Virus Corona
Peningkatan Kasus Covid-19 Cukup Drastis, Bekasi Jadi Zona Merah, Satgas Covid: Waspada!
Juru Bicara Gugus Tugas Covid--19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, pihaknya mencatat terjadi peningkatan yang cukup drastis.
Editor: Dhimas Yanuar
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNSTYLE.COM - Status kerawanan penyebaran virus corona di Kabupaten Bekasi berubah menjadi merah dari kuning setelah muncul beberapa klaster industri.
Maraknya kasus penyebaran Covid-19 di klaster industri yang marak terjadi dalam beberapa pekan terakhir menjadi penyebabnya.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid--19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, pihaknya mencatat terjadi peningkatan yang cukup drastis.
"Iya (zona merah lagi), ada peningkatan kasus yang cukup drastis mencapai ratusan dalam beberapa hari terakhir," kata Alamsyah, Senin, (31/8/2020).
Klaster industri yang terjadi cukup masif dalam beberapa pekan terakhir menyumbang peranan dalam peningkatan kasus di Kabupaten Bekasi.
Secara peta kewilayahan, Kecamatan Tambun Selatan dan Kecamatan Cikarang Barat menjadi dua wilayah paling banyak kasus aktif Covid-19.
• UPDATE Virus Corona Nasional Selasa 1 September 2020: 174.796 Kasus, 2.743 Kasus Baru, Jakarta 1.049
• UPDATE Virus Corona Nasional 31 Agustus 2020: Bertambah 2.743, Total 174.796 Kasus Covid-19
"Kasus ini meningkat karena adanya klaster industri, ada juga klaster keluarga di temukan, di Tambun saat ini paling tinggi ada 100 kasus aktif," terang dia.
Pemerintah Kabupaten Bekasi sejauh ini masih terus melakukan upaya pencegahan dengan melakukan penelusuran kontak orang-orang terapapar Covid-19.
Salah satunya dengan melakukan tes masif di sejumlah industri dan lingkungan tempat tinggal ditemukannya kasus penularan Covid-19.
"Kita masih lakukan tes masif di kawasa industri dan juga lingkungan keluarga tempat tinggal, supaya penyebaran tidak meluas," tuturnya.
Klaster Industri Muncul Lagi
Klaster pabrik di kawasan Industri Cikarang, Kabupaten Bekasi muncul lagi, kali ini menyasar PT. NOK Indonesia di mana 88 karyawan positif Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah membenarkan adanya temuan klaster baru di ruang lingkung karyawan pabrik tersebut.
"Iya benar, ada 88 karyawan hingga saat ini yang terkonfirmasi positif Covid-19," kata Alamsyah saat dikonfirmasi, Senin, (31/8/2020).
Perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang komponen otomotif ini langsung melakukan kebijakan penutupan kegiatan produksi.
"Sebagian unit ditutupnya, perusahaan spare parts (komponen otomotif) mobil," jelasnya.
Hingga saat ini, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi masih mendalami awal mula penularan di lingkungan karyawan PT. NOK Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/corona-covid-update-terkini-hari-ini.jpg)