Berita Terpopuler

POPULER 500.000 Orang Corona, Jumlah di Amerika Serikat Lampaui China, di Spanyol & Italia Terbanyak

Update terbaru virus corona - 500.000 terinfeksi virus corona, jumlah Amerika Serikat salip China, korban di Spanyol & Italia tertinggi dunia.

Pixabay
Ilustrasi pandemi virus corona. 

TRIBUNSTYLE.COM - Update virus corona - 500.000 orang terinfeksi virus corona, jumlah di Amerika lampaui China, sementara korban di Spanyol & Italia adalah yang tertinggi di dunia.

Mimpi buruk virus corona hampir berlalu dari China.

Virus yang telah jadi pandemi global ini melanjutkan penyebarannya ke berbagai belahan dunia.

Laporan terbaru dari Worldometer, menyebutkan bahwa virus corona telah menjangkit ke lebih dari 531.780 penduduk dunia.

Website tersebut juga menyebutkan bahwa virus corona telah mengambil sekitar 24.071 nyawa dengan mortality rate 4,5%.

Selain itu disebutkan juga telah ada 123.942 orang telah sembuh dari virus corona ini.

Informasi tersebut juga menyebutkan bahwa 364,410 dari kasus terinfeksi dalam keadaan sakit dan 19,357 dalam keadaan parah.

Dengan meningginya jumlah kasusu virus corona di bulan Maret di berbagai belahan dunia membuat jumlah kasus terinfeksi virus corona melebar.

Salah satunya yang naik tajam adalah Amerika Serikat (AS) yang telah melaporkan lebih dari 85.377 kasus total terinfeksi virus corona.

 Termakan Hoaks & Takut Tertular Virus Corona, 30 Orang di Turki Tewas Tenggak Alkohol Murni

 Update Virus Corona di Provinsi DKI Jakarta Kamis 26 Maret, 515 Orang Positif dan 49 Meninggal Dunia

Ilustrasi petugas medis, garda terdepan penanganan pandemi corona.
Ilustrasi petugas medis, garda terdepan penanganan pandemi corona di Italia. (AFP/Paolo Miranda)

Sedangkan China sendiri hingga sekarang ada sekitar 81,340 kasus, namun hal ini diragukan oleh banyak ahli kesehatan yang meragukan jumlah total kasus di China yang ditutupi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Dhimas Yanuar Nur Rochmat
Editor: Suli Hanna
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved