Berita Terpopuler
POPULER 5 Fakta Kebenaran Chat Viral WhatsApp Warga yang Kena Covid-19 & Ingin Sebarkan Virus
Percakapan WA itu berisi tentang seorang warga terpapar Covid-19 yang justru ingin menyebarkan virus itu ke orang lain.
Penulis: galuh palupi
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Viral di media sosial, tangkapan layar percakapan WhatsApp yang membuat masyarakat resah.
Percakapan WA itu berisi tentang seorang warga terpapar Covid-19 yang justru ingin menyebarkan virus itu ke orang lain.
Ia mengaku telah bepergian ke beberapa tempat umum agar virus dalam dirinya ikut menyebar.
Bahkan, ia sengaja tak mematuhi protokol kesehatan dengan tidak memakai masker.
Percakapan antara dua warga yang sama-sama terjangkit virus corona itupun sontak mengundang kekhawatiran warga lainnya.
• Sempat Ajak Berendam Lumpur untuk Hindari Corona, Anggota Dewan Ini Dinyatakan Positif Covid-19
Diduga, kedua warga tersebut berdomisili di Semarang, Jawa Tengah.
Dilansir dari akun Instagram resmi Dinas Kesehatan Kota Semarang, @dkksemarang, telah dikonfirmasi bahwa dua warga yang terlibat dalam percakapan viral tersebut, F dan L, benar merupakan warga Semarang, Jawa Tengah.
Namun, Dinas Kesehatan Kota Semarang memastikan, kejadian tersebut telah ditindaklanjuti.
Berikut fakta-fakta viral chat WhatsApp dua warga positif Covid-19 yang telah dirangkum Tribunnews.com:
Dipicu Salah Paham
Percakapan dua warga positif Covid-19 yang viral tersebut dipicu kesalahpahaman.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.
"Tadi sore sudah melakukan mediasi kepada pasien yang bersangkutan. Ini hanya salah paham antara tetangga yang kemudian tersebar komunikasinya melalui WA,” kata Hendrar, seperti yang diberitakan Kompas.com pada Minggu (20/9/2020).
Sudah Dijemput Gugus Tugas Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam mengatakan, seorang warga positif Covid-19 yang terlibat dalam chat viral tersebut, L, telah dijemput tim Gugus Tugas Covid-19.
L dijemput bersama kedua anaknya untuk menjalani karantina.
"Sudah, sekitar pukul 17.00 tadi dengan dibawa ambulans siaga menuju Rumdin."
• Elvy Sukaesih Positif Corona, Ibunda Dhawiya Telah Pulang dari Rumah Sakit & Kini Isolasi Mandiri
"L dan kedua anaknya saat ini sudah selesai melakukan pemeriksaan dan administrasi, kemudian sudah menempati tempat isolasi,” ujar Hakam, seperti yang dikutip dari Kompas.com, Sabtu (19/9/2020).
Hakam menjelaskan, sebelumnya, Puskesmas Karanganyar telah menangani F dan L.
L lantas melakukan isolasi mandiri di rumah lantaran takut berada di Rumdin.
"Sebenarnya, beberapa waktu lalu kami melalui Puskesmas Karanganyar sudah melakukan penanganan kepada keluarga F dan L," kata Hakam.
"L sendiri sebenarnya melakukan isolasi mandiri di rumah karena takut di Rumdin, dan dari Pihak Puskesmas Karanganyar mengizinkan dengan pamantauan ketat,” kata Hakam.
F Diizinkan Isolasi Mandiri di Rumah
Sementara itu, menurut Hakam, F diizinkan melakukan isolasi mandiri di rumah.
Hal ini lantaran F masih harus merawat sang ibu yang juga terkonfirmasi positif Covid-19 dan baru saja pulang dari rumah sakit.
"F ini anak tunggal, jadi tidak punya saudara yang bisa merawat ibunya," jelas Hakam.
Selain itu, tim Gugus Tugas juga mempertimbangkan sisi psikologis.
• BIKIN Istri Panik Ngaku Kena Corona, Suami Ini Ternyata Bohong, Ketahuan Tidur di Rumah Selingkuhan
Hakam menjelaskan, kondisi ibu kandung F masih kurang stabil setelah sang suami meninggal dunia beberapa hari lalu.
Ia pun mengimbau agar masyarakat tak perlu khawatir.
"Jadi masyarakat sudah tidak perlu khawatir lagi, karena isolasi mandiri yang dijalani F dalam pengawasan ketat oleh warga dan pemangku wilayah setempat,” kata dia.
L Mengaku Tak Pernah Berpergian Selama Isolasi
Dalam video yang diunggah akun Instagram resmi Dinas Kesehatan Kota Semarang, L mengaku sudah berada di Rumah Dinas Wali Kota untuk melakukan isolasi.
Ia pun mengklarifikasi informasi yang beredar viral beberapa terakhir ini.
"Berita yang selama ini berkembang di luar yang mengatakan saya pergi-pergi itu tidak benar."
" Saya melakukan isolasi mandiri di rumah. Jadi saya tidak pergi ke mana-mana," jelasnya, seperti yang dikutip Tribunnews.com dari akun Instagram @dkksemarang, Jumat (19/9/2020).
Masyarakat Diimbau Tak Perlu Resah

Dikutip dari Kompas.com, Wali Kota Semarang Hendrar meminta warganya untuk tak perlu resah.
Pasalnya, kedua warga positif Covid-19 yang viral tersebut sudah dikarantina.
“Alhamdulilah, setelah melakukan koordinasi dengan pemangku wilayah setempat, yang bersangkutan saat ini sudah bersedia dibawa ke Rumah Isolasi Rumdin, pukul 17.00 tadi sampai,” kata Hendrar. (*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta-Fakta Viral Chat WhatsApp 2 Warga Positif Covid-19 Ingin Sebarkan Virus: Dipicu Salah Paham
BACA JUGA:
• JAWA dan BALI Jadi Daerah dengan Kasus Covid-19 Terbanyak, Luhut: Jadi Prioritas Vaksin Virus Corona
• BIKIN Istri Panik Ngaku Kena Corona, Suami Ini Ternyata Bohong, Ketahuan Tidur di Rumah Selingkuhan