Breaking News:

Bocah 5 Tahun Babak Belur Disiksa & Dibuang Ibu Kandung & Ayah Tiri di Warung, Polisi: Tega Sekali!

Viral kisah pilu bocah 5 tahun babak belur disiksa ibu kandung dan ayah tiri. Terungkap sering dipukul hingga diinjak perutnya.

Twitter @topanrizaldiii
Bocah 5 tahun babak belur disiksa dan dibuang di warung oleh ibu kandung dan ayah tiri 

Rupanya ketika mengantarkan bocah 5 tahun ke warung, ibu kandung dan ayah tirinya ini langsung kabur melarikan diri ke Palangkaraya.

Beruntung, tak berapa lama kedua pelaku penyiksaan dan penganiayaan ini berhasil ditangkap polisi.

"Dapat info dari grup fb pelaku telah sampai tadi malam di Polres Kotawaringin Timur untuk ditindak lanjuti," tulis akun @topanrizaldii lagi.

"Pelaku kabur dari Sampit menuju Palangkaraya dan telah ditangkap oleh pihak yg berwajib di Bundaran Besar Palangkaraya," pungkasnya.

Menurut puhak kepolisian, pelaku ini ditangkap ketika terjaring razia lalu lintas.

"Naik sepeda motor, berdua terjaring petugas Polantas Polresta Palangkaraya di Pos Bundaran Besar Kota Palangkaraya," imbuh Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim).

Ketika menginterogasi kedua pelaku, Polisi ini tak menyangka ibu kandung dan ayah tiri,

"Tega sekali kau ini," ujar polisi.

"Terlalu tega kau orangtua. Itu darah dagingmu. Dia itu anak kecil," tegas polisi lainnya.

Polisi dan dinas perlindungan anak fokus atasi trauma korban

Dilansir dari Banjarmasin Post (grup TribunnewsBogor.com), Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, Senin (24/8/2020), membenarkan pihaknya sudah menangkap ibu kandung bocah itu bersama ayah tirinya.

Mereka dibantu Polresta Palangkaraya dan Polda Kalteng.

Menurut Kapolres, pihaknya masih menunggu tim Resmob Polres Kotim yang masih dalam perjalanan membawa pasangan Yan dan Yat.

"Sementara itu, kami juga masih fokus untuk penyembuhan luka fisik maupun trauma yang dialami korban. Masih dilakukan pemulihan dengan perawatan pihak Rumah Sakit dr Murjani Sampit," ujarnya.

tribunnews
Kisah pilu bocah 5 tahun disiksa ibu kndung dan ayah tirinya, lalu ditinggalkan di warung (kolase Twitter @@topanrizaldiii)

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) , Hj Ellena Rosie, Senin (24/8/2020), membenarkan pihaknya bersama lembaga swadaya masyarakat (LSM) Lentera Kartini menangani sang bocah.

Menurut Rossie, setelah ditemukan di warung, korban dititipkan ke LSM Lentera Kartini.

Selanjutnya, dilarikan ke RSUD dr Murjani, Kota Sampit.

"Kapolres Kotim membesuk dan siap membiayai pengobatan korban hingga nantinya dirujuk untuk pemeriksaan psikologisnya di RS Bhayangkara Palangkaraya, Jumat nanti.

Karena kami tidak punya tenaga ahlinya, sehingga Kapolres bersedia membantu," imbuh dia.

Menurut Rosie, panggilan akrabnya, DP3AP2KB Kabupaten Kotim akan mendampingi bersama LSM Lentera Kartini untuk penanganan korban.

"Kami akan terus berkoordinasi bersama Kapolres dan Lembaga Lentera Kartini untuk penanganan korban," tandasnya.

Dia mengungkapkan, ada indikasi masalah pernikahan dini yang berdampak pada masalah keluarga, sehingga akhirnya anak yang jadi korban.

"Saya menyarankan, sebelum menikah, diperkukan persiapan yang matang.

Usianya harus memadai untuk usia pernikahan.

Demikian juga masalah psikologis, serta dukungan pihak keluarga orangtua yang juga harus perhatian untuk fokus menyangi anak," urainya.

Rossie menjelaskan, ibu korban sudah beberapa kali menikah sejak usia dini.

Bukan hanya pernikahan dua kali,  tapi sudah beberapa kali.

Sedangkan saat ini, ibu korban diduga sedang pacaran.

"Diduga, teman ibunya juga ikut memukuli si anak ini.

Kondisi psikis bocah tersebut semakin tertekan.

Tentu,  perlu bimbingan pemulihan psikologisnya. Keributan dalam rumah tangganya bukan hanya kali ini saja terjadi,  tapi ini yang paling parah," ujarnya.

Lebih jauh Rossie mengatakan, rencananya setelah korban pulih dari luka fisik dan trauma,  dipelihara dan dirawat datunya.

Karena dari pembicaraan bersama datu bocah tersebut, siap untuk merawat korban agar tidak mengalami lagi kekerasan fisik dan tekanan psikologis dari orangtua.

Sebagian artikel ini sudah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Kisah Bocah 5 Tahun Disiksa Ibu Kandung & Ayah Tiri, Korban Ditinggal di Warung, Polisi: Tega Sekali

Ikuti kami di
Editor: Monalisa
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved