Breaking News:

Akhir Hidup Presiden Soekarno, Minta Nasi Kecap untuk Sarapan, Pelayan Istana Justru Jawab Ketus

Pada suatu pagi di Istana Merdeka, Soekarno minta sarapan roti bakar seperti biasanya. Langsung dijawab oleh pelayan, “Tidak ada roti.”

Editor: Galuh Palupi
Arsip Negara
Momen saat Presiden Soekarno menangis di makam Jenderal Ahmad Yani, Pahlawan Revolusi 

Air mata Soekarno tumpah tak terbendung.

Akhirnya, sang sahabat, Kartosoewirjo pun dieksekusi mati karena konsekuensi membelot dari Republik.

4. Tangisan Bung Karno di Pusara Makam Ahmad Yani

Saat meletusnya tragedi berdarah 30 September 1965, terdapat tujuh tokoh penting kala itu yang direnggut nyawanya.

Salah satunya adalah Jenderal Ahmad Yani, orang kesayangan sang presiden kala itu, Soekarno.

Soekarno menangis di pusara Ahmad Yani
 
Soekarno menangis di pusara Ahmad Yani

Atas kematian orang yang ia rencanakan untuk menggantikan posisinya sebagai presiden dengan cara mengenaskan itu membuat hati Soekarno tak kuasa membendung kesedihan.

Di depan makam jenderal kesayangannya tersebut ia tak kuasa menangis meneteskan air mata atas kepergian Ahmad Yani. (*)

Sebagian artikel ini telah tayang sebelumnya di Intisari Online dengan judul 'Akhir Pahit Sang Proklamator, Di Akhir Kepemimpinannya Pelayan Tak Sediakan Sarapan Untuknya, Hanya Meminta Nasi Kecap Saja Ditolak'

Sumber: Intisari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved