KEJAM Bunuh Wanita & Buang Jasad ke Kandang Buaya, Kapolres: Kejahatan Tidak Ada yang Sempurna

Setelah membunuh wanita, pelaku membuang jasad korbannya itu ke kandang buaya. Kapolres Berau ungkap mengapa jasad korban tak dimakan buaya.

dakta.com
Ilustrasi korban pembunuhan 

TRIBUNSTYLE.COM - Setelah membunuh wanita, pelaku membuang jasad korbannya itu ke kandang buaya untuk menghilangkan jejak. Kapolres Berau ungkap mengapa jasad wanita korban pembunuhan itu tak dimakan buaya.

Kasus dugaan pembunuhan yang korbannya ditemukan di tepi Kolam Buaya Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Senin (26/10/2020) menemukan titik terang.

Perkembangan baru kasus itu dirilis Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning.

Ilustrasi korban pembunuhan
Ilustrasi korban pembunuhan (dakta.com)

Baca juga: Pelaku Pembunuh Wanita Kerabat Jokowi di Sukoharjo Berhasil Ditangkap, Terungkap Motif Pembunuhan

Baca juga: Abaikan Peringatan, Pria Ini Tewas Diterkam Buaya Ganas saat Berenang, Alami Beberapa Luka Parah

Kapolres mengungkapkan jika terduga pelaku pembunuhan berinisial RA (33) telah diamankan di tempat persembunyiannya di Kalimantan Tengah pada Minggu (25/10) kemarin.

Sebelumnya sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan di tepi kolam Buaya Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Rabu (21/10/2020) sore.

Informasi yang dihimpun Tribun Kaltim.co saat ditemukan korban dengan tangan terikat dan mulut dilakban.

"Yang bersangkutan sudah kita amankan kemarin Minggu 25 Oktober, di Kasongan, Palangkaraya di bantu dengan personel Polres Palangkaraya," jelas Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto, kepada awak media.

Kapolres mengatakan saat mendapat laporan penemuan mayat, timnya langsung melakukan penyelidikan dan menemukan barang bukti berupa kendaraan mobil dan motor korban.

"Kemudian kita maping dan mengetahui jika pelaku ini sedang melakukan perjalanan arah Kalimantan Tengah, setelah kita ketahui kemarin ditangkap di kost-kosan keluarganya di Kasongan dan kita koordinasikan dengan kepolisian setempat untuk meminta bantuan untuk mengamankan yang bersangkutan," jelasnya.

Mantan Kapolres Raja Ampat itu mengungkapkan sejak kemarin pihaknya telah mengirim tim untuk berangkat ke Palangkaraya melalui jalur darat untuk menjemput pelaku.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: vega dhini lestari
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved