Breaking News:

TANGIS Suami Berubah Jadi Syok, Istri Disebut Meninggal karena Covid-19, Tapi 9 Hari Kemudian Pulang

Kejadian tak terduga terjadi pada wanita di Spanyol yang tiba-tiba pulang setelah 9 hari dinyatakan meninggal karena Covid-19, ini faktanya.

Istimewa
Ilustrasi jenazah 

Victoria yang mengetahui suaminya masih hidup lantas memprotes pihak rumah sakit dan menuntut ganti rugi.

suami Victoria pulang setelah beberapa hari
suami Victoria pulang setelah beberapa hari (via Mirror)

Victoria mengatakan kepada surat kabar LaPrensa Hondura: "Bukan suamiku yang meninggal, karena suamiku ada di sini sekarang. Aku mengenalinya."

"Saya ingin mereka mengembalikan sebagian dari apa yang saya bayar, karena mereka memberi saya tubuh seseorang yang tidak saya kenal."

"Pihak berwenang di kamar mayat seharusnya memeriksanya dengan baik untuk melihat apakah itu benar-benar suami saya."

Rumah Sakit de Occident mengonfirmasi, pria tak dikenal yang dimakamkan Victoria tiba di rumah sakit dalam gejala serius Covid-19 pada 27 Desember.

Dia meninggal beberapa jam kemudian.

formulir yang dikeluarkan rumah sakit
formulir yang dikeluarkan rumah sakit (via Mirror)

Direktur rumah sakit, Juan Carlos Cardona bersikeras, Victoria lah yang salah mengidentifikasi pria itu sebagai suaminya.

Cardona berkata, "Instruksi dari Komite Darurat Kota adalah untuk meninggalkan seorang pasien yang meninggal karena Covid di kamar dingin selama enam hari hingga ada anggota keluarga yang muncul."

"Kemudian sang istri muncul, membawa kartu identitasnya, mengenalinya dan mengatakan, dia suaminya."

Cardona menambahkan, setelah staf mencatat kemiripan fisik pria yang meninggal dengan foto yang dibawa Victoria, Victoria kemudian mengenali tubuh seorang pria yang ia sebut suaminya di kamar mayat rumah sakit itu.

Direktur rumah sakit itu berkata: "Dengan protokol keamanan yang benar, kantong plastik dibuka dan Victoria berkata, itu adalah suaminya. Itulah mengapa mayat itu diserahkan kepadanya."

Julio pulang dalam keadaan terluka
Julio pulang dalam keadaan terluka (via Mirror)

Menurut rumah sakit, salah satu anak Julio menghubungi mereka untuk mengungkapkan keraguan tentang orang yang meninggal itu setelah membuka peti mati pada hari pemakaman.

Tetapi mereka tetap melanjutkan pemakaman meskipun ragu.

Cardona berkata: "Hal yang logis adalah membawa mayat itu kembali sehingga kami dapat menyelidikinya."

"Tapi kemudian kerabat menelepon kembali dan mengatakan dia adalah orang yang tepat dan mereka akan menguburkannya."

"Kami telah mendokumentasikan semuanya."

"Kami bahkan mendapat permintaan maaf dari salah satu anak, jika ini menjadi gugatan."

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wanita di Spanyol Dinyatakan Meninggal karena Covid-19 Menurut Data, tapi 9 Hari Kemudian Ia Pulang

Ikuti kami di
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved