Breaking News:

Viral Hari Ini

KRONOLOGI Awal Mula Kejadian Tragis, Satu Keluarga Tewas Keesokan Harinya Seusai Gelar Tahlilan

Kronologi lengkap awal mula kejadian tragis, satu keluarga tewas keesokan harinya setelah gelar tahlilan

surya.co.id/tony hermawan
Satu keluarga tewas setelah malamnya menggelar tahlilan. Ayah, ibu dan satu anak tewas keracunan gas karbon monoksida dari genset yang dimasukkan rumah. Para tetangga dan kerabat saat mengantar korban menuju tempat pemakaman, Rabu (27/1/2021). 

TRIBUNSTYLE.COM - Kronologi kejadian memilukan yang tewaskan satu keluarga setelah gelar tahlilan malam harinya.

Peristiwa ini diketahui terjadi di Kecamatan Tempeh, Lumajang.

Di rumah tersebut, ayah, ibu, dan putrinya ditemukan tewas mengenaskan.

Kejadian meninggalnya satu keluarga ini setelah mereka menggelar tahlilan untuk sang nenek.

Insiden ini pertama kali diketahui putri sulung mereka yang tinggal berdekatan dengan rumah korban.

Keluarga Nasir (60) ini terjadi tepatnya di Dusun Krajan III, Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Lumajang pada Rabu (27/1/2021).

Baca juga: VIRAL! Pemuda Marah-marah Kena Razia Masker, Susah Cari Duit Didenda! Sindir Sosok Pejabat Ini

Baca juga: VIRAL Hasil Swab Antigen Tertulis Negatif, Padahal Belum Tes, Ini Kronologinya, Farmalab Ngaku Lalai

Satu keluarga tewas setelah malamnya menggelar tahlilan. Ayah, ibu dan satu anak tewas keracunan gas karbon monoksida dari genset yang dimasukkan rumah. Para tetangga dan kerabat saat mengantar korban menuju tempat pemakaman, Rabu (27/1/2021).
Satu keluarga tewas setelah malamnya menggelar tahlilan. Ayah, ibu dan satu anak tewas keracunan gas karbon monoksida dari genset yang dimasukkan rumah. Para tetangga dan kerabat saat mengantar korban menuju tempat pemakaman, Rabu (27/1/2021). (surya.co.id/tony hermawan)

Nasir, dan Istrinya Sukariyah, serta putrinya Sherlin ditemukan meninggal dunia.

Pada malam tahlilan, listrik di wilayah tersebut padam.

Oleh karena itu, keluarga Nasir menggunakan genset sebagai penerangan.

Hal tersebut disampaikan oleh kerabat korban, Kartajib, sebagaimana dilansir dari TribunJatim.

Ia mengatakan, setelah digunakan, genset kemudian diletakkan di dalam rumah.

"Itu kan kemarin listrik padam dari jam 3 sore terus baru nyala jam 9 pagi. Selama itu genset nyala ditaruh di dalam rumah," katanya.

Ia menambahkan, setelah acara tahlilan selesai, genset yang diletakkan di dalam rumah itu dalam keadaan menyala.

"Jadi pakai genset. Selesai acara genset dimasukkan rumah sampai jam 1 malam tapi dalam keadaan masih nyala," ujarnya.

Ilustrasi mayat
Ilustrasi mayat (Kompas.com)
Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved