Breaking News:

Berlaku Mulai Maret hingga Akhir Tahun 2021, Simak Tipe Rumah yang Bisa Dibeli dengan DP 0 Persen

BI sudah memutuskan untuk melonggarkan rasio LTV/FTV Kredit/Pembiayaan properti menjadi paling tinggi 100 persen.

TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Ilustrasi pembanguan rumah subsidi. 

TRIBUNSTYLE.COM - BI sudah memutuskan untuk melonggarkan rasio LTV/FTV Kredit/Pembiayaan properti menjadi paling tinggi 100 persen.

Bank Indonesia (BI) sudah memutuskan untuk melonggarkan rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Kredit/Pembiayaan properti menjadi paling tinggi 100 persen.

Dengan kata lain, konsumen bisa mendapat kredit pemilikan rumah (KPR) dengan down payment (DP) 0 persen.

Aturan ini berlaku mulai Maret hingga 31 Desember 2021, bersamaan dengan aturan DP 0 persen bagi pembelian motor dan mobil baru.

Seiring dengan lahirnya bauran kebijakan makroprudensial ini, bank sentral menentukan beberapa persyaratan.

Dikutip pada Jumat (19/2/2021), pelonggaran DP 0 persen rumah hanya bisa diberikan oleh bank dengan rasio kredit macet (NPL/NPF) di bawah 5 persen.

Baca juga: Bibi Kenang Cuma Punya Rp 38 Ribu Jelang Vanessa Angel Lahiran, Cari Endorse hingga Nyaris Kredit

Baca juga: 5 Bulan Tinggalkan Jakarta, Ashanty Ungkap Pengeluaran Selama di Bali, Singgung Tagihan Kartu Kredit

TRIBUN MEDAN/RISKY
KPR UNTUK GENERASI MILENIAL - Warga melintas di depan perumahan KPR-BTN bersubsidi yang baru dibangun di Griya Sirsak Sei Mencirin, Jalan Salomo Ginting, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (25/02/2020). PT Bank Tabungan Negara (BTN) meluncurkan program pembiayaan perumahan untuk generasi milenial
TRIBUN MEDAN/RISKY KPR UNTUK GENERASI MILENIAL - Warga melintas di depan perumahan KPR-BTN bersubsidi yang baru dibangun di Griya Sirsak Sei Mencirin, Jalan Salomo Ginting, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (25/02/2020). PT Bank Tabungan Negara (BTN) meluncurkan program pembiayaan perumahan untuk generasi milenial "KPR Gaess" yang baru diluncurkan dengan memberikan deposit murah dan angsuran dalam jangka 30 tahun sehingga mereka lebih mudah memiliki rumah. (TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI )

"Penerapan rasio LTV sebesar paling tinggi 100 persen bagi bank yang memenuhi rasio NPL/NPF dan pelonggaran ketentuan pencairan kredit properti yang belum tersedia secara utuh, wajib memperhatikan prinsip hati-hati," tulis ketentuan itu.

Pelonggaran LTV/FTV paling tinggi 100 persen ini berlaku untuk rumah tapak, rumah susun, dan ruko/rukan, baik berdasarkan akad murabahah, akad istishna, akad MMQ, maupun akad IMBT.

Rumah tapak yang mendapat kelonggaran adalah rumah tapak berdimensi kurang dari 21 meter persegi, antara 21 meter persegi hingga 70 meter persegi, dan lebih dari 70 meter persegi.

Ketentuan LTV/FTV 100 persen untuk rumah tapak, rumah susun, dan ruko/rukan ini juga berlaku bagi properti berwawasan lingkungan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Dhimas Yanuar
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved