Breaking News:

Pandemi Covid-19 Belum Selesai, Muncul Virus Baru Nipah, Peneliti Belum Temukan Obatnya

Pandemi virus corona belum selesai, kini hadir virus baru bernama Nipah, peneliti ungkap tingkat kematian cukup tinggi dan belum temukan obatnya

unsplash
Ilustrasi kelelawar. Virus Nipah disebut berasal dari kelelawar buah 

Reporter: Nafis Abdulhakim

TRIBUNSTYLE.COM - Virus corona belum terusir dari dunia, kini hadir virus baru bernama Nipah.

Peneliti ungkap tingkat kematian yang disebabkan virus ini cukup tinggi.

Saat ini, negara-negara di dunia tengah gencar 'berperang' dengan Covid-19.

Segala upaya dilakukan dengan lockdown hingga memperketat protokol kesehatan.

Dengan adanya virus baru ini, para ilmuwan kini bekerja keras untuk memastikan virus Nipah ini tidak menjadi pandemi berikutnya.

Melansir BBC, tingkat kematian yang disebabkan virus Nipah terbilang cukup tinggi.

Para peneliti memberikan persentase sebesar 75 persen.

Ilustrasi Infografis Virus Nipah
Ilustrasi Infografis Virus Nipah (Freepik)

Selain itu, saat ini juga belum ditemukan vaksin yang dikembangkan untuk menanggulangi penyebaran virus Nipah ini.

Pada Januari 2020 lalu, seperti dikutip dari Kompas TV, Supaporn Wacharapluesadee ditunjuk pemerintah Thailand menjadi salah satu peneliti untuk menganalisis sampel dari penumpang pesawat yang baru tiba dari Wuhan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Amirul Muttaqin
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved