Breaking News:

Ahok Minta Publik Tak Banyak Kritik Pemerintah, Najwa Shibab: Kenapa Koh, Ga Enak Ya Ngritik Jokowi?

Heboh pernyataan Ahok buat Najwa Shihab heran soal minta publik jangan banyak kritik Jokowi. Ternyata ini alasannya.

Editor: Monalisa
Kolase TribunStyle.com, Instagram @najwashihab
Ahok dan Najwa Shihab 

TRIBUNSTYLE.COM - Melihat situasi Indonesia saat ini, Ahok blak-blakan minta publik tak banyak mengkritik pemerintah.

Diakui Ahok penanganan Covid-19 di Indonesia tidaklah terlalu buruk.

Oleh sebab itu Ahok meminta dengan tegas agar publik tidak banyak mengkritik kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

Sontak pernyataan Ahok itu langsung mendapat respon syok dari Najwa Shihab.

Awalnya, Najwa Shihab menanyakan pendapat Ahok mengenai langkah yang diambil Jokowi dalam penanganan Covid-19.

Pasalnya di Indonesia saat ini, menurut Najwa Shihab, banyak yang beranggapan bahwa Jokowi telah salah langkah sejak awal pandemi Covid-19.

Baca juga: Dinobatkan Jadi Perempuan Nomor 1 Paling Dikagumi di Indonesia, Najwa Shihab: Lantangkan Suaramu!

Baca juga: Puput Nastiti Devi Ternyata Pernah Unggah Tulisan Tentang Anak Veronica Tan & Ahok, Ini Isinya

Foto Ahok dan Presiden Joko Widodo
Foto Ahok dan Presiden Joko Widodo (Kolase Tribunstyle.com, Instagram ahok)

Kesalahan tersebut menurut Najwa membuat kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

"Penanganan Covid-19 apakah langkah yang diambil Presiden Jokowi tepat?

Karena kan kita tahu kritik kencang kita bisa tahap ini karena sejak awal salah langkah.

Sejak awal Covid-19 ini biasa saja, belum lagi Menteri Kesehatan yang anggap enteng.

Koh Ahok setuju gak dengan pandangan itu ?" tanya Najwa Shihab dalam tayangan dari akun Youtubenya.

Ahok berujar ia tak setuju dengan pandangan tersebut.

Pasalnya, di seluruh negara Covid-19 ini menjadi hal yang baru.

"Tidak juga ya, karena gak ada negara mana pun gak punya pengalaman ngatasin ini, " kata Ahok.

Baca juga: 7 Hoaks tentang UU Cipta Kerja yang Dibantah Jokowi, Soal PHK Sepihak hingga Upah Minimum Dihapus

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved