Breaking News:

Tokoh Viral Hari Ini

Siapa Harun Yahya? Miliki Nama Asli Adnan Oktar, Simak Profil dan Kontroversinya: Punya 1000 Pacar

Sosok Harun Yahya alias Adnan Oktar divonis hukuman 1.075 tahun penjara. Siapa sebenarnya Harun Yahya? Berikut profil dan kontroversinya.

Tayang:
Wikipedia
Sosok Harun Yahya alias Adnan Oktar divonis hukuman 1.075 tahun penjara. 

TRIBUNSTYLE.COM - Sosok Harun Yahya alias Adnan Oktar divonis hukuman 1.075 tahun penjara. Siapa sebenarnya Harun Yahya? Berikut profil dan kontroversinya.

Nama Harun Yahya tiba-tiba menjadi trending di mesin pencari Google pada Selasa (12/1/2021).

Pria bernama asli Adnan Oktar ini merupakan sosok penceramah asal Turki.

Ternyata ini bukan kali pertama namanya 'meledak'.

Di Indonesia, namanya sempat populer pada tahun 2000-an.

Sosok Harun Yahya dikenal sebagai penceramah yang fokus pada isu-isu Islam dan sains.

Ia menolak teori Evolusi Charles Darwin, sentimen anti Yahudi, dan teori konspirasi tentang adanya organisasi tersembunyi yang mengendalikan tatanan dunia.

Adnan Oktar alias Harun Yahya bersama para wanitanya.
Adnan Oktar alias Harun Yahya bersama para wanitanya. (Hürriyet Daily News)

Baca juga: Viral di Indonesia di Tahun 2000an, Harun Yahya Dihukum 1000 Tahun Penjara Karena Pelecehan Seksual

Baca juga: Siapa Zayn Malik? Ini Profilnya: Awali Karier di One Direction, Kini Produktif sebagai Penyanyi Solo

Kabar terbaru, Harun Yahya alias Adnan Oktar dijatuhi hukuman 1.075 tahun penjara.

Hal ini diketahui dari unggahan Daily Sabah, Senin (11/1/2021).

Tertulis di situ bahwa pengadilan Istanbul menjatuhkan vonis 1.075 tahun penjara bagi Adnan Oktar.

Adnan Oktar alias Harun Yahya dituntut atas berbagai macam kasus, mulai dari spionase hingga pelecehan seksual.

Berikut profil dan kontraversi Harun Yahya:

Profil

Adnan Oktar alias Harun Yahya lahir di Ankara, Turki, pada 2 Februari 1956.

Kini Harun Yahya berusia 64 tahun.

Adnan Oktar memiliki nama alias Harun dan Yahya dan Adnan Hoca.

Ia adalah seorang penulis dan kreasionis Islam, serta penentang teori evolusi.

Adnan Oktar eksis sebagai pemimpin sebuah kelompok relijius kecil di Universitas Istanbul pada tahun 1980-an.

Ia makin populer setelah menyuarakan sentiman anti Yahudi, anti Freemason, anti Komunis, dan serangkaian teori konspirasi lainnya.

Tahun kejayaannya adalah pada 1987.

Saat itu ia menerbitkan buku setebal 550 halaman berjudul Judaism and Freemasonry.

Dikutip dari kompas.com, buku itu berisi argumentasi Oktar yang mengatakan bahwa kaum Yahudi dan Freemason telah berhasil menyusup ke institusi negara Turki, dan berupaya untuk mendegradasi moral, spiritualitas, dan relijiusitas warga Turki.

Buntut dari penerbitan buku tersebut adalah penahan sang penulis oleh pemerintah Turki atas tuduhan mengampanyekan revolusi teokratik.

Dia mendekam selama 19 bulan di penjara, dan 10 bulan di antaranya dihabiskan di rumah sakit jiwa karena hasil diagnosis menunjukkan bahwa Adnan Oktar mengidap gangguan kepribadian obsesif-kompulsif dan skizofrenia.

Disebut Melakukan Pelecehan Seksual

Harun Yahya dijatuhi hukuman penjara.

Ia disebut bersalah atas berbagai tuduhan, antara lain mendirikan dan memimpin organisasi kriminal, spionase politik atau militer, dan membantu organisasi teroris Gulenist Terror Group (FETO).

Dia juga divonis bersalah atas pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, pelecehan seksual, perampasan kebebasan seseorang, penyiksaan, gangguan atas hak pendidikan, merekam data pribadi, dan membuat ancaman.

Jaksa penuntut mengatakan, geng yang dipimpinnya telah terlibat dalam skema rekrutmen sejak akhir 1990-an, dan melibatkan pencucian otak terhadap para perempuan muda.

"Organisasi tersebut menggunakan anggotanya yang tampan untuk menipu gadis dan wanita muda.

Anggota tersebut memperkosa atau melecehkan wanita secara seksual, dan diperas terlebih dahulu oleh anggota yang berpura-pura bahwa hubungan intim mereka direkam dalam video.

Mereka juga dicuci otak dengan dalih ajaran agama," kata jaksa dalam dakwaan.

Adnan Oktar alias Harun Yahya bersama para wanitanya.
Adnan Oktar alias Harun Yahya bersama para wanitanya. (Hürriyet Daily News)

Dianggap sebagai Imam Mahdi

Kelompok yang ia dirikan terus berkembang.

Bahkan sampai mendirikan "Science Research Foundation" (BAV) pada tahun 1990.

Harun Yahya didapuk sebagai pemimpin.

Selain itu, banyak orang di lingkaran terdekat Oktar yang tampaknya percaya bahwa dia adalah Imam Mahdi, sosok Juru Selamat dalam Islam yang dinubuatkan akan memerintah dunia sebelum Hari Kiamat dan membersihkan dunia dari kejahatan.

Di tahun 2000-an, ia mengalihkan fokusnya dari Turki ke pasar internasional.

Isu-isu yang dia bawakan juga ikut berubah.

Miliki 1.000 Pacar

Mungutip dari kompas.com dan Daily Sabah, Harun Yahya menolak semua tuduhan dalam pembelaan terakhirnya pada persidangan Senin (11/1/2021).

Ia menyebut tak ada pelecehan seksual karena ia mengaku memiliki hampir 1.000 pacar dan cinta melimpah untuk wanita.

Namun, salah satu perempuan di persidangannya, yang diidentifikasi sebagai C.C., mengatakan kepada pengadilan bahwa Oktar telah berulang kali melakukan pelecehan seksual terhadapnya dan perempuan lainnya.

C.C. mengatakan kepada pengadilan, beberapa wanita yang diperkosa dipaksa minum pil kontrasepsi.

Harun Yahya menyebut bahwa 69.000 pil kontrasepsi di rumahnya digunakan untuk mengobati gangguan kulit dan gangguan menstruasi.

Memiliki Saluran TV Sendiri

Tak hanya aktif organisasi dan menulis buku, Harun Yahya ternyata telah memulai siaran televisinya melalui saluran A9 miliknya sendiri pada 21 Maret 2011.

Dalam saluran televisi tersebut, ia menyiarkan secara langsung berbagai kegiatannya bersama wanita-wanita yang dijuluki 'kitten' (anak kucing).

Sempat Dirawat di Rumah Sakit Jiwa 

Tahun 2008, Harun Yahya ditahan di klinik penjara.

Kemudian ia pindah ke Rumah Sakit Jiwa setelah didiagnosis menderita kelainan kejiwaan obsesif kompulsif dan skizofrenia.

Harun Yahya mendapat perawatan selama 10 bulan sebelum akhirnya dinyatakan sehat oleh dokter militer.

Jalankan Dua Organisasi

Ia juga dikabarkan tengah menjalankan dua organisasi.

Ia juga merupakan pemimpin atau Presiden Kehormatan di organisasi Bilim Arstirma Vakfi (BAV) atau Yayasan Penelitian Sains yang didirikan pada 1990.

Organisasi lainnya adalah Milli Degerleri Koruma Vakfi atau Yayasan Perlindungan Nilai Nasional yang didirikan tahun 1995.

(TribunStyle.com/ Suli Hanna, kompas.com/ Jawahir Gustav Rizal, Kompas TV/ Fiqih Rahmawati)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dan Kompas TV dengan judul "Siapa Harun Yahya, Pendakwah Asal Turki yang Divonis 1.075 Tahun Penjara?" dan "Memiliki Gangguan Jiwa dan Menyangkal Holocaust, Simak Profil Harun Yahya"

Baca juga: Viral di Indonesia di Tahun 2000an, Harun Yahya Dihukum 1000 Tahun Penjara Karena Pelecehan Seksual

Baca juga: Siapa Zayn Malik? Ini Profilnya: Awali Karier di One Direction, Kini Produktif sebagai Penyanyi Solo

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Harun YahyaAdnan Oktar
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved