Viral Hari Ini

Semakin Bertambah, Korban WO Bodong Pandamanda di Depok Mencapai 70 Orang, Ini Kata Polisi

Jumlah calon pengantin yang berpotensi menjadi korban wanprestasi wedding organizer Pandamanda semakin bertambah.

Semakin Bertambah, Korban WO Bodong Pandamanda di Depok Mencapai 70 Orang, Ini Kata Polisi
FB: Pandamanda WO | KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEAN

DEPOK, KOMPAS.com - Jumlah calon pengantin yang berpotensi menjadi korban wanprestasi wedding organizer Pandamanda semakin bertambah.

Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah mengemukakan hari ini jumlah calon pengantin yang melapor ke posko korban Pandamanda di Mapolres Metro Depok tembus 70 orang.

"Sekarang yang saya update adalah jumlah calon korban atau klien yang sudah mendaftar di Pandamanda, sampai sekarang di posko 70 lebih orang," kata Azis ditemui wartawan, Selasa (11/2/2020) siang.

"Tempo hari (Sabtu, 8 Februari 2020), itu masih 60 orang. Sekarang sudah lebih dari 70 pasang (calon pengantin) di luar vendor," tambah dia.

Azis menyatakan, 70 calon pengantin ini berpotensi mengalami kerugian lantaran terlanjur menyetor uang muka maupun membayar seluruhnya biaya paket penyelenggaraan pernikahan mereka.

Nyaris Gagal Bantu Supir Angkot Viral di Semarang, Beruntung Baim Wong Dibantu Polisi & Sosmed

VIRAL Tipu-tipu Wedding Organizer Pandamanda Capai Rp 2,5 Milyar, 50 Calon Pengantin Potensi Korban

Berdasarkan pengakuan bos Pandamanda AS kepada polisi, wedding organizer besutannya itu sudah menerima order pernikahan hingga Januari 2021.

"Kami berupaya menggeledah rumah (AS) kembali, guna mencari dokumen dan pembukuan keuangan," tutur Azis.

AS ditangkap di dekat kantor Pandamanda di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat pada Senin (3/2/2020), sehari setelah salah satu pengantin melaporkan fasilitas pesta pernikahan yang tidak sesuai dengan penawaran Pandamanda.

AS sendiri mengaku, masalah yang membelit Pandamanda disebabkan oleh mismanajemen yang berujung keterlambatan pengiriman.

AS kini ditahan di Mapolres Metro Depok. Ia dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan diancam kurungan maksimal 4 tahun. (Kompas.com)

AS (kaos jingga), tersangka dugaan penipuan dana jasa penyelenggaraan pernikahan melalui wedding organizer Pandamanda ditahan Polres Metro Depok, Rabu (5/2/2020).
AS (kaos jingga), tersangka dugaan penipuan dana jasa penyelenggaraan pernikahan melalui wedding organizer Pandamanda ditahan Polres Metro Depok, Rabu (5/2/2020). (KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEAN)
Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Dhimas Yanuar
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved