Breaking News:

Klaim Ilmuwannya Telah Ciptakan Obat 'Ampuh Usir Covid-19', Ini Kata Presiden Venezuela

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengklaim, ilmuwannya telah ciptakan obat untuk 'mengusir' virus corona, serta tidak memiliki efek samping

BlewsWire
Ilustrasi obat-obatan 

Salah satu pendiri CEPI, yakni Bill & Melinda Gates Foundation.

CEPI juga memiliki tujuan untuk mengembangkan vaksin fase awal yang aman, efektif, dan terjangkau.

Sehingga, vaksin yang diciptakan bisa membantu menahan wabah sedini mungkin.

Kepercayan tersebut, lanjut Honesti, merupakan kelanjutan dari hasil due diligence pada 15 September 2020.

CEPI memberikan penilaian pada aspek sistem produksi vaksin dan mutunya, sistem analitik laboratorium, dan sistem teknologi informasi yang digunakan PT Bio Farma dalam memproduksi vaksin.

Bio Farma dipilih sebagai salah satu perusahaan yang memproduksi vaksin, menurut Honesti, karena lembaga di luar negeri yang menemukan vaksin tidak seluruhnya mampu melakukan produksi.

Ilustrasi Vaksin
Ilustrasi Vaksin (Warta Kota)

Dengan begitu, kata dia, perlu dipilih kembali perusahaan yang bisa memproduksi vaksin Covid-19.

"Tentunya bagi Indonesia satu kebanggaan juga bahwa ada satu buah di Indonesia dipercaya oleh lembaga internasional," kata ujarnya.

"Untuk memproduksi vaksin yang nantinya juga akan digunakan untuk menangani masalah pandemi global ini," ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, perusahaan Indonesia berpotensi jadi produsen vaksin Covid-19 berskala Internasional.

Perusahaan medis pelat merah, PT Bio Farma, berpotensi menjadi produsen vaksin Covid-19 berskala internasional karena bekerja sama dengan Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) dalam pengadaan vaksin.

Melalui kerja sama dengan CEPI, Indonesia melalui Bio Farma akan memperkuat posisinya dalam membangun jejaring produksi vaksin di dunia.

Pernyataan ini disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri, Kamis (17/9/2020).

"Bio Farma Indonesia telah masuk satu dari tujuh potencial drugs manufacturer for Covid-19 vaccine dari CEPI," kata Retno.

Ilustrasi virus corona, Covid-19 di Indonesia
Ilustrasi virus corona, Covid-19 di Indonesia ((Shutterstock))

"Dan kerja sama antara Bio Farma dan CEPI akan membuka kesempatan yang baik bagi Bio Farma untuk memperkuat networking-nya di multilateral," lanjutnya.

Retno mengatakan, saat ini CEPI sedang melakukan peninjauan terhadap kapabilitas dan kapasitas Bio Farma dalam memproduksi vaksin Covid-19.

Dalam peninjauan tersebut CEPI memeriksa kualitas dan sistem produksi vaksin Bio Farma, sistem analisis laboratorium, hingga sistem teknologi informasi di Bio Farma dalam produksi vaksin.

"Diharapkan hasil due diligence (uji tuntas) ini akan kita terima pada akhir September atau awal Oktober," ucap Retno.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah juga berupaya menambah kapasitas produksi vaksin di Bio Farma untuk menunjang percepatan proses vaksinasi Covid-19 jika uji klinis tahap ketiga vaksin dari Sinovac berhasil.

Pemerintah akan mendatangkan ahli dari Eropa untuk meningkatkan kapasitas produksi vaksin Covid-19.

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi vaksin perusahaan medis pleat merah, Bio Farma, yang tadinya 100 juta dosis menjadi 250 juta dosis.

"Kemenlu juga terlibat langsung dalam upaya Bio Farma melakukan upgrading (peningkatan) mesin produksi vaksin untuk mencapai 250 juta dosis per tahun dengan memberikan fasilitas kedatangan tenaga ahli yang memang sangat diperlukan dari Eropa," kata Retno Marsudi.

(TribunStyle.com/Nafis,Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo/Rakhmat Nur Hakim)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gandeng CEPI, Indonesia Akan Jadi Produsen Vaksin Covid-19 Berskala Internasional

Baca juga: Norovirus: Gejala, Ketersediaan Vaksin hingga Cara Mencegah Virus yang Diduga Sampai di Indonesia

Baca juga: Tak Mau Tes Swab dan Vaksin Covid-19, Warga DKI Jakarta Bisa Kena Denda Maksimal Rp 5 Juta

Ikuti kami di
Penulis: Nafis Abdulhakim
Editor: Amirul Muttaqin
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved