Breaking News:

Puasa Syawal atau Bayar Utang Puasa Ramadhan Terlebih Dahulu? Ini Penjelasan serta Tata Caranya

Mana yang lebih dahulu dilakukan, puasa Syawal atau bayar utang puasa Ramadhan? Ini penjelasannya.

Manuel Sánchez
Ilustrasi puasa. 

TRIBUNSTYLE.COM - Mana yang lebih dahulu dilakukan, puasa Syawal atau bayar utang puasa Ramadhan? Ini penjelasannya.

Salah satu amalan sunah yang baik dilakukan setelah Idul Fitri adalah puasa Syawal.

Ibadah puasa sunah ini dilakukan pada bulan Syawal selama enam hari.

Namun, muncul pertanyaan, bagaimana jika masih memiliki utang puasa di bulan Ramadhan?

Mana yang harus dilakukan terlebih dahulu?

Dikutip dari kanal YouTube Tribunnews.com, Pejabat Penyuluh Agama Islam Kemenag Surakarta, Mufti Addin, memberikan penjelasan terkait pertanyaan tersebut.

Puasa Syawal Datangkan Banyak Manfaat bagi Kesehatan Tubuh, Simak Tata Cara Pelaksanaannya

4 Hal yang Dianjurkan dan Menjadi Ibadah Sunah pada Bulan Syawal, dari Berpuasa hingga Menikah

Ilustrasi puasa.
Ilustrasi puasa. (henryfordlivewell.com)

Menurutnya, utang puasa Ramadhan harus dibayar terlebih dahulu sebelum menunaikan puasa Syawal.

"Perempuan yang haid saat bulan Ramadhan, hendaknya saat bulan Syawal didahulukan utangnya."

"Setelah membayar utangnya, baru puasa syawal," ujar Mufti, dikutip dari YouTube Tribunnews.com, Rabu (27/5/2020).

Ia menjelaskan bahwa jika tidak sempat puasa Syawal karena mendahulukan membayar utang puasa Ramadhan, tetap akan mendapat pahala karena sudah punya niat sebelumnya.

"Seandainya tidak tercukupi, niat puasa syawal yang sudah di dalam hati, insyaAllah pahala puasa syawal akan didapatkan."

"Karena dia memang sudah punya keinginan untuk melaksanakan," jelas Mufti.

Berikut ini bacaan niat dan tata cara melaksanakan ibadah sunah puasa Syawal selama enam hari.

Bacaan Niat Puasa Syawal

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin an ada'i sunnatis Syawwali lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT."

Jika seseorang mendadak ingin melaksanakan puasa Syawal di pagi hari, maka diperbolehkan meskipun dia tidak berniat saat malam harinya.

Niat boleh dibacakan di siang hari sejauh yang bersangkutan belum makan, minum, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.

Bacaan Niat Puasa Syawal yang Dibacakan Siang Hari

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an ada'i sunnatis Syawwali lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT."

Bacaan Niat Qadha (Bayar Utang) Puasa Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha'I fardhi syahri Ramadhāna lillahi ta‘ala.

Artinya: "Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT."

Ilustrasi puasa.
Ilustrasi puasa. (kinja-img.com)

Tata Cara Menjalankan Puasa Syawal maupun Bayar Utang Ramadhan

1. Melafalkan Niat

Jangan lupa berpuasa didasari dengan niat telebih dahulu.

2. Makan Sahur

Disunnahkan makan sahur sebelum terbit fajar.

Namun tidak makan sahur pun (misalnya terlambat bangun) tidak apa-apa, dalam artian puasa tetap sah.

3. Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa

Saat berpuasa, hendaknya senantiasa untuk menahan diri dari makan, minum serta hal lain yang dapat membatalkan puasa, sejak terbit fajar hingga tenggelamnya matahari, atau waktu Maghrib.

4. Berbuka Puasa

Disunnahkan menyegerakan berbuka puasa ketika matahari terbenam, yakni bersamaan dengan masuknya waktu Maghrib.

Terdapat hadits shahih tentang doa berbuka puasa, yang diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Berikut ini doa buka puasa dari hadis Rasulullah yang diriwiyatkan oleh Abu Dawud.

ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله

Dzahaba ddhoma'u wabtallatil uruqu watsabbatil ajru insya Allah.

Artinya: "Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah. Dan insya Allah pahala sudah tetap."

(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)

Kapan Sebaiknya Melaksanakan Puasa Syawal? Bolehkah Dilakukan Tidak Berurutan? Ini Penjelasan Ustaz

Bacaan Niat dan Tata Cara Puasa Syawal, Boleh Dilakukan Berturut-turut atau Selang-Seling

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved