Breaking News:

PILU Kondisi Korban Meninggal Kebakaran di Matraman, Suami Peluk Istri yang Sedang Hamil 3 Bulan

Kebakaran yang terjadi di Pisangan, Matraman, Jakarta Timur memakan 10 korban jiwa

Penulis: galuh palupi
Editor: Dhimas Yanuar
Tribunnews/JEPRIMA
Kondisi rumah kontrakan usai terjadi kebakaran di Pisangan Baru III, Matraman, Jakarta Timur 

TRIBUNSTYLE.COM - Kebakaran yang terjadi di Pisangan, Matraman, Jakarta Timur memakan 10 korban jiwa, dikutip dari artikel Tribunnews 'Suami Istri Itu Tewas Berpelukan saat Rumah Kontrakan Mereka Dilalap Api'.

Beberapa dari korban merupakan keluarga yang saat peristiwa terjadi terjebak tak bisa menyelamatkan diri.

Dua kepala keluarga penghuni satu kontrakan terdiri dari suami istri Muhamad Hamdani Himawan (24), Debby Emilia (25) dan putranya, Farras Izan Himawan (2).

Sementara Sri Mulyani (51) dan Ria Ramadhanie (17) adalah ibu dan adik Debby.

Satu kepala keluarga lainnya yang menempati satu unit kontrakan di antaranya Beni Siswanto (44), Nova (42), Silvanny Aliya Nabila (21), Beyva Alilya Azahra (15), Benno Siswanto (9).

Ferry (42) warga RT 03 mengatakan saat proses evakuasi jenazah, sejumlah korban ditemukan di kontrakan dalam keadaan berpelukan berupaya menyelamatkan diri.

Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi kebakaran (Tribunnews.com)

“Saat ditemukan, korban Dani (Hamdani) dan istrinya (Debby) saling berpelukan di kamar," ucap Ferry di lokasi kejadian, Kamis(25/3).

"Kalau Ria lagi sambil pelukan dan tiduran gitu sama ibunya, Sri Mulyani," sambung dia.

Baca juga: POPULER Apa Kabar Jackie Chan? Tetap Berkarya Meski Diisukan Kena Covid-19, Viral Berjalan Pincang

Warga sekitar sempat mendengar teriakan minta tolong korban saat awal kebakaran.

Namun, karena besarnya kobaran api mereka tidak bisa berbuat banyak menyelamatkan para korban.

Selain itu, keluarga Dani sulit menyelamatkan diri karena kondisi Sri Mulyani mengidap stroke dan tak dapat berjalan.

"Ibunya ini memang dalam keadaan stroke. Pas warga dikabarin ada kebakaran, api juga sudah membesar. Jadi kita kesulitan buat memadamkan api, terlambat," ujar Ferry.

Sebanyak 14 unit mobil Damkar Jakarta Timur sempat kesulitan karena akses menuju lokasi sempit atau hanya bisa dilalui satu mobil. Api baru berhasil dipadamkan pukul 05.50 WIB.

Setelah itu petugas mengevakuasi 10 jenazah korban dari kontrakan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) Jakarta Pusat.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved