Breaking News:

Tokoh Viral Hari Ini

Profil Dadang Subur alias Dewa Kipas, Biodata dan Fakta Menarik Pecatur Viral Asal Indonesia

Inilah profil Dadang Subur alias Dewa Kipas, biodata dan fakta menarik pecatur viral asal Indonesia.

Tayang:
Tribunstyle.com/kolase Facebook/Ali Akbar//kemal setia permana/tribunjabar
Dadang Subur alias Dewa Kipas 

Reporter: Amirul Muttaqin

TRIBUNSTYLE.COM - Inilah profil Dadang Subur alias Dewa Kipas, biodata dan fakta menarik pecatur viral asal Indonesia.

Pecatur asal Indonesia berjuluk Dewa Kipas belakangan tengah menjadi perbincangan hangat publik.

Hal tersebut berawal dari pemblokiran akun Dewa_Kipas di platform Chess.com usai mengalahkan gamer catur dunia, Levy Rozman yang juga dikenal sebagai GothamChess.

Akun Dewa_Kipas diblokir karena telah menyalahi aturan yang berlaku di Chess.com.

Pemilik akun Dewa_Kipas menegaskan bahwa dirinya tidak bermain menggunakan cheat

Baca juga: Bagaimana Dadang Subur si Dewa Kipas Mengalahkan GothamChess Master Catur? Intip Tiap Langkahnya

Baca juga: Tak Kuasa Menahan Tangis, Aprilia Manganang Resmi Berganti Nama Jadi Aprilio Perkasa Manganang

Dewa Kipas (kanan) atau yang memiliki nama asli Dadang Subur.
Dewa Kipas (kanan) atau yang memiliki nama asli Dadang Subur. (Kemal Setia Permana/tribunjabar)

Setelah kasus tersebut, publik penasaran dengan Dewa Kipas hingga menantikannya bertanding di dunia nyata.

Lantas siapa sebenarnya sosok pecatur yang kini akrab dengan julukan Dewa Kipas ini?

Dikutip dari berbagai sumber, inilah profil Dewa Kipas selengkapnya.

Biodata

Dewa Kipas memiliki nama asli Dadang Subur.

Pria yang diketahui tinggal di Bandung itu kini telah menginjak usia 60 tahun.

Dadang merupakan pensiunan BUMN yang juga atlet Pencak Silat.

Dalam kesehariannya kini, ia bekerja sebagai penjual pakan burung.

Disela-slela kesibukannya itulah ia bermain catur baik secara langsung maupun daring.

Julukan Dewa Kipas

Julukan Dewa Kipas ternyata didapatkan Dadang Subur bukan tanpa alasan.

Ia mendapatkan julukan itu karena keahliannya dalam bermain pingpong atau tenis meja.

"Saya dulu sebenarnya suka bermain pingpong, dan kerap juara, dari situ saya disebut Dewa Kipas (mengibas/mengipas bet pingpong). Tapi saya juga hobi catur," kata Dadang Subur dikutip dari TRIBUNJABAR.ID.

Julukan itu pun akhirnya ia jadikan sebagai nama akun di platform catur online Chess.com.

Main catur sejak SMP

Dadang Subur mengaku sudah bermain catur sejak masih SMP.

"Sejak SMP saya suka catur. Begitu pindah ke Singkawang, 2004-2006 saya sering bergaul di Percasi sana," ungkap Dadang Subur.

Kemampuan bermain catur Dadang dipengaruhi oleh teman-temannya yang merupakan pecatur profesional.

"Saya banyak belajar dari mereka, termasuk sering menghadiri pertandingan catur, termasuk Pak Utut (Grand Master Utut Adianto) dan Megaranto (GM Susanto Megaranto). 

Mereka adalah orang-orang hebat dalam dunia catur. Pak Utut mampu bermain simultan dengan 200 pecatur sekaligus, beliau penyandang grand master yang luar biasa.

Sedangkan Anjas, beliau adalah petarung hebat, dia bisa bermain di mana saja, termasuk, maaf, di jalan. Saya mengagumi jiwa petarungnya. Saya juga mengidolakan Megaranto," ungkap Dadang Subur.

Mengaku tidak curang saat kalahkan GothamChess

Dadang Subur
Dadang Subur (Facebook.com/AliAkbar)

Dadang Subur menegaskan bahwa dirinya tidak bermain menggunakan cheat saat mengalahkan Levy Rozman alias GothamChess.

Ia pun menjelaskan bagaimana ia bisa mengalahkan GothamChess.

Menurut Dadang, langkah-langkah yang dilakukan GothamChess mirip dengan bot atau komputer yang sering ia lawan di aplikasi bernama Shredder Chess, meskipun memang ada perbedaan.

Sebagai informasi, dengan aplikasi tersebut pemain bisa berlatih melawan bot dengan tingkat kemampuan yang berbeda-beda.

Berbekal dari pengalaman itulah Dadang menentukan langkah-langkah yang kemudian mengalahkan GothamChess.

"Langkah Mr. Levy (GothamChess) itu memang standar komputer, saya kan sudah biasa. Cuma dia agak sedikit berani, ada langkah yang berani," kata Dadang melalui video yang diunggah sang anak, Ali Akbar, di akun Facebook-nya.

Setiap kali pertandingan, Dadang pun mencacat detail langkah-langkah pertandingan secara manual di buku miliknya.

Dari situ, ia mengaku sering mempelajari kembali permainan yang ia lakukan sebelumnya.

"Langkah saya itu adalah langkah teori di mana setiap melangkah itu untuk mengancam atau mengunci. Hapalannya kuat saya," kata Dadang.

Awalnya Dadang tidak yakin bisa menang melawan GothamChess karena mengaku dirinya bukan pemain cepat.

Namun, Dadang menceritakan bahwa pada satu titik GothamChess melakukan langkah blunder.

Situasi ini lah yang dimanfaatkan oleh Pak Dadang untuk mendapat kemenangan.

"Saat dia lengah, saya manfaatkan itu. Saya memanfaatkan kesalahan dia," lanjut Dadang.

#DewaKipas #DadangSubur

(Tribunstyle/ Amr)

Baca juga: Tim Bulu Tangkis Indonesia Dipaksa Mundur dari All England 2021, Ini Pernyataan Resmi BWF

Baca juga: Tim Bulu Tangkis RI Dipaksa Mundur dari All England 2021, Greysia Polii: BWF Harus Adil dan Jelas!

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Dadang SuburDewa KipasIndonesiaAmirul Muttaqin
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved