Breaking News:

Viral Hari Ini

RSHS Bandung Belum Rilis Info Tentang Pasien Virus Corona, Diduga Pekerja Kereta Cepat yang Dirawat

Berita viral hari ini - RSHS Bandung belum rilis info tentang pasien suspect corona virus. Diduga pekerja kereta cepat yang dirawat.

Tayang:

TRIBUNSTYLE.COMBerita viral hari ini - RSHS Bandung belum rilis info tentang pasien suspect virus corona. Diduga pekerja kereta cepat yang dirawat. Simak info lengkapnya dari RSHS dan PT KCIC.

Beredar informasi bahwa ada salah satu pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengidap atau suspect virus corona.

Meski begitu hal ini belum dikonfirmasi secara langsung oleh pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS).

Dilansir dari akun twitter RSHS, akun tersebut meminta masyarakat untuk tidak resah dengan pemberitaan terduga terinveksi corona di rumah sakit mereka.

Berdasarkan informasi tersebut, terduga suspect virus corona ini merupakan WNA asal China yang dirujuk dari RS Cahaya Kawaluyaan ke RSHS.

Di samping itu, beredar isu juga satu orang dari RS Borromeus dirujuk ke RSHS.

Humas RSHS Reni Meisuburriyani mengimbau agar masyarakat tidak panik, sebab pasien-pasien terduga terinveksi corona masih dalam pemeriksaan para ahli.

"Untuk informasi yang valid dan lengkap mohon menunggu besok (27, Januari 2020), agar tidak berkembang menjadi informasi yang salah," ujarnya, Minggu (26/1/2020).

Pres release RSHS Bandung.
Pres release RSHS Bandung. (Twitter: RSHS BANDUNG @rshsbdg)

Viral Foto Dua Anak Kecil Ditinggal Orangtuanya di Bandara Karena Diduga Terkena Virus Corona

Cara Menggunakan Masker Medis yang Benar agar Tak Kena Virus Corona, Sisi Mana yang Menghadap Wajah?

Sejumlah pekerja melakukan pengecoran tiang penyangga untuk perlintasan kereta cepat Bandung-Jakarta di RT 06 RW 06, Kelurahan Cibaduyut Kidul, Kecamatan Bojongloa, Kota Bandung, Minggu (15/12/2019). Proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Bandung-Jakarta ini ditargetkan rampung pada 2021.
Sejumlah pekerja melakukan pengecoran tiang penyangga untuk perlintasan kereta cepat Bandung-Jakarta di RT 06 RW 06, Kelurahan Cibaduyut Kidul, Kecamatan Bojongloa, Kota Bandung, Minggu (15/12/2019). Proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Bandung-Jakarta ini ditargetkan rampung pada 2021. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Konfirmasi PT KCIC

Dilansir dari TribunJabar, Humas PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) membenarkan ada pekerja proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, mendapat perawatan dari RS Cahya Kawaluyaan dan dirujuk ke ke Rumah Sakit Hasan Sadikin.

"Terkait tenaga kerja kami yang di RS Hasan Sadikin, itu pekerja kami bukan kena virus corona, tapi demam berdarah," ujar Humas PT KCIC‎ Denny Yusdiana via ponselnya, Minggu (26/1/2020).

Menurutnya, pekerja tersebut tidak dalam waktu dekat ini pulang ke negaranya, China.

"Dia sudah ada di Indonesia sejak Oktober. ‎Informasi itu saya dapatkan dari PIC nya dia (pasien) dari CRIC, katanya DBD jadi dirujuk ke RSHS Bandung," ucap Denny.

Pastikan tidak ada pekerja yang terjangkit Virus Corona

Denny Yusdiana, mengakui banyak pekerja asing asal China di Jabar yang menggarap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, pulang ke negaranya sebelum hari raya Imlek.

Umumnya, mereka akan kembali ke daerah di Jabar yang dilalui kereta‎ cepat seperti Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Karawang, Purwakarta, Kabupaten dan Kota Bekasi usai Imlek.

"Iya ada yang pulang terkait Imlek. Tapi mereka di sini banyak juga yang tidak pulang‎," ucap Denny saat dihubungi via ponselnya, Minggu (26/1/2020).

Ditanya soal ada kekhawatiran mereka yang pulang ke Jabar saat di China sedang dilanda virus corona, ia mempercayakan pada pemerintah Tiongkok.

"Penananganan di China lebih ketat. Bahkan mereka bikin rumah sakit khusus. Saya sudah dapat laporan dari staf yang piket jaga, cek aplikasi We Chat mereka, sudah telpon, mereka pekerja kereta cepat yang sedang di China baik-baik saja," ujar dia.

Ia memastikan pekerjanya yang pulang ke China kemudian kembali ke Indonesia, tidak ada yang terjangkit virus corona.

"Kami sudah kontak mereka, dan mereka jawab tidak ada yang terkena. Dari pemerintah setempat cek suhu tubuh dan dilakukan berkala," katanya.

Gempar Virus Corona Menyebar, Ini Cara Meningkatkan Sistem Imun Tubuh Agar Tak Mudah Sakit

Waspadai Cara Penyebaran dan Penularan Virus Corona, dari Hewan hingga Lewat Mata

VIRAL VIDEO China Klaim Sudah Sembuhkan Pasien Pertama Virus Corona, Bisa Menyebar Melalui Mata
China klaim sudah sembuhkan pasien pertama virus corona. (CGTN)

Dikhawatirkan Renggut 65 Juta Orang di Seluruh Dunia dalam 18 Bulan, Ini Bahaya Virus Corona

Sebagaimana diungkap Daily Mail, dikutip Warta Kota, Sabtu (25/1/2020), pakar kesehatan terkemuka Amerika Serikat (AS) memperkirakan, coronavirus dapat membunuh 65 juta orang dalam setahun - peringatan senyap sudah diungkap, tiga bulan sebelum wabah di Cina terjadi.

Para ilmuwan di Johns Hopkins Center for Health Security membuat prediksi menakutkan.

Model wabah hipotetis corona pada komputer dalam penelitian pada bulan Oktober 2020.

Penyakit yang menyergap hanya butuh 18 bulan untuk memusnahkan 65 juta orang di seluruh dunia.

Pakar kesehatan terkemuka AS memperkirakan virus corona bisa membunuh puluhan juta orang dalam peringatan dingin tiga bulan sebelum wabah mematikan di Cina.

Para ilmuwan di Johns Hopkins Center for Health Security memodelkan pandemi hipotetis di komputer sebagai bagian dari penelitian Oktober lalu.

Simulasi tersebut memperkirakan, sejumlah 65 juta orang dari seluruh penjuru dunia akan musnah hanya dalam 18 bulan.

Sejauh ini, penyakit yang sangat menular dengan cepat, saat ini, melanda Tiongkok.

Jika benar merupakan senjata biologi, maka corona memang mematikan dengan sangat cepat. (Tribunstyle/Dhimas Yanuar)

Virus Corona Menyebar ke 12 Negara, Hotman Paris Minta Pemerintah Indonesia Stop Turis dari China

Imbauan Kemenkes untuk Waspada Terhadap Virus Corona, Kenali Ciri, Penularan, dan Cara Pencegahan

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
virus coronaviral hari iniRumah Sakit Hasan SadikinRSHSBandungChina
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved