Breaking News:

Ternyata Ratu Elizabeth Juga Pernah Melanggar Protokol Kerajaan, Ini Deretan Aturan yang Tak Ditaati

Beberapa aturan kerajaan yang dilanggar Ratu Elizabeth II. Merias wajah hingga hadiri pemakaman.

Instagram theroyalfamily dan tangkap layar dari laman Bright Side foto diambil dari © David Levenson/Hulton Archive/Getty Images
Ratu Elizabeth II menghadiri acara pemakaman dan Ratu Elizabeth II sedang touch up. 

Selama kunjungannya ke Malaysia, Ratu Elizabeth II melanggar protokol dengan menandai bola dari seorang penggemar muda Manchester United.

Karena alasan keamanan dan untuk menghindari tanda tangan mereka dipalsukan, dia dan seluruh keluarga kerajaan tidak dapat memberikan tanda tangan.

4. Membiarkan Kate dan William mengundang teman-teman mereka ke pernikahan mereka

Kue Pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton
Kue Pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton (Daily Mail)

Sementara protokol mengatakan bahwa dalam pernikahan kerajaan pengantin harus mengundang orang sebagai isyarat formal dan politik.

Pada tahun 2011 Ratu sendiri mendorong Pangeran William dan Kate untuk memprioritaskan mengundang teman-teman mereka terlebih dahulu.

5. Menghadiri pemakaman

Instagram/
theroyalfamily
Instagram/ theroyalfamily ()

Sangat jarang melihat Ratu Elizabeth II menghadiri pemakaman, dan protokol ini memiliki makna yang dalam di baliknya.

Yakni ratu hanya tidak ingin fokus tertuju padanya selama masa sulit ini.

Tapi dia melanggar aturan ini dan menghadiri beberapa pemakaman selama masa pemerintahannya, termasuk pengasuhnya dan Margaret Thatcher.

6. Mengizinkan putranya menikahi wanita yang telah bercerai

Pangeran Charles dan Camilla
Pangeran Charles dan Camilla (The Sun)

Meskipun Pangeran Charles dan Camilla memiliki sejarah bertahun-tahun bersama, baru pada tahun 2005 Ratu memberikan persetujuannya untuk pernikahan tersebut.

Ini adalah salah satu dari beberapa kali anggota keluarga kerajaan menikah dengan orang yang bercerai yang mantan pasangannya masih hidup.

Putra Pangeran Charles melakukan hal yang sama beberapa tahun kemudian, dengan persetujuan.

7. Membiarkan Charlotte disebut Putri

Instagram/
kensingtonroyal
Instagram/ kensingtonroyal ()

Sebelum Putri Charlotte lahir, hanya anak laki-laki sulung yang bisa disebut Pangeran.

Tetapi pada tahun 2012 Ratu menandatangani Paten Surat yang memungkinkan tidak hanya Putri Charlotte untuk disebut Putri, tetapi dia juga masuk dalam garis suksesi takhta.

(Tribunstyle.com/Manila)

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved