Kata Ustaz Maulana Soal Masa Iddah BCL Setelah Ashraf Sinclair Meninggal, Jawab Nyinyiran Publik

Ustaz Maulana menjelaskan terkait ketentuan seseorang dalam menjalani masa iddah.

Kolase Kompas.com/Diendra Thifal Rahmah dan tangkapan layar kanal YouTube YouTube Surya Citra Televisi (SCTV)
Ustaz Maulana beri penjelasan soal masa iddah BCL 

"Islam tidak menghendaki seperti itu karena dikhawatirkan yang namanya merintih," tuturnya.

Siapa Sosok Orangtua BCL yang Bukan Orang Sembarangan, Ibunya Dokter Gigi, Ayahnya Mantan Pejabat BI

Sang Ustaz pun mengajak orang-orang terdekat dari keluarga yang berduka agar bisa menghibur dan memberikan dukungan.

"Makanya kita senantiasa menghibur orang yang berduka," pungkas Ustaz Maulana.

Dibela Penulis Buku Islami

Seorang penulis bernama Kalis Mardiasih juga memberikan tanggapan terhadap masa iddah BCL yang jadi sorotan.

Melalui Instagram, Kalis turut membela BCL.

"BIAR NGGAK SALAH PAHAM SAMA "IDDAH"-NYA BCL
.
.
"BCL seharusnya masih masa iddah. Masa iddah tuh nggak boleh keluar-keluar rumah. Ini malah kerja nyanyi. Kelewatan banget!" Fikih iddah itu pada masanya adalah bukti kalau Islam sangat concern pada hak reproduksi perempuan. Kenapa perempuan yang nggak boleh keluar rumah, bukan laki-laki, selama 4 bulanan, itu untuk jaga-jaga siapa tahu si istri lagi hamil sebelum suaminya meninggal. Itu usaha pencegahan kalau misal dilamar lagi sama orang baru, dan ternyata hamil, dikhawatirkan nanti sulit nebak siapa Bapak si bayi. See, perempuan punya kondisi khusus, sedangkan laki-laki tidak.

Tapi plis deh. Zaman sekarang sudah ada kontrasepsi, orang tahu huseksnya berpotensi hamil atau nggak. Zaman sekarang ada USG. Zaman sekarang ada aplikasi buat ngitung masa subur. Sehingga, kehamilan perempuan diketahui nggak sampai 4 bulanan pas perutnya besar.

Jadi, kalau BCL keluar rumah buat kerja ya nggak apa. Ia perlu memenuhi kontrak. Ia perlu menyalurkan emosinya agar tetap sehat lahir dan batin. Perempuan keluar rumah zaman sekarang bisa menjaga dirinya dan untuk tujuan profesional, bukan semata tujuan-tujuan yang bersifat "seksualitas". Keluar rumahnya BCL bisa jadi lebih baik secara syariat dibanding jika ia di dalam rumah dan bertumpuk kesedihannya.
.
.
Syariat dan Fikih dalam Islam, zaman dulu dibuat dengan tujuan kemaslahatan. Seharusnya, hari ini pun kudu relevan untuk tujuan kemasalahatan itu. Islam nggak nyusahin kok Beragama seharusnya membuat kita simpatik dan empatik, bukannya malah bikin kesel manusia lain."

(*)

Sebagian artikel ini telah tayang sebelumnya di Grid.id dengan judul 'BCL Disebut Netizen Tak Jalani Masa Iddah Lantaran Sudah Kembali Tampil Bernyanyi, Ustaz Maulana: Bukan Berarti Wanita Dikurung dalam Rumah, Tidak!'

Siapa Sosok Orangtua BCL yang Bukan Orang Sembarangan, Ibunya Dokter Gigi, Ayahnya Mantan Pejabat BI

Tetap Cantik & Modis Meski Tak Lagi Muda, Siapa Sangka Ibunda BCL Punya Profesi yang Tak Sembarangan

Ikuti kami di
Editor: Galuh Palupi
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved