Breaking News:

Ashraf Sinclair Meninggal Dunia

Hidup Sehat Suami Bunga Citra Lestari Sebelum Wafat Serangan Jantung, Ashraf Sinclair Hobi Crossfit

Berikut gaya hidup sehat suami Bunga Citra Lestari sebelum wafat karena serangan jantung, Ashraf Sinclair hobi olahraga Crossfit.

Tayang:
Kolase TribunStyle/Instagram @ashrafsinclair
Berikut gaya hidup sehat suami Bunga Citra Lestari sebelum wafat karena serangan jantung, Ashraf Sinclair hobi olahraga Crossfit. 

TRIBUNSTYLE.COM - Berikut gaya hidup sehat suami Bunga Citra Lestari sebelum wafat karena serangan jantung, Ashraf Sinclair hobi olahraga crossfit.

Kehidupan sehat seseorang pasti akan menunjang kualitas hidupnya, seperti Ashraf Sinclair suami Bunga Citra Lestari ini.

Terkenal karena memang memiliki gaya hidup sehat, nyatanya Ashraf Sinclair harus tutup usia di umur 40 tahun.

Ashraf Sinclair, suami BCL dikenal sebagai sosok yang sangat rajin berolahraga.

Namun nahasnya Ashraf Sinclair dinyatakan meninggal dunia lantaran terkena serangan jantung.

Tiba di Rumah Duka, Orangtua Ashraf Sinclair Berusaha Tegar, Mertua BCL Tak Kuasa Tutupi Senyum Pilu

Ibas Yudhoyono Melayat ke Rumah Duka Ashraf Sinclair, Putra SBY Ikut Rasakan Kehilangan

Berikut 5 gaya hidup sehat Ashraf Sinclair sebelum meninggal karena serangan jantung:

  • Olahraga ketika puasa

Di dalam unggahannya di Instagram, Ashraf Sinclair mengaku masih berolahrga 5 jam dan diet ketat.

Ia menuliskan: "Akhirnya pergi ke gym setelah istirahat panjang dan cedera."

"Dan mendekati Puasa ... namun bulan puasa terakhir saya menjalani diet super bersih dan melatih silat selama 5 jam sehari"

Ashraf Sinclair sendiri juga merupakan co-founder di klub crossfit pertama di Indonesia, bersama dua rekannya, Oka Tripambudi dan Brian pandji.

Crossfit merupakan olahraga yang mengombinasikan latihan cardio, gymnastic, dan olympic weightlifting.

Adapun klub crossfit tersebut bernama crossfit Equator.

Dalam klub itu, Brian dan Oka lebih banyak bergerak di bidang kepelatihan, sementara Ashraf banyak berkecimpung di bagian pemasaran.

Gemar Olahraga, Ashraf Sinclair Justru Meninggal di Usia Muda, Mengapa Masih Kena Serangan Jantung?

Pilu, Isi Pesan WhatsApp Ibunda Ashraf Sinclair tentang Meninggalnya Suami Bunga Citra Lestari

Sudah olahraga masih bisa kena serangan jantung?

Sebuah riset yang terbit pada April 2019 mengungkap, tingkat serangan jantung untuk orang berusia di bawah 40 tahun semakin meningkat.

Selama beberapa dekade, usia lanjut ditetapkan sebagai salah satu faktor risiko terbesar seseorang terkena serangan jantung.

Biasanya, pria di atas 50 tahun dan wanita di atas 65 tahun paling rentan alami serangan jantung.

Namun, sekarang umur tak bisa dijadikan patokan.

Pasalnya, mereka yang berusia di bawah 50 tahun pun rentan mengalami serangan jantung.

Menurut ahli jantung Luke Laffin, salah satu faktor risiko terbesar adalah meningkatnya penderita diabetes tipe 2 di kalangan orang muda.

Ada tiga faktor utama penyebab meningkatknya penderita diabetes tipe 2.

Pertama, pola makan keliru dan konsumsi makanan olahan yang terlalu sering.

Kedua, obesitas, ini termasuk skinny fat. Ketiga, gaya hidup pasif atau menurunnya aktivitas fisik.

Tiba di Rumah Duka, Orangtua Ashraf Sinclair Berusaha Tegar, Mertua BCL Tak Kuasa Tutupi Senyum Pilu

Kenali Gejala Serangan Jantung yang Terlihat Sepele, Penyebab Meninggalnya Ashraf Sinclair

Jantung
Jantung (healthgoesup)

Menurut Laffin, terlalu sering menggunakan waktu untuk bermain ponsel membuat banyak orang menurunkan aktivitas fisik dalam beberapa dekade terakhir.

Pergeseran haya hidup ini pun yang membuat para ahli terkejut dengan fakta meningkatnya serangan jantung di kalangan muda.

"Kebiasaan buruk ini mulai di masa kanak-kanak hingga sekarang.

Perlu ada perhatian pada betapa pentingnya pencegahan dan melakukan perubahan," kata Dr. Laffin seperti diberitakan Kompas.com (28/4/2019).

Sementara itu, dr Ratih Fabriani, dokter jantung di Rumah Sakit Universitas Indonesia, pernah mengungkap bahwa serangan jantung makin banyak diderita orang yang berusian 30 tahunan.

Ratih mengatakan, kondisi yang terasa sehat dan aktivitas olahraga yang cukup tidak berarti menyelamatkan orang dari risiko penyakit jantung.

Satu-satunya cara memastikan terbebas dari penyakit jantung adalah dengan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU).

"Itu lah pentingnya MCU, bisa mendeteksi faktor risiko," kata Ratih.

Faktor risiko yang dimaksud meliputi kolestrol, gula darah dan tekanan darah. (Tribunstyle/Dhimas Yanuar)

Kenali Gejala & Pertolongan Pertama Serangan Jantung yang Sebabkan Ashraf Sinclair Meninggal Dunia

Ashraf Meninggal Dunia, Hanung Bramantyo: Mau Main Film Gatotkaca, Tapi Allah Sudah Memanggil Duluan

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Ashraf Sinclairkabar Ashraf Sinclair meninggal duniaBunga Citra LestariBCLserangan jantungcrossfit
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved