Breaking News:

Berapa Tarif Royalti yang Harus Dibayar Kafe dan Restoran yang Memutar Lagu? Ini Rinciannya

Berapa tarif royalti yang harus dibayar kafe dan restoran yang memutar lagu? Simak rinciannya.

Pixabay
Ilustrasi kafe. 

Reporter: Gigih Panggayuh

TRIBUNSTYLE.COM - Berapa tarif royalti yang harus dibayar kafe dan restoran yang memutar lagu? Simak rinciannya.

Suasana kafe, pertokoan, hotel, hingga tempat rekreasi biasanya lebih hidup dengan diiringi pemutaran lagu.

Nah, sederet tempat komersil tersebut wajib bayar royalti kepada pencipta lagu yang diputar.

Sebenarnya aturan terkait royalti lagu ini sudah lama.

Namun, baru-baru ini gencar lagi menyusul telah ditekennya peraturan terkait pemutaran lagu secara komersil.

Jokowi telah resmi menandatangani aturan soal royalti bagi musisi.

Baca juga: Aturan Sudah Diteken Jokowi, Kafe, Pertokoan, hingga Radio Wajib Bayar Royalti jika Putar Lagu Orang

Baca juga: Soal Royalti Pemutaran Musik di Tempat Komersial, Ini Respon Sederet Musisi, Anji hingga Kunto Aji

Ilustrasi musisi.
Ilustrasi musisi. (Pixabay)

Adapun aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik.

Dilihat dari laman resmi JDIH Sekretariat Negara, PP tersebut ditetapkan tanggal 30 Maret 2021.

"Untuk memberikan pelindungan dan kepastian hukum terhadap Pencipta, Pemegang Hak Cipta, dan pemilik Hak Terkait terhadap hak ekonomi atas lagu dan/atau musik serta setiap Orang yang melakukan Penggunaan Secara Komersial lagu dan/atau musik dibutuhkan pengaturan mengenai Pengelolaan Royalti Hak Cipta lagu dan/atau musik," demikian bunyi pertimbangan PP tersebut.

Salah satu poin dalam aturan ini adalah mengenai kewajiban pembayaran royalti oleh semua orang yang menggunakan lagu atau musik secara komersil dalam bentuk layanan publik kepada pencipta, pemegang hak cipta, atau pemilik hak.

PP 56 tahun 2021 itu menyatakan, Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) berhak menarik royalti dari pihak yang menggunakan musik atau lagu untuk kepentingan komersial dan bersifat publik.

LMKN akan menyerahkan royalti itu pada pencipta, Pemegang Hak Cipta, dan pemilik Hak Terkait yang telah menjadi anggota dari suatu LMK.

Ilustrasi musik di kafe.
Ilustrasi musik di kafe. (TRIBUPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH)

Lantas berapa biaya royalti yang harus dibayar pihak kafe dan restoran yang memutar lagu?

Melansir laman resmi LKMN, berikut ini tarif royalti yang harus dibayar restoran atau kafe yang memutar lagu.

- royalti pencipta sebesar Rp 60 ribu per kursi, per tahun;

- royalti hak terkait sebesar Rp 60 ribu per kursi, per tahun.

Dengan demikian, total yang harus dibayar untuk memutar lagu adalah sebesar Rp 120 ribu per kursi per tahun.

Sementara itu, untuk pub, bar, dan bistro, tarifnya Rp 360 ribu per meter persegi per tahun.

Daftar Tempat Komersil yang Wajib Bayar Royalti

Adapun sederet tempat yang bakal diwajibkan membayar royalti kala memutar lagu ciptaan orang itu meliputi kafe, hotel, tempat rekreasi, hingga pertokoan.

Dilansir dari Pasal 3 ayat 2 PP tersebut, berikut ini daftar tempat dan jenis kegiatan yang diwajibkan membayar royalti saat memutar lagu.

a. Seminar dan konferensi komersial;

b. Restoran, kafe, pub, bistro, kelab malam, dan diskotek;

c. Konser musik;

d. Pesawat udara, bus, kereta api, dan kapal laut;

e. Pameran dan bazar;

f. Bioskop;

g. Nada tunggu telepon;

h. Bank dan kantor;

i. Pertokoan;

j. Pusat rekreasi;

k. Lembaga penyiaran televisi;

l. Lembaga penyiaran radio;

m. Hotel, kamar hotel, dan fasilitas hotel;

n. Usaha karaoke.

Sementara penambahan bentuk layanan publik yang bersifat komersial selain di atas, diatur dengan Peraturan Menteri.

Selengkapnya terkait PP Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik dapat disimak melalui tautan ini >>> LINK

(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)

#Kafe #Jokowi #RoyaltiHakCiptaLagu

Ikuti kami di
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Ika Putri Bramasti
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved