Mengenang Satu Tahun Kepergian Glenn Fredly, Ini Perjalanan Karier Penyanyi Berjuluk Dewa Lagu Cinta
Mengenang satu tahun kepergian Glenn Fredly, simak perjalanan karier penyanyi bersuara merdu yang berjuluk 'Dewa Lagu Cinta'.
Penulis: Amirul Muttaqin
Editor: Dhimas Yanuar
Reporter: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Mengenang satu tahun kepergian Glenn Fredly, simak perjalanan karier penyanyi bersuara merdu yang berjuluk 'Dewa Lagu Cinta'.
Tepat satu tahun yang lalu, penyanyi legendaris Tanah Air, Glenn Fredly meninggal dunia.
Pelantun lagu "Januari" itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Setia Mitra, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2020) sore.
Glenn meninggal dunia karena penyakit menginitis atau radang selaput otak.
Meninggalnya suami Mutia Ayu ini tepat 40 hari setelah kelahirang sang anak, Gewa Atlana Syamayim Latuihamallo.
Jenazah Glenn dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Kamis (9/4/2020).
Baca juga: Berurai Air Mata, Mutia Ayu Bacakan Puisi Haru di Ultah Glenn Fredly: Teruntuk yang Kurindukan
Baca juga: Cerai dari Glenn Fredly, Dewi Sandra Ngaku Sempat Ingin Bunuh Diri: Aku Pengin Tabrakin Mobil
Glenn Fredly dikenal sebagai penyanyi Pop R&B dengan lagu-lagu cinta yang romantis.
Ia mengawali kariernya dengan menjadi vokalis Funk Section pada tahun 1995, setahun setelah ia lulus SMA pada 1994.
Funk Section sempat meluncurkan sebuah album eksklusif yang dikemas secara apik.
Tiga tahun kemudian, Glenn Fredly bernyanyi solo dan meluncurkan sebuah album yang bertajuk GLENN dengan bermodalkan 8 buah lagu.
Dalam album ini terdapat 3 buah lagu yang sering dinyanyikan Glenn Fredly yaitu “Kau” dan “Cukup Sudah” serta “Mobil Mama” yang menjadi hits di Malaysia.
Album kedua diluncurkan pada tahun 2000 dengan judul Kembali.
Dalam album ini terdapat beberapa hits seperti “Salam Bagi Sahabat” dan “Kasih Putih”.
Seperti album perdananya, album ini masih bernaung di bawah Sony Music Indonesia dengan produser Aminoto Kosin.
Album ini pun bernasib sama seperti album sebelumnya, meskipun cukup dikenal, namun kedua album Glenn Fredly ini belum memenuhi keinginan major label baik itu dari segi popularitas maupun penjualan.
Dengan keraguan besar dari pihak label, Glenn Fredly meluncurkan album ketiganya bertajuk “Selamat Pagi, Dunia!” (2003).
Tak dinyana banyak hits yang muncul dari album ini.
Hits yang paling mengguncang Indonesia adalah lagu “Januari”.
Keberhasilan album ini membuat pihak Sony Music Indonesia membuat album repackage tahun 2004, dikemas dengan bonus VCD karaoke dan Unplugged Live Performance.
Tahun 2005 Glenn Fredly mendapat tawaran untuk membuat satu buah album sebagai soundtrack dari film baru Cinta Silver.
Satu tahun kemudian, Glenn mengeluarkan album lagi sebagai penghargaan dan rasa hormatnya kepada musisi-musisi terdahulu, bertajuk Aku dan Wanita.
Pada tahun yang sama Glenn Fredly meluncurkan album ketujuh dengan judul Terang.
Suguhan terbaru dari penganut kristen ini adalah album yang bernuansa Natal dikarenakan berbarengan dengan Natal 2006.
Tahun 2007 Glenn kembali mengeluarkan album baru bertajuk Happy Sunday.
Album ini diklaim sebagai wahana dalam memancarkan spirit baru memandang kehidupan secara global melalui media musik.
Glenn kemudian tetap produktif dengan merilis beberapa album musik dan lainnya, terakhir adalah album Romansa Ke Masa Depan (2019).
Baca juga: 5 Kebaikan Glenn Fredly Semasa Hidup, Rela Manggung Tak Dibayar Hingga Selamatkan Dewi Perssik
Baca juga: Geram Disebut Tertular Penyakit Glenn Fredly, Mutia Ayu: Jika Belum Tau Kebenarannya Lebih Baik Diam
Berkat kiprah cemerlangnya, Glenn berhasil mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi dalam dunia musik Tanah Air.
Membawakan lagu-lagu cinta yang romantis dengan suaranya yang merdu, ia pun mendapatkan julukan sebagai Dewa Lagu Cinta.
Satu diantaranya adalah dalam gelaran Anugerah Musik Indonesia 2001 di mana Glenn meraih penghargaan dalam kategori lagu terbaik dan penyanyi pria terbaik kategori musik R&B.
Selain bernyanyi secara solo, Glenn sempat membentuk sebuah trio bersama Sandy Sondhoro dan Tompi dengan sebutan Trio Lestari.
Selain aktif sebagai performer, Glenn juga aktif sebagai produser dan memiliki label musik sendiri yang bernama Musik Bagus.
Label tersebut sudah memproduksi beberapa musisi baru yaitu Yura Yunita, Gilbert Pohan, dan Tiara Degrasia.
Selain dunia tarik suara, Glenn juga menggeluti dunia seni peran.
Ia ikut berperan sebagai Aktor antagonis dalam sebuah film kontroversial yang berjudul Tanda Tanya di bawah rumah produksi sutradara Hanung Bramantyo.
Selain itu, Glenn juga menjajal peran sebagai Produser untuk film Cahaya dari Timur, Filosofi Kopi dan Surat dari Praha.
(Tribunstyle/ Amr)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/glenn-fredly-saat-konser.jpg)