Hari Pahlawan
Sambut Hari Pahlawan, Ini Daftar Kereta Api untuk Promo Tiket Gratis Guru dan Nakes dari PT KAI
PT KAI membagikan 10 ribu voucher tiket naik kereta api gratis bagi guru dan tenaga kesehatan. Ini syarat dan cara mendapatkannya promo hari pahlawan.
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Dhimas Yanuar
TRIBUNSTYLE.COM - PT KAI membagikan 10 ribu voucher tiket naik kereta api gratis bagi guru dan tenaga kesehatan.
Simak syarat dan cara mendapatkannya promo hari pahlawan dari PT KAI berikut ini.
Menyambut Hari Pahlawan pada tanggal 10 November, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) membagikan voucher tiket Kereta Api (KA) jarak jauh secara cuma-cuma.
Tiket tersebut akan dibagikan pada Guru dan Tenaga Kesehatan.
Dalam kondisi penuh tantangan, PT KAI menyatakan bahwa gelar pahlawan layak disandangkan pada tenaga kesehatan serta guru.
Baca juga: Selamat Hari Pahlawan 5 Artis Ternyata Cicit Pahlawan Diponegoro, Tjokroaminoto, Otto Iskandardinata
Baca juga: 10 Quotes Para Pejuang & 25 Ucapan Hari Pahlawan 10 November 2020, Cocok Dibagikan FB, IG, WA

PT KAI membagikan voucher tiket gratis Kereta Api kelas ekonomi maupun eksekutif yang bisa dipakai mulai 8-30 November 2020.
Dikutip dari situs resmi PT KAI, program bagi-bagi voucher tiket gratis ini untuk meramaikan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November.
"Program Gratis Naik KA ini dihadirkan untuk menghormati dan menghargai guru dan tenaga kesehatan yang merupakan para pahlawan tanpa tanda jasa," ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.
Perusahaan pelat merah ini menerangkan, yang berhak mendapatkan voucher tiket gratis KA Jarak Jauh adalah guru TK hingga SMA atau sederajat dan tenaga kesehatan.
Program ini tidak berlaku bagi dokter, petugas administratif, dan tata usaha.
Lantas, apa saja syarat untuk mendapatkan voucher tiket gratis KA Jarak Jauh dari KAI?
Bagi Anda yang berprofesi sebagai guru, maka wajib menyerahkan fotokopi identitas berupa Kartu/Surat Keterangan.
Sementara untuk tenaga kesehatan, wajib menyerahkan fotokopi Surat Izin Praktik (SIP) yang masih berlaku.
Total ada 35 KA kelas Eksekutif dan Ekonomi yang dapat digunakan secara gratis oleh para guru dan nakes ke berbagai tujuan dengan menukarkan voucher tersebut.
Terdapat KA dari dan menuju Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya, Malang, Yogyakarta, dan kota-kota lainnya.

Baca juga: Cara Mendapatkan Tiket Kereta Gratis untuk Guru dan Nakes, Ini Daftar Stasiun Pengambilan Voucher
Baca juga: Viral Curhatan Penumpang Kereta Soal Mahalnya Harga Makanan, Pihak PT KAI Beri Respon Bijak
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan para guru dan nakes bila ingin memanfaatkan voucher tiket gratis KA.
Jumlah voucher yang disediakan di tiap KA per tanggal terbatas.
Voucher dapat diambil di Customer Service di sembilan stasiun di Pulau Jawa,
Yaitu Stasiun Gambir, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Surabaya Gubeng, dan Jember.
Selain itu, pengambilan voucher tidak dapat diwakilkan.
Kuota pengambilan voucher per hari terbatas untuk menciptakan physical distancing.
Untuk voucher tiket KA Eksekutif dapat diambil mulai 7-29 November 2020 untuk ditukarkan dengan tiket KA keberangkatan 8-30 November 2020.
Sementara voucher tiket KA Ekonomi dapat diambil mulai 11-29 November 2020 untuk ditukarkan dengan tiket KA keberangkatan 12-30 November 2020.
Voucher hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari wilayah pengambilan voucher.
Misalnya pengambilan voucher di Customer Service Stasiun Gambir, maka voucher hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari Gambir dan Pasar Senen.
Yang harus menjadi catatan lagi, KAI hanya menggratiskan tiket keretanya.
Adapun untuk biaya Rapid Test sebesar Rp 85 ribu jika dilakukan di stasiun, menjadi tanggung jawab pengguna voucher.
Diketahui, saat menggunakan layanan KA Jarak Jauh, pelanggan harus dalam kondisi sehat yaitu tidak menderita flu, pilek, batuk, demam.
Suhu badan juga tidak lebih dari 37,3 derajat celsius dan menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku 14 hari sejak diterbitkan.
Bisa juga dengan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan dokter rumah sakit/Puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas Tes PCR dan/atau Rapid Test.
Pelanggan juga harus menggunakan Face Shield yang disediakan oleh KAI secara cuma-cuma selama dalam perjalanan dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.
Untuk informasi lebih lanjut terkait program Gratis Naik KA Bagi Guru dan Tenaga Kesehatan, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di (021)121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.
Berikut daftar KA yang dapat digunakan pada program naik KA gratis bagi guru dan tenaga kesehatan:
1. ARGO BROMO ANGGREK
2. ARGO DWIPANGGA
3. ARGO PARAHYANGAN
4. ARGO PARAHYANGAN EXC.
5. BRANTAS
6. DHARMAWANGSA EKSPRES
7. GAJAYANA
8. JAYABAYA
9. MATARMAJA
10. PROGO
11. ARGO PARAHYANGAN
12. ARGO WILIS
13. MALABAR
14. TURANGGA
15. KALIGUNG
16. RANGGAJATI
17. KALIGUNG
18. KAMANDAKA
19. JOGLOSEMARKERTO
20. KAMANDAKA
21. WIJAYA KUSUMA
22. ARGO DWIPANGGA
23. JOGLOSEMARKERTO
24. PROGO
25. BRANTAS
26. ARGO BROMO ANGGREK
27. ARGO WILIS
28. DHARMAWANGSA EKSPRES
29. GAJAYANA
30. JAYABAYA
31. MATARMAJA
32. MALABAR
33. TURANGGA
34. RANGGAJATI
35. WIJAYA KUSUMA
Daftar lengkap KA yang dapat digunakan pada program naik KA gratis bagi guru dan tenaga kesehatan dapat Anda akses di sini.
(Tribunnews.com/Sri Juliati/Tribunstyle/Dhimas)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PT KAI Bagi 10 Ribu Tiket Gratis Naik KA untuk Guru dan Nakes, Ini Syarat dan Daftar Keretanya
Baca juga: Setelah Viral di TikTok, Baim Akhirnya Bisa Jalan-jalan Naik Kereta Api Bareng Kedua Orangtuanya
Baca juga: TERBARU, 40 Ucapan Selamat Hari Pahlawan 10 November Mudah Dibagikan di WA, IG, FB & Twitter