Breaking News:

Virus Corona

Muncul Mutasi Virus Corona B117, Jubir Kemenkes Sebut Vaksinasi Jalan Terus: Jangan Terlampau Resah

Muncul strain virus corona B117 dan dikatakan lebih menular, jubir Kemenkes sebut vaksinasi akan jalan terus: jangan terlampau resah

Surya/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi vaksin Covid-19 

"Setiap 1.000 orang berusia 60 tahun yang terinfeksi dengan varian baru Corona, mungkin 13 atau 14 orang diperkirakan akan meninggal, dibandingkan dengan 10 dari 1.000 untuk varian yang asli," sebutnya.

Lantas, apa saja gejala yang ditimbulkan oleh mutasi virus corona B117 ini?

Ilustrasi wanita memakai masker untuk menangkal penularan Covid-19.
Ilustrasi wanita memakai masker untuk menangkal penularan Covid-19. (Pixabay)

Gejala yang Ditimbulkan

Dilansir dari Kompas.com, sebuah survei yang dilakukan oleh Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) menemukan gejala yang paling banyak dialami dari virus corona B117'>mutasi virus corona B117.

Orang yang terinfeksi Covid-19 dengan mutasi B117 lebih merasakan gejala berikut ini dibandingkan varian sebelumnya:

- Batuk

- Sakit tenggorokan

- Kelelahan

- Nyeri otot

- Demam

Sejumlah ahli menyebut, pergeseran gejala, kemungkinan didorong oleh sifat varian yang lebih menular dan menyebar lebih cepat di tubuh.

Data tersebut didapat ONS setelah bertanya kepada orang-orang tentang gejala mereka setelah menerima tes positif yang kuat untuk Covid-19 dalam rentang waktu 15 November 2020 hingga 16 Januari 2021.

Apakah Vaksin Mampu Menangkal Mutasi Virus Corona B117?

Pada akhir Desember 2020, Subairi Djoerban sempat menyebut vaksinasi tetap efektif.

"Apakah vaksin mempan terhadap (virus corona) varian baru, hampir pasti tetap efektif," ungkap Zubairi dikutip kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (29/12/2020).

Baru-baru ini, dikutip dari Kompas TV, Zubairi menjelaskan kembali terkait keefektifan vaksin terhadap virus mutasi B117 yang sudah masuk ke Indonesia.

Ia berharap vaksin yang digunakan di Indonesia dapat menangkal virus corona jenis b-117 dan memproteksi masyarakat.

"Yang ditakutkan adalah menjadi lebih mudah menyebar menjadi tidak mempan terhadap obat, menjadi tidak mempan tidak bisa dilindungi dengan vaksin yang sudah ada.

Jadi di Inggris bisa ditangkal dengan vaksin yang ada sekarang. Bagaimana di Indonesia, kita mengharapkan hal yang sama jadi semoga vaksin sinovac juga bisa memproteksi terhadap b117," ujar Zubairi.

Meski begitu, tambahnya, perlu penelitian lebih lanjut tentang varian ini guna memahami ancaman penularan serta efektifitas vaksin.

"Ini memerlukan penelitian yang memang seharusnya kita mulai saja penelitian apakah vaksin yang ada sekarang bisa melindungi terhadap B117," lanjutnya.

(TribunStyle.com/Nafis/Gigih Panggayuh)

Baca juga: DAFTAR 9 Virus & Penyakit Berbahaya yang Mengancam Dunia dari WHO, Penyakit Ebola hingga Zika

Baca juga: Berikut Penjelasan Apa Itu Vaksinasi Mandiri atau Vaksinasi Gotong Royong, Simak Berapa Biayanya

Baca juga: 5 Fakta Seputar Mutasi Virus Corona B117 Inggris yang Sudah Masuk Indonesia, Konon Lebih Menular

Baca juga: Apa Itu Endemik? WHO Beri Peringatan Potensi Covid-19 Bisa Jadi Endemik, Apa Bedanya dengan Pandemi?

Ikuti kami di
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Ika Putri Bramasti
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved