Virus Corona

Bukannya Belajar di Rumah, Pelajar SMP Ini Justru Tawuran & Tewaskan Rekannya dengan Celurit

Harusnya belajar di rumah ikut cegah virus corona, pelajar SMP ini justru tawuran hingga tewaskan teman sekolahnya dengan celurit.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Tersangka HF (14) saat diekspose di Mapolsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/3/2020). 

Bahkan beberapa polisi justru mendapat balasan tak terduga dari warga yang tetap nekat berada di rumah di tengah virus corona mewabah.

"Bahkan saat dibubarkan pun, mereka hanya pindah ke tempat lain, bukan pulang ke rumah," kata Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana kepada Kompas.com, Senin (24/3/2020).

Hal tersebut tentu saja membuat dongkol, karena seluruh aparatur negara bekerja siang malam agar dapat mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

 Parah! Italia 800 Tewas Sehari, Disusul Spanyol & Prancis, Ahli Bongkar Sebab Corona Eropa Mematikan

Dalam sebuah video yang beredar, tampak Yani berucap akan sujud jika warta masih tetap tidak mampu membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.

"Saya sampai mengatakan (akan sujud) itu karena kami sudah imbau berkali-kali, tapi mereka tetap duduk.

Bahkan ada yang tertawa saat kami menyampaikan imbuan, seolah Covid-19 ini biasa saja," ujar Yani.

Menurut dia, hampir seluruh warga yang nongkrong tersebut adalah pelajar. Mereka harusnya tetap tinggal di rumah dan mengisolasi diri.

"Namun faktanya mereka malah ada di lokasi tersebut (warkop dan kafe)," ucap Yani.

Coronavirus.
Coronavirus. (Freepik)

Virus corona atau Covid-19 telah menjadi pandemi di seluruh dunia, tanpa terkecuali di Indonesia.

Pasien positif Covid-19, hingga Minggu (22/3/2020) siang, terdata sebanyak 514 yang tersebar di 20 provinsi di Indonesia.

Sementara di Kalimantan Barat, sejak virus corona mewabah dan menjadi pandemi hingga Sabtu (22/3/2020), ada sebanyak 34 pasien dalam pengawasan Covid-19.

Sebanyak 2 pasien di antaranya dinyatakan positif Covid-19.

12 pasien negatif Covid-19 dan sebanyak 19 pasien masih dirawat di ruang isolasi.

Sedangkan satu orang meninggal dunia saat menunggu hasil uji laboratorium.

 Siwon Choi Mas Agung Beri Pesan Penyemangat untuk Indonesia di Tengah Pandemi Virus Corona

Rumah sakit yang menangani pasien-pasien tersebut adalah, RSUD Soedarso Pontianak mengisolasi 5 pasien.

RSUD Abdul Azis Singkawang 6 pasien.

Rumah Sakit Mitra Medika 1 orang.

RSUD Kabupaten Sambas 3 pasien.

RSUD Pemangkat 1 pasien.

RSUD Melawi 1 pasien.

RSUD Kartika Husada 1 pasien.

RSUD Agoesdjam Ketapang 1 pasien.

dan RSUD Sintang 2 pasien.

Masing-masing pasien yang positif Covid-19 diisolasi di RSUD Soedarso Pontianak dan RSUD Abdul Azis Singkawang, Kalimantan Barat

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Polisi Ini Ceritakan Sulitnya Minta Warga Tetap di Rumah: Ada yang Tertawa Saat Diimbau

Ikuti kami di
Editor: Monalisa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved