri.
Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa mengumpat dapat meningkatkan toleransi rasa sakit kita.
Studi ini menunjukkan bahwa orang yang memasukkan tangan mereka ke dalam air dingin dan menggunakan kata-kata ini dapat merasakan lebih sedikit rasa sakit dan menahan tangan mereka di dalam air lebih lama daripada orang yang tidak menggunakan kata-kata kotor.
Sementara penelitian ini menunjukkan bahwa orang yang bersepeda yang harus mengayuh pedal melawan hambatan memiliki lebih banyak tenaga dan kekuatan saat mereka mengumpat daripada orang yang hanya menggunakan kata-kata netral.
4. Bisa bersifat katarsis.
Menggunakan kata-kata kutukan memungkinkan kita untuk mengekspresikan berbagai macam emosi.
Ini memungkinkan kita untuk mengkomunikasikan perasaan kita dengan cepat dan efektif.
Sains menegaskan bahwa hal itu benar-benar memiliki efek katarsis yang positif pada kita.
5. Dapat membantu akrab dengan rekan kerja.
Menurut penelitian ini, umpatan dalam bentuk olok-olok di tempat kerja berdampak positif terhadap suasana.
Diketahui bahwa bentuk kata-kata tidak senonoh digunakan untuk mengungkapkan keramahan dan solidaritas.
Tetapi juga sebagai sarana untuk memperbaiki atau meredakan komplikasi yang melibatkan keluhan atau permintaan yang ditolak.
(Tribunstyle.com/Manila)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/ilustrasi-orang-mengumpat.jpg)