Breaking News:

PUKUL Kepala Anak Kades Hingga Tewas, Penyamaran Pelaku Pura-pura Ikut Cari Dibongkar Anak Sendiri

Pelaku diketahui sempat berniat mencabuli anak kades dengan iming-iming uang Rp 1000. Naik pitam ditolak, pelaku pukul kepala korban hingga tewas.

Editor: Monalisa
Instagram @ndorobeii, TribunMedan/HO
Bunuh anak kepala desa, pelaku sempat nyamar pura-pura ikut mencari 

TRIBUNSTYLE.COM - Tega bunuh anak kepala desa di Nias Selatan, pelaku tertangkap kamera sempat ikut pura-pura mencari jasad korban.

Namun siapa sangka, kendati sudah berpura-pura ikut mencari jasad korban, aksi kejam pelaku tetap terbongkar.

Ya, sosok yang membongkar kejahatan pelaku tak lain adalah anak kandungnya sendiri.

Sebelumnya sempat viral video Pelaku berniat menyamar agar tak ketahuan bahwa ialah yang membunuh jasad dalam karung goni tersebut.

Tak hanya itu saja, pelaku juga sebelum ikut mencari keberadaan korban.

PDL (7) tewas mengenaskan dengan luka di sejumlah bagian tubuh.

Baca juga: Putra Wakil Bupati Karanganyar Tewas Kecelakaan Maut, Tabrak Avanza Hingga Ringsek, Masih 15 Tahun

Baca juga: POPULER Kronologi Gadis Tewas Tertancap Bambu, Pelaku Ternyata Pacar, Awalnya Diajak Ketemuan

Lokasi jenazah anak kepala desa ditemukan terbungkus karung
Lokasi jenazah anak kepala desa ditemukan terbungkus karung (HO/TribunMedan)

Jasad PDL ditemukan warga dalam karung di Perbuktian Dusun II Desa Bawaziono Kecamatan Lahusa, Nias Selatan pada Selasa (9/2/2021).

Pelaku adalah Aluizaro Laia (47).

Sementara korban adalah PDL (7), anak dari Masarudin Laia, Kepala Desa Hiliorudua.

Menurut Kapolres Nias Selatan AKBP Arke Furman Ambat awalnya Aluizaro berniat mencabuli PDL.

Aluizaro sempat mendekati PDL yang sedang main.

Baca juga: VIRAL Bocah Nangis di Liang Kubur Ayah: Dulu Bayi Diadzanin, Sekarang Gantian Wahyu Adzanin Bapak

Pelaku lantas mengiming-imingi korban dengan uang Rp 1000 agar mau memijatnya.

"Modusnya mungkin pertama kali mau cabul, cuma enggak kesampaian," kata Ambat dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Medan.

Uang Rp 1000 itu ditolak oleh korban.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved