Breaking News:

KISAH Cinta Sehidup Semati, Istri Meninggal 2,5 Jam Kemudian Disusul Suami, Dimakamkan 1 Liang Lahat

Kisah cinta sehidup semati, pasangan suami istri di Bojonegoro meninggal hampir bersamaan hanya selisih 2,5 jam, kini dimakamkan satu liang lahat.

Instagram @berita_bojonegoro2
Pasutri di Bojonegoro meninggal hampir bersamaan, hanya selisih 2,5 jam. 

Hubungan mereka sangat erat bagai kepiting," sebut anak pasangan suami istri.

Sebelum istrinya meninggal, anak mereka sempat membawa Wan Yahya ke rumah sakit menjenguk sang istri.

"Sebelum ibu meninggal dunia, kami membawa ayah menemui ibu.

Dalam pertemuan terakhir hampir satu jam, ayah saya mengenggam erat tangannya dan memandangi wajah ibu dalam-dalam sambil menangis," terang anak.

Ia turut menambah, air mata ayahnya kembali menetes setelah ibunya dinyatakan meninggal dunia.

Menurut anak pasangan suami istri ini, Wan Rahimah, meski dalam keadaan sakit, ayahnya yang menderita gangguan saraf menguatkan semangatnya untuk menghadiri pemakaman istrinya di Pemakaman Islam Jalan Pusara, Kuala Berang pukul 15:00 waktu Malaysia.

"Kami tidak menyangka, ayah turut meninggal dunia setelah ibu meninggal.

"Jenazah ayah dikuburkan di area pemakaman yang sama, meski kaget dengan kepergian dua orang tua sekaligus, kami menerima dengan baik karena ini telah di atur Allah," ujarnya.

Kata Wan Rahimah, orang tuanya adalah pasangan yang romantis dan tidak pernah bertengkar hebat.

"Mereka selalu membuat keputusan bersama selama 64 tahun usia pernikahan," ujarnya.

Wan Rahimah mengatakan orang tuanya membesarkan lima anaknya.

Selain itu pasangan suami istri ini pemilik toko ritel dan rempah-rempah sejak tahun 1970-an sampai diwariskan bisnis tersebut pada anak-anaknya tahun 2008.

Setiap pasangan suami istri menginginkan hidup bersama hingga usia tua.

Mereka yang saling mencintai selalu mengedapkan keharmonisan daripada meninggikan ego masing-masing.

Rela berlapang dada dengan berbagai perilaku pasangan yang tidak disukai. 

Sebagaimana pasangan suami istri satu ini, sebutan cinta sehidup semati telah mereka buktikan. 

Seperti yang diungkapkan oleh sang anak, orang tua mereka selalu mendiskusikan apapun berdua, serta tidak pernah mengalami pertengkaran hebat. (Tribun Jatim/M Sudarsono, Serambinews.com/Syamsul Azman)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Viral Pasutri di Bojonegoro Meninggal Secara Bersamaan, Dimakamkan Satu Liang Lahat

dan di Serambinews.com dengan judul Cinta Sehidup Semati, 15 Jam Setelah Istri Meninggal, Suami Menyusul, Mereka Disebut Bagai Kepiting

Ikuti kami di
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved