Viral Hari Ini

Pembina Pramuka SMP N 1 Turi Akhirnya Buka Suara Soal Pemilihan Lokasi, Terkuak Fakta Sebenarnya

Pembina Pramuka SMP N 1 Turi Akhirnya Buka Suara Soal Pemilihan Lokasi, Terkuak Fakta Sebenarnya

Pembina Pramuka SMP N 1 Turi Akhirnya Buka Suara Soal Pemilihan Lokasi, Terkuak Fakta Sebenarnya
YouTube TribunJogjatv
Video pembina Pramuka minta maaf atas tragedi susur sungai 

TRIBUNNEWS.COM - IYA (36), tersangka susur Sungai Sempor yang menewaskan 10 siswi SMPN 1 Turi, Sleman, Yogyakarta, memberikan keterangan terkait tragedi tersebut.

Dalam jumpa pers ungkap kasus di Mapolres Sleman, Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Rudy Prabowo, membeberkan pengakuan IYA.

Dikutip Tribunnews dari Kompas.com, Rudy mengatakan IYA baru menentukan lokasi untuk susur sungai H-1 sebelum kegiatan, Kamis (20/2/2020).

Penentuan Sungai Sempor untuk dijadikan lokasi kegiatan susur sungai ditentukan melalui grup WhatsApp.

Tersangka IYA saat jumpa pers di Mapolres Sleman. Selain IYA, turut dihadirkan pula dua tersangka lainya dalam peristiwa susur sungai Sempor yakni R dan DS.
Tersangka IYA saat jumpa pers di Mapolres Sleman. Selain IYA, turut dihadirkan pula dua tersangka lainya dalam peristiwa susur sungai Sempor yakni R dan DS. (KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)

Yasinta Bunga Korban Meninggal Susur Sungai SMPN 1 Turi, Putri Tunggal yang Fasih Baca Alquran

Alasan Tersangka Susur Sungai SMPN 1 Turi Muridnya Tak Diberi Alat Keselamatan: Airnya Cuma Selutut

"Susur sungai untuk titik itu baru termunculkan oleh IYA itu hari Kamis, jadi H-1," terang Rudy, Selasa (25/2/2020).

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ada pembahasan mengenai keamanan untuk kegiatan susur sungai sejak perencanaan dan diskusi.

Saat pelaksanaan pun tak ada alat-alat yang dibawa untuk mengatasi risiko kegiatan.

Contoh, mereka tak membawa pelampung maupun tali saat susur sungai.

"Inilah yang tidak mereka perhitungkan mulai masa perencanaan. Jadi memang bisa dibilang sangat minim sekali persiapan," kata Rudy.

Tak hanya itu, Rudy juga menyebutkan IYA tidak ada inisiatif untuk mengecek lokasi meski dua hari sebelumnya hujan turun.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Dhimas Yanuar
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved