Breaking News:

Acara Baby Shower Berujung Maut, Ibu Hamil 8 Bulan Meninggal Setelah Lahirkan Bayi Secara Paksa

Gara-gara pesta baby shower, ibu hamil 8 bulan meninggal dunia setelah melahirkan bayi secara darurat.

Pregnancy Baby
Ilustrasi ibu Hamil 

Dokter Kush Parashar dan rekannya, Amit Singh ditangkap pada Jumat, sebagaimana dikutip dari India Times, Sabtu (5/9/2020).

Mereka berdua ditangkap setelah menerima pengaduan dari laboratorium swasta.

Dokter dan asisten yang palsukan laporan tes Covid-19
Dokter dan asisten yang palsukan laporan tes Covid-19 (India Times)

Pihak laboratorium mengatakan sertifikat Covid-19 yang dikeluarkan oleh terdakwa atas nama mereka tersebut palsu.

Menurut polisi, kejahatan tersebut terungkap setelah seorang pengusaha yang menjalankan bisnis menyediakan staf perawat untuk pasien, meminta dr. Parashar untuk memberikan laporan tes Covid-19.

 Pernyataan Mengejutkan Diungkapkan Dwayne Johnson The Rock, Sekeluarga Terinfeksi Covid-19

 Erick Thohir Sebut Ada 93 Juta Rakyat Indonesia yang Akan Dapat Program Vaksin Covid-19 Gratis

Pengujian virus corona tersebut diminta dari dua staf perawatnya sebelum mereka terlibat dalam pekerjaan tersebut.

Parashar memalsukan laporan dan mengirimkannya ke pengusaha tersebut.

Ilustrasi uji Covid-19
Ilustrasi uji Covid-19 (AFP via India Times)

Melihat adanya kesalahan pada nama, klien kemudian menghubungi pusat diagnostik dan meminta laporan baru.

Namun, pihak diagnostik tidak dapat menemukan catatan pasien.

Melihat ada hal yang mengganjal, pihaknya kemudian melapor kepada polisi.

Pihak kepolisian mengatakan, mereka menerima keluhan dari laboratorium pengujian terkenal tentang daftar pemalsuan laporan tes Covid-19.

Kemudian kasus tersebut pun diproses di kantor polisi Hauz Khas.

Terdakwa lantas ditangkap pada hari Kamis.

Ilustrasi uji Covid-19
Ilustrasi uji Covid-19 (bccl via India Times)

Wakil Komisaris Polisi Atul Kumar Thakur mengungkapkan kronologi pemalsuan laporan Covid-19 tersebut.

"Parashar merekomendasikan pasien untuk tes COVID-19 dan mengumpulkan sampel," kata Thakur.

"Dengan bantuan rekan terdakwa, Singh, dia biasa membuat laporan tes palsu dari pusat diagnostik terkenal atau laboratorium seperti yang diinginkan oleh pasien," lanjutnya.

Namun laporan tersebut sulit dibedakan karena dalam format yang sama.

"Karena laporan tersebut dalam format PDF di komputer dan dikirim vis WhatsApp, sulit untuk membedakan antara laporan palsu dan asli," ujar Thakur menambahkan.

 Ponsel Jadi Salah Satu Media Penularan Covid-19, Pelindung Layar Ini Diklaim Bisa Bunuh Virus Corona

 Dwayne Johnson dan Keluarga Dinyatakan Positif Covid-19, The Rock Kabarkan Kondisi Terkini

Parashar mengaku telah memberikan laporan tes Covid-19 palsu kepada lebih dari 75 pasien.

Semua laporannya tersebut menggunakan nama-nama pusat diagnostik seperti CRL Diagnostics Lab, Modern Diagnostic and Research Center, Dr P Bhasin Pathlabs (P) Ltd dan Prognosis Laboratories.

Ia juga mengaku telah memalsukan tes Covid-19 ini selama dua setengah bulan terakhir.

Untuk mendapatkan la[oran tes palsu Covid-19 ini ia mematok dengan biaya 2400 rupee India atau sekira Rp 483 ribuan.

Polisi menjelaskan, tidak ada kriteria khusus untuk memutuskan negatif atau positif.

Sesuai dengan gejala pasien, laporan kemudian dibuat.

Sampel yang diambil, lanjut polisi, kemudian dihancurkan dan tidak pernah diuji ke laboratorium.

Demi mendapatkan bukti yang lebih akurat, polisi sedang mendalami kasus ini.

Serta investigasi lebih lanjut dilakukan untuk melacak orang lain yang terlibat dalam hubungan itu.

(Suar.ID/Rina Wahyuhidayati/TribunStyle.com/Nafis).

Sebagian artikel ini telah tayang di Suar.ID dengan judul Pesta Kejutan Baby Shower Berujung Maut, Wanita Hamil 8 Bulan Tak Selamat Usai Terpaksa Lahirkan bayinya secara Darurat

Ikuti kami di
Editor: Ika Putri Bramasti
Sumber: Suar.id
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved