Berita Terpopuler

POPULER Deretan Fakta Miris Praktik Aborsi Ilegal, Tega Hilangkan Jejak 903 Janin di Septic Tank

Berita viral hari ini - Kejinya praktik aborsi ilegal di Paseban, Jakarta Pusat, hilangkan jejak 903 janin di septic tank, pakai bahan obat ini.

KOMPAS.COM/RINDI NURIS VELAROSDELA | ISTIMEWA
5 Fakta Kejinya Praktek Aborsi Ilegal, Hilangkan Jejak 903 Janin di Septic Tank Pakai Obat Kimia 

Kemudian, mereka mencampurnya dengan bahan kimia untuk proses penghancuran janin yang sudah dibuang.

"Waktu kita lakukan pemeriksaan bahwa para janin itu dibuang di septic tank, caranya dengan menaruh bahan kimia untuk menghancurkan janin-janin itu," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020),lansir dari Kompas.com.

Yusri mengungkapkan, yang paling mudah dihancurkan menggunakan bahan kimia adalah janin berusia 1-3 bulan.

"Yang paling mudah (dihancurkan) itu janin (berusia) satu atau dua bulan karena tidak terlalu kentara."

"Janin yang agak susah itu karena harganya lebih mahal ya, contoh (berusia) 4 bulan ke atas," ungkap Yusri.

Saat ini, polisi kembali mendatangi Klinik Paseban guna mencari sampel janin dalam septic tank untuk diperiksa di laboratorium.

 Kisah Boneka Cantik dari India Terlahir Berbeda dari Keluarganya, Masih Ada Satu Misteri Keturunan

 Calon Istri Meninggal Sehari Setelah Pria Ini Posting Undangan Pernikahan, Kini Dipenuhi Ucapan Duka

Konferensi pers pengungkapan klinik aborsi ilegal di daerah Paseban, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).
Konferensi pers pengungkapan klinik aborsi ilegal di daerah Paseban, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020). (KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA)
  • Untung milyaran rupiah

Menurut Yusri, diketahui klinik aborsi ilegal itu meraup keuntungan sebesar Rp 5,5 miliar.

Keuntungan itu didapat dari operasional klinik selama 21 bulan.

"Total selama 21 bulan, pengakuan hampir Rp5,5 miliar lebih keuntungan yang didapat yang bersangkutan," ujar Yusri, dilansir dari Tribunnews.com.

Dijelaskan Yusri, klinik ilegal ini mematok harga mulai dari satu hingga Rp 15 juta.

  • Pernah digerebek polisi
Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Dhimas Yanuar
Editor: Triroessita Intan Pertiwi
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved