Rasa Tidak Enak hingga Tak Bisa Tidur Disebut Jadi Firasat Karen Pooroe Sebelum Putrinya Meninggal
Zefania, putri Karen Pooroe dikabarkan meninggal saat terjatuh dari lantai 6 apartemen, Karen memiliki firasat buruk dan tidak dapat tidur 3 hari.
Penulis: Tsania Fadhillah
Editor: Amirul Muttaqin
TRIBUNSTYLE.COM - Kepergian putri Karen Pooroe menyisakan duka mendalam.
Semenjak hubungan Karen Pooroe dan suaminya memburuk, Zefania tinggal bersama Arya Satria Claproth.
Zefania dikabarkan meninggal karena terjatuh dari lantai 6 apartemen tempat tinggalnya bersama sang ayah.
Apartemen di kawasan Jakarta Selatan tersebut adalah milik Marshanda.
Namun saat kejadian, Arya Satria Claproth sedang tidak berada di tempat.
Kabar meninggalnya sang putri baru Karen terima setelah 12 jam berlalu.
Sang putri dibawa ke rumah duka di RS Fatmawati.
Karen sempat syok mendengar kabar tesebut.
Minggu (9/2/2020), Zefania dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir, Bintaro, Jakarta Selatan.
Pemakaman tersebut tidak dihadiri oleh Arya, ayahnya.
Dikutip TribunStyle.com dari Kompas.com, sebelum kejadian meninggalnya sang putri, Karen Pooroe mengaku memiliki firasat tidak enak.

"Dari tiga hari sebelumnya perasaan saya enggak enak. Lagi hujan, petir, ulu hati saya kayak ditikam rasanya," ujar Karen Pooroe setelah pemakaman putrinya, Minggu (9/2/2020).
Perasaan tersebut menyelimuti penyanyi jebolan Indonesian Idol ini tiga hari sebelum kepergian putrinya.
Ia juga mengatakan bahwa dirinya ikhlas dengan kejadian yang menimpanya saat ini.
Meski terasa pedih ditinggal sang buah hati, Karen mengatakan bahwa putrinya adalah milik Tuhan, dan ia harus siap kehilangan dengan cara apapun.
""Saya punya firasat yang sudah enggak enak banget. Tapi, ya sudah buat saya, saya ikhlas karena Tuhan yang punya, Tuhan yang ambil dengan cara apa pun. Walaupun sakitnya luar biasa saya enggak tahu," pungkas Karen Pooroe.
(TribunStyle.com/TsaniaF)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebelum Anaknya Meninggal, Karen Pooroe Tak Bisa Tidur Selama 3 Hari",

Kondisi Putri Karen Pooroe dalam Peti Jenazah
Minggu 9 Februari 2020, Karen Pooroe mengunggah foto kondisi jenazah Zefania.
Dalam foto itu, Zefania terlihat sudah dibaringkan di peti berwarna putih.
Paras Zefania terlihat bersih, matanya terpejam.
Keluarga memakaikan bando berwarna putih di rambutnya.
• Sambangi Polres Metro Jaksel, Pengacara Karen Pooroe Layangkan 2 Tuntutan Terkait Kematian Zefania
Zefania terlihat seperti anak yang sedang terlelap tidur.
Melalui caption unggahan, Karen Pooroe menyebut putrinya sebagai 'sleeping beauty'.
Ia berterimakasih kepada Tuhan yang telah memberi waktu 6,5 tahun untuk merawat Zefania.
Karen mengaku hatinya hancur melihat Zefania tiada.
Namun ia percaya kini anaknya berada di tempat yang layak.
• Tanggapi Kecurigaan Pihak Karen Pooroe, Pengacara Arya Claproth Buka Suara, Singgung Proses Hukum
"My sleeping beauty,
tidur enak anakku,
nanti jemput mammie pulang ya anakku,
my little Angel,Tuhan Yesus sayang Ade,mammie cinta Zefania,
terimakasih Tuhan Yesus,6,5 tahun sudah menganugerahka Zefi dalam hidup mammie,
• Jatuh dari Balkon, Ini 5 Fakta Meninggalnya Anak Karen Pooroe, Kronologi & Curhat Pilu Ibu Mendiang
Tuhan yang memberi,Tuhan yang mengambil,
Hati mammie hancurrrrr nak..tapi Ade sudah bahagia di sisi Tuhan Yesus..
I Love you so much with all my heart!!"

Unggahan itu langsung dibanjiri ucapan duka cita netizen.
"Ga terasa ikut meneteskan air mata tiap lihat berita ini, aplg pas liat mba karen pingsan. Duka hatiku mendalam sbg seorang ibu. Semoga Tuhan memberi kekuatan utkmu ya mba karen."
• Ini Alasan Suami Karen Pooroe Tidak Turut Mengantar Pemakaman Zefania Carina
"Betapa hancur ny hati seorang ibu kehilangan semngat hidup ny separuh nywa nya..ank it anugrah terindah dlm hdup..smpai kpn kn tdk akn trganti kan..yg sbr dan tabah ya kkk.."
"Tuhan Yesus kasi kekuatan sllu mama karen keluarga di Moa sllu doakan yg terbaik . Mama karen kuat tuhan Yesus syg ade."
"Turut berduka cita ya mama karen. Putri kecil sudah bersama yesus sng pencipta. Mama hrs kuat. Yaa."
Pengasuh Ungkap Kejanggalan
Pengasuh Zefania mengaku melihat sesuatu yang janggal saat memandikan anak Karen Pooroe dan Arya Claproth.
Wemmy Amanupunyo selaku kuasa hukum Karen Pooroe terlihat sambangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Minggu (9/2/2020).
• Karen Pooroe Ungkap Firasat Sebelum Anak Meninggal, Sempat Mohon pada Arya Claproth Minta Ketemu
Dirinya datang dengan didampingi pihak dari Komnas Anak, Erlinda.
Keduanya melayangkan tuntutan terkait kematian Zefania Carina, anak Karen Pooroe.
Kelalaian serta keterlambatan informasi menjadi topik tuntutan mereka.
Tak hanya itu saja, pada momen itu, Erlinda juga membeberkan fakta baru terkait Zefania.
Erlinda menyebut pengasuh Zefania melihat sesuatu yang janggal saat memandikan anak Karen Pooroe dan Arya Claproth tersebut.
• 5 Momen Manis Karen Pooroe dengan Sang Anak Sebelum Meninggal, Sempat Tulis Janji Tak Akan Terpisah
"Karena berdasarkan ini pengasuhnya, dia melihat pada saat memandikan ada sesuatu yang janggal.
Ini akan kami laporkan ke pihak kepolisian karena pihak kepolisianlah yang punya otoritas untuk membuka ini seterang-terangnya," beber Erlinda seperti dikutip TribunStyle dari YouTube Beepdo, Senin (10/2/2020).
"Dan ini akan bersaksi bahwa selama adek kita di bapaknya, itu dendam semua kepada sang ibu," lanjut Erlina.
Saat disinggung mengenai visum yang telah dilakukan polisi, Erlinda mengaku visum luar tak bisa menjawab seratus persen hal yang sebenarnya terjadi.
"Nanti bisa tanya ke pihak kepolisian atau pihak visum, visum luar kita katakan kita ketahui bersama tidak bisa menjawab seratus persen apa yang sebenarnya terjadi.
Oleh karena itu kita serahkan kepada pihak kepolisian apakah nanti ada yang lebih lanjut seperti apa.
Tapi dugaan dibuka dengan pasal 359 kami juga mengembangkan apakah ada pidana-pidana lain," terang Erlinda. (TribunStyle.com/Galuh Palupi)
• Anak Karen Pooroe Meninggal Dunia Diduga Jatuh dari Balkon, 6 Bulan Pisah Ketemu Sudah Jadi Jenazah
• Anak Karen Pooroe Meninggal Jatuh dari Balkon, Polisi Panggil Arya Claproth Atas Dugaan Kelalaian