Viral Hari Ini
Patah hati Ditinggal Pacar Nikah, Pria Ini Nekat Panjat Sutet, Hampir 1 Jam di Atas: Galau, Khilaf
Sakit hati ditinggal pacar menikah dengan pria lain, pria ini nekat panjat sutet hingga hampir 1 jam di atas, 'galau terus khilaf manjat sendiri
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Ika Putri Bramasti
Reporter: Nafis Abdulhakim
TRIBUNSTYLE.COM - Sakit hati ditinggal pacar menikah dengan orang lain, pria berinisial A ini nekat panjat tiang saluran udara tegangan ekstra tinggi (sutet).
Mulanya ia dikira sebagai orang yang mengalami gangguan jiwa.
Ternyata pria ini patah hati karena kekasihnya menikah dengan orang lain.
Sutet yang dipanjat A ini pun diketahui memiliki tinggi 70 meter.
Kejadian ini diketahui berada di kawasan Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (29/3/2021).
Hal tersebut diungkapkan oleh teman korban, Erli (30) saat ditemui di lokasi A memanjat sutet.
Sebagaimana TribunStyle.com lansir dari Wartakotalive.com, saat didatangi Wartakotalive, A sudah turun dari sutet.
Baca juga: PATAH HATI Usai Putus dari Ovi Rangkuti, Anya Geraldine Datangi Psikolog, Ngaku Psikisnya Terganggu
Baca juga: Sering Patah Hati, 4 Zodiak Ini Kisah Cintanya Kurang Beruntung, dari Taurus, hingga Aries
Erli mengatakan, temannya tersebut turun sendiri pada pukul 17.00 WIB.
A, lanjutnya, hampir satu jam berada di tiang sutet.
Korban pun enggan diwawancarai setelah turun dari sutet.
"Maklumlah, kondisinya belum stabil, jadi enggak bisa ditanyain dulu," ungkap Erli.
Sutet tersebut diketahui terletak di kawasan pengepul barang bekas di kawasan Cengkareng.
Persis di bawah sutet itu, A tinggal dan mencari nafkah bersama rekan-rekannya sesama pengepul.
Beberapa waktu lalu, Erli mengatakan, A sempat pulang kampung ke NGawi, Jawa Timur.
Akan tetapi, kekasihnya meminta A untuk kembali ke Jakarta.
A pun menuruti permintaan pacarnya dan tiba di Jakarta pada Senin (29/3/2021) pagi.
Namun baru menginjakkan kaki di Jakarta, A mendapatkan kabar yang mengguncang hatinya.
Kekasih yang dicintainya ternyata sudah menikah dengan pria lain.
"Jadi mungkin tadi itu kalap."
"Galau terus khilaf seperti ada yang mengendalikan naik sendiri ke atas tiang," jelas Erli.
Erli dan teman-temannya awalnya tak tahu jika A nekat memanjat tiang bertegangan tinggi tersebut.
Saat tak melihat keberadaan A, Erli dan rekan-rekannya mengira A pulang kampung untuk menenangkan diri.
Namun mereka malah mendapatkan kabar bahwa A memanjat sutet sekira pukul 16.00 WIB.
"Ya kami khawatir lah. Kami bujuk untuk turun awalnya tidak mau turun," terang Erli.
Entah siapa yang melapor, lanjut Erli, tiba-tiba pemadam kebakaran datang ke lokasi tersebut untuk menyelamatkan A.
Akan tetapi perlengkapan yang dibawa tidak memadai karena tiang sutet yang cukup tinggi.
Akhirnya, teman-temannya terus membujuk A supaya turun.
Pria galau ditinggal nikah ini pun mau turun pukul 17.00 WIB.
Dari kejadian tersebut, tidak terdapat luka pada tubuh A.
Kini kondisi A telah berangsur membaik dan tidak melamun seperti setelah mendapatkan kabar pacarnya menikah.
Ia terlihat sudah menuju kamar mandi saat dtemui pukul 18.00 WIB.
"Tadi pukul 17.00 WIB turun sendiri."
"Enggak ada yang terluka," ungkap Erli.
Erli mengatakan, sebelumnya A tak pandai memanjat selama berada di kampung halaman.
Akan tetapi pria tersebut tiba-tiba saja bisa memanjat tiang setinggi 70 meter saat patah hati.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria memanjat tower sutet di Cengkareng, Jakarta Barat.
Pria tersebut naik hingga ke ujung tower paling tinggi.
Petugas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat turun tangan dalam mengevakuasi pria tersebut.
Kasie Operasi Gulkarmat Jakarta Barat Eko Sumarno mengatakan, peristiwa itu terjadi di RT 005 RW 003, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat.
"Kejadiannya Senin (29/3/2021)."
"Kami terima laporan pukul 15.55 WIB," ucap Eko saat dihubungi.
Satu unit ranger pun diturunkan untuk mengevakuasi pria tersebut.
Eko mengatakan, ia menduga pria yang naik ke sutet tersebut stres.
"Diduga orang stres naik tower sutet," beber Eko.
Dalam video yang didapat, terlihat pria itu cukup lihai memanjat sutet.
Tanpa alas kaki da tanpa pengaman, pria itu panjat tower hingga ke puncak tertinggi.
Sementara itu, warga yang berada di bawah terus membujuknya untuk turun.
Akan tetapi, pria nekat tersebut tak menghiraukan bujukan warga.
(TribunStyle.com/Nafis Abdulhakim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/who-masukkan-burn-out-atau-stress-kronis-karena-kelelahan-bekerja-dalam-katalog-penyakit-dunia.jpg)