Akankah Kenaikan Tarif Ojek Online Berlaku Dua Minggu Lagi?

Menteri Perhubungan beri tanggapan soal kenaikan tarif ojek online, simak keputusannya.

Akankah Kenaikan Tarif Ojek Online Berlaku Dua Minggu Lagi?
Tribunnews.com
Ojek Online 

TRIBUNSTYLE.COM - Pada rabu, 15 jan 2020, gelar aksi demo di depan kantor Kementrian Perhubungan, Jakarta.

Aksi para ojol ini dipicu karena adanya tiga tuntutan.

Dikutip dari Tribunnews.com, tiga tuntutan tersebut adalah legalitas ojol, evaluasi tarif ojol se-Indonesia dan yang terakhir membatasi penerimaan ojol di kota atau daerah yang sudah terlalu padat ojek online.

Setelah menggelar aksi protes, dilakukan diskusi antara perwakilan dari ojek online dengan pihak kementerian perhubungan soal perubahan aturan tarif.

Menteri Perhubungan beri respon atas aksi protes para ojek online

Akhirnya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi angkat bicara soal keputusan penetapan tarif pada Sabtu 18 Januari 2020. Berikut keputusannya:

1. Menurut Budi, penetapan tarif ojek online membutuhkan waktu minimal dua minggu dan fairnya butuh waktu sebulan.

"Mungkin enggak bisa cepat (memutuskan naik). Paling cepat 2 minggu, yang fair sebulan lah. karena kita harus menghitung, kita ketemu aplikator kita ketemu pengemudi," kata Budi di Jakarta yang dikutip dari Kompas.com

2. Hal itu dikarenakan butuh diskusi antara aplikator, pengemudi, dan penumpang dalam memutuskan kenaikan tarifnya.

3. Budi juga menambahkan kenaikan tarif ojol naik bisa dipicu dari komponen biaya langsung maupun tidak langsung yang telah diatur dalam Kepmen 348/2019. 

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Heradhyta Amalia
Editor: Amirul Muttaqin
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved