Token Listrik Gratis Via WhatsApp Baru Bisa Dilakukan 6 April 2020, Simak Cara Klaimnya
Token gratis maupun diskon 50% via WhatsApp baru bisa diklaim mulai Senin (6/4/2020). Simak tata cara klaim berikut ini.
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Dhimas Yanuar
TRIBUNSTYLE.COM - Hingga Sabtu (4/4/2020) malam, token gratis maupun diskon 50% masih belum bisa diklaim melalui WhatsApp.
Dilansir dari Kompas.com, Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan hal tersebut bukan diakibatkan kesalahan dari pihaknya, melainkan karena adanya perbaikan server dari pihak WhatsApp.
Ia menjelaskan, saat ini WhatsApp sedang melakukan perbaikan dan pengembangan server untuk mengantisipasi tingginya traffic terhadap kontak yang telah disediakan PLN.
"Untuk nomor WhatsApp memang hari ini mendapatkan laporan sedikit bermasalah, bukan dari pihak PLN-nya, tapi dari pihak WhatsApp yang sedang meng-upgrade servernya, karena memang traffic-nya akan sangat tinggi," tuturnya dalam video conference, Jumat.
Proses upgrade tersebut akan memakan waktu beberapa hari sehingga klaim token listrik gratis baru bisa dilakukan melalui WhatsApp pada Senin (6/4/2020).
"Insya Allah nanti akan bisa berjalan mulai hari Senin, hari ini masih sedang dalam tahap perbaikan. Bukan dari PLN nya, tetapi dari server pihak WhatsApp dengan Facebook," ujar Darmawan.
• 5 Sayuran yang Bisa Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Baik Dikonsumsi Selama Jalani Physical Distancing
• Imbas Wabah Covid-19, Deretan Artis Ini Pilih Tutup Bisnis Sementara, dari Inul hingga Anang
Cara Klaim Token Listrik Via WhatsApp
Berikut ini cara klaim token listrik gratis dan diskon 50% melalui WhatsApp ke nomor 08122-123-123 jika nanti pada tanggal 6 April 2020 sudah bisa dilakukan.
- Buka Aplikasi WhatsApp
- Chat WhatsApp ke 08122-123-123 , ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID Pelanggan
- Token gratis akan muncul
- Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan
Cara Klaim Token Listrik Via Website Resmi PLN
Untuk sementara waktu, klaim token listrik gratis dapat dilakukan melalui website resmi PLN.
- Buka alamat www.pln.co.id kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus Covid-19
- Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter. Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di layar
- Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan
(TribunStyle.com/Gigih Panggayuh)
• 5 Hal yang Harus Diperhatikan untuk Dapatkan Token Listrik Gratis & Diskon dari PLN, Batas 11 April
• Tidak Semua Pelanggan PLN 900 VA Dapat Diskon, Simak Cara Bedakan Listrik Subsidi dan Nonsubsidi
Beredar Pesan WhatsApp dengan Kode R1, R1T, R1M, R1MT Soal Listrik Gratis & Diskon, PLN Klarifikasi
Sesuai janji Presiden Joko Widodo (Jokowi), pemerintah merealisasikan program listrik gratis 3 bulan bagi pelanggan PLN berdaya 450 VA dan diskon 50 persen untuk 950 VA.
Namun tidak semua pelanggan PLN berdaya 900 VA mendapatkan diskon tersebut.
Hal itu dikarenakan ada dua kategori pelanggan listrik PLN, yakni subsidi dan nonsubsidi.
Karena hal tersebut, baru-baru ini beredar pesan berisi informasi mengenai adanya kode gratis, kode diskon, dan kode tidak diskon untuk tarif listrik viral di aplikasi WhatsApp pada Jumat (3/4/2020).
Dalam pesan tersebut, kode-kode itu terdiri dari R1, R1T, R1M, dan R1MT.
Berikut bunyi pesan tersebut:
"Harap di cermati info Listrik gratis dan diskon.
Yg dapat gratis dan diskon :
1. R1/450 VA (gratis)
2. R1T/450 VA (gratis)
3. R1/900 VA (diskon)
4. R1T/900 VA (diskon)
Yg tidak dapat diskon :
1. R1M/900 VA
2. R1MT/900 VA
Jd kalo ada pertanyaan “Saya dapat diskon gak?”, jawabannya adalah “Silahkan dicek di struk pembayaran rekening terakhir atau pembelian pulsa terakhir”. Kalo masuk 2 tarif diatas berarti gak dapat diskon.
R1 M = mampu
R1 itu buat yg pasca bayar
R1T itu untuk token (R adalah Rumah tangga...ini yg dpt bantuan)
Kode M berarti yg tidak bersubsidi.
Jadi cek rekening listrik anda..
Jika kode R 1M dan R 1MT..brrt tidak dpt bantuan
Jika kode R1 dan R 1T ..dpt bantuan".
Hingga kini pesan tersebut masih beredar di WhatsApp dan menjadi pertanyaan banyak pihak.
Menanggapi adanya pesan tersebut, Juru Bicara PLN UID Jaya Pelaksana Harian Senior Manager (PLH SRM) General Affairs, Suparyanto melalui Humas PLN, Dita Artsana mengungkapkan, informasi kode dalam pesan yang beredar luas tersebut adalah benar.
"Betul, kode tersebut dari PLN," ujar Dita saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/4/2020).
Menurutnya, kode R1 berarti rumah tangga yang menggunakan metode pascabayar, R1M artinya rumah tangga yang mampu (tidak bersubsidi), R1MT artinya rumah tangga mampu dan menggunakan token.
Kemudian untuk kode R1T artinya rumah tangga yang menggunakan metode token.
Adapun informasi kemudahan tarif listrik ini berdasarkan besarnya daya yang dipakai oleh rumah tangga tertentu.
Pelanggan rumah tangga daya 450 VA (R1/450)
Untuk pelanggan yang menggunakan pembayaran rekening reguler (pascabayar) dikenai rekening listrik gratis dengan biaya pemakaian dan biaya beban.
Sementara, untuk pelanggan prabayar akan diberikan token gratis sebesar pemakaian bulan tertinggi dari pemakaian 3 bulan terakhir setiap bulannya.
Pelanggan rumah tangga daya 900 VA (R1/900)
Untuk pelanggan yang menggunakan pembayaran rekening reguler (pascabayar) dengan daya 900 VA akan dikenai subsidi atau dibayar 50 persen dari biaya pemakaian dan biaya beban.
Sementara, untuk pelanggan prabayar dengan daya 900 VA akan diberikan token gratis sebesar 50 persen yang dikalikan dengan pemakaian bulan tertinggi dari pemakaian 3 bulan terakhir.
Masa berlaku
Selain itu, masa berlaku dari kemudahan ini juga memiliki waktu yang berbeda yakni untuk pelanggan reguler berlaku untuk rekening listrik April, Mei, dan Juni 2020.
Kemudian, untuk pelanggan prabayar dapat menikmati kemudahan bagi pembelian token listrik di Bulan April, Mei, dan Juni 2020.
Progres Create Free Token
Di sisi lain, Dita juga menjelaskan bahwa sistem ini akan dilaksanakan secara bertahap untuk pelanggan yang menggunakan token.
Hal inilah yang disebut sebagai progres create free token (proses pembagian token bebas tagihan dan diskon tarif listrik).
"Karena harus develop untuk 24 juta pelanggan, (dilakukan) bertahap mulai 1-11 April 2020," katanya lagi.
Kemudahan warga di tengah wabah corona
Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini menyampaikan, tindakan kemudahan dan keringan biaya listrik ini sebagai tindakan konkrit dan keepdulian PLM dalam upaya untuk meringankan bebas masyarakat akibat wabah Covid-19.
Ia menjelaskan, proses keringanan biaya ini diharapkan akan tuntas dalam sepekan ke depan.
"Saat ini ada sekitar 24 juta data pelanggan 450 VA, ditambah 7 juta pelanggan 900 VA bersubsidi yang harus dimasukkan ke dalam sistem. Proses ini akan tuntas dalam sepekan ke depan, sehingga seluruh pelanggan yang digratiskan dan mendapatkan diskon sudah dapat terlayani seluruhnya," ujar Zulkifli dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com pada Rabu (1/4/2020).
"Mekanisme kami buat yang paling mudah dan mungkin, sehingga tidak menyulitkan pelanggan," lanjut dia.
Sebagai infromasi tambahan, bagi pelanggan yang terlanjur membeli token, token gratis akan tetap diperhitungkan pada pembelian bulan berjalan. (Kompas.com/Retia Kartika Dewi).
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Pesan Kode R1, R1T, R1M, R1MT soal Tarif Diskon Listrik, Ini Penjelasan PLN"
• 5 Sayuran yang Bisa Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Baik Dikonsumsi Selama Jalani Physical Distancing
• 10 Gerakan Olahraga yang Bisa Dilakukan Agar Daya Tahan Tubuh Tetap Terjaga Meski di Rumah Aja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/klaim-token-listrik-via-whatsapp-baru-bisa-dilakukan-6-april-2020.jpg)