Breaking News:

AKHIRNYA Belajar Tatap Muka Dibolehkan Meski Pandemi Merajalela, Kemendikbud: Orangtua Berhak Tolak

Rencana Mendikbud Nadiem Makarim izinkan belajar tatap muka di bulan Januari 2021 ini akhirnya tetap berjalan, tapi orangtua siswa berhak menolak.

Freepik.com
Sekolah tatap muka selama masa pandemi (Ilustrasi) 

- sebanyak 40% responden mengaku khawatir tertular covid-19,

- 34% responden menilai angka kasus covid masih tinggi,

- 3% responden menyatakan bahwa sekolah belum memiliki infrastruktur adaptasi kebiasaan baru, sisanya belum ada sosialisasi dari sekolah dan sanitasi sekolah dinilai masih buruk.

Retno menjabarkan, siswa yang ingin pembelajaran tatap muka mengungkapkan keinginannya untuk sekolah tatap muka hanya satu hari atau dua hari dalam seminggu.

Artinya tiga atau empat harinya tetap pembelajaran jarak jauh.

Petugas Kelurahan Jatirahayu membimbing para siswa Sekolah Dasar (SD) belajar tatap muka.
Petugas Kelurahan Jatirahayu membimbing para siswa Sekolah Dasar (SD) belajar tatap muka. (Tribunnews/Jeprima)

"Yang usul ada tatap muka lebih dari jenjang yang tinggi misal kelas 6 SD, kelas 9 SMP, kelas 12 SMA SMK. Siswa SMK bilang lama ngga pegang alat atau ke bengkel ini buat sekolah vokasi ya," kata Retno.

Meski demikian, Retno menambahkan pihaknya mengapresiasi pemerintah daerah (pemda) yang memutuskan memperpanjang pembelajaran jarak jauh (daring), lantaran alasan kesehatan dan keselamatan siswa dan pendidik di tengah pandemi jadi prioritas.

"Kami sepakat tunda setelah adanya liburan pilkada dan lainnya, memang betul untuk belum buka sekolah tatap muka adalah tepat," ujarnya.

"Ke depan mungkin misal 2 hari tatap muka tiga hari PJJ, maka perlu persiapan dan dana, serta 5 siap siap daerah, siap sekolah, siap guru, siap orang tua dan siap siswa," ungkap Retno.

Namun Retno tetap menyarankan adanya persiapan dari pemda terkait sekolah tatap muka yang kemungkinan dilaksanakan ke depan.

KPAI juga mendorong pemenuhan infrastruktur dan SOP adaptasi protokol kesebatan yang didukung pemda dan pemerintah pusat bagi sekolah tatap muka.

"Dari 48 sekolah di 21 kabupaten/kota pada delapan provinsi sekolah yang siap hanya 16%. Kami minta ada pemetaan mana sekolah siap dan tidak. Dan yang sudah siap dicek betul yang belum siap supaya didampingi," imbuh dia. (TribunStyle.com/ *) 

Diolah dari Tribunnews.com dan kontan.co.id berjudul : 

Survei KPAI: 78% Siswa menginginkan pembelajaran tatap muka

Pembelajaran Tatap Muka Diperbolehkan Tapi tidak Diwajibkan, Keputusan Akhir Tetap Orang Tua

Ikuti kami di
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved