Breaking News:

Tips Kesehatan

Heboh Siswi Bunuh Diri di Twitter, Ini 8 Metode Self Healing agar Terhindar dari Depresi

Beredar berita siswi bunuh diri di media soeial, simak 7 metode self healing berikut ini agar terhindar dari depresi.

Tayang:
Penulis: Gigih Panggayuh Utomo
Editor: Amirul Muttaqin
americanvisionatthecourt.com
Metode self healing agar terhindar dari depresi 

TRIBUNSTYLE.COM - Beredar berita siswi bunuh diri di media soeial, simak 7 metode self healing agar terhindar dari depresi berikut ini.

Belum lama, Twitter diramaikan dengan berita kematian seorang siswi SMP yang meninggal setelah melakukan percobaan bunuh diri.

Beredar isu bahwa upaya bunuh diri itu dikarenakan adanya praktik bully-ing di sekolah.

Namun, pihak sekolah menegaskan bahwa tidak ada praktik bully-ing yang melatarbelakangi kejadian bunuh diri tersebut.

Terlepas dari itu, bully-ing memang sering kali membuat seseorang depresi dan akhirnya memilih untuk mengakhiri hidupnya.

Hal tersebut disebabkan oleh kelelahan emosi yang kemudian sering memicu perasaan marah terhadap kesalahan diri sendiri.

Lalu apa yang harus dilakukan jika mengalami hal-hal seperti itu?

Kemudian muncullah pertanyaan tentang siapa yang seharusnya menyembuhkan luka tersebut.

Depresi Bertengkar dengan Suami, Ibu Cekoki Racun Anak & Diri Sendiri, Ini Pesan Terakhir Buat Suami

Viral Siswi SMP Bunuh Diri Loncat Dari Lantai 4 Sekolah, Diduga Karena Jadi Korban Bully-ing

Salah satu solusi untuk menanggulangi kelelahan emosi yang berpotensi bunuh diri adalah melakukan self healing.

Self healing adalah sebuah proses menyembuhkan diri sendiri dari luka batin.

Metode ini sangat ampuh menenangkan seseorang yang menyimpan luka batin yang mengganggu emosi.

Namun, beberapa orang belum memahami apa dan bagaimana self healing begitu perlu untuk dilakukan.

Dilansir dari pijarpsikologi.org, ini 7 metode self healing untuk membantu menyembuhkan diri sendiri dari dalam.

1. Me Time/Berdialog dengan Diri Sendiri

Masalah yang belum selesai pada sebagian orang umumnya berkaitan dengan kehadiran orang lain.

Me time ini berguna untuk membuat setiap orang memikirkan dirinya sendiri terlebih dahulu.

Saat seseorang terlalu sibuk memikirkan orang lain, terkadang ia lupa memikirkan diri sendiri.
Meluangkan waktu untuk berdialog dengan diri sendiri benar-benar akan membuat kita merasa lebih bermakna.

2. Berdamai dengan Keadaan

Mengingat kembali peristiwa-peristiwa buruk yang masih membekas di hati memang tak dapat dielakkan.

Setiap orang berhak marah atas hal tersebut.

Namun, menyalahkan keadaan atas semua peristiwa buruk dan mengutuk keadaan tidak akan membuat batin tenang.

Alangkah lebih bijak jika mencoba berdamai dengan keadaan.

Menerima setiap keadaan yang menimpa dan menjadikannya guru kehidupan yang bisa menempa pribadi agar lebih baik lagi

3. Mindfullness

Mindfulness adalah berpikir dengan kesadaran penuh.

Mengelola pikiran, perasaan, dan lingkungan untuk menghubungkan titik-titik yang ada dalam pikiran kita.

Memaknai setiap peristiwa dan kejadian yang pernah kita alami dengan lebih sehat.

Mindfulness bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan mencari tempat yang sekiranya tenang, kemudian memejamkan mata.
Fokus terhadap diri sendiri dan segala pikiran yang kita miliki.

Dengan penuh kesadaran, cobalah untuk memahami setiap pergulatan emosi yang ada di dalam diri.

4. Meningkatkan Self-compassion

Self-Compassion adalah kemampuan untuk memahami keadaan emosi diri sendiri dan juga respon emosi atas penderitaan yang dialami dengan disertai keinginan untuk menolong diri sendiri.

Melalui self-compassion, seseorang dapat memahami dirinya sendiri.

Self-compassion mampu membuat orang memaknai pengalaman yang tidak nyaman dengan emosi yang berbeda.

Artinya, ketidaknyamanan yang dimiliki seseorang dapat dimaknai secara positif jika meningkatkan self-compassion.

Meningkatkan kepedulian terhadap diri sendiri, merespon peristiwa buruk dengan perasaan lapang dada, dan selalu berupaya membebaskan diri dari duka yg berlarut.

5. Jadikan Penyesalan sebagai Kekuatan

Tidak bisa dipungkiri bahwa kita sebagai manusia terkadang bisa menekan perasaan gelisah dan sesal.

Kita bisa saja mengabaikan pikiran-pikiran yang mengganggu dengan menyibukkan diri.

Namun, dengan mengabaikan perasaan itu justru akan membuat emosi kita makin lelah.

Oleh karena itu, jadikanlah sebuah penyesalan terberat sekalipun di dalam hidup kita ini sebagai pelajaran.

Boleh sesekali mengingat kejadian buruk di masa lampau, tapi gunakanlah sudut pandang yang berbeda.

Bicaralah pada diri sendiri bahwa melakukan kesalahan itu wajar.

Yang perlu dilakukan hanyalah belajar untuk tidak mengulanginya.

6. Tempatkan Masa Lalu pada Tempatnya

Setiap orang punya kisah masa lalunya masing-masing.

Tidak sedikit mereka memiliki masa lalu yang kelam hingga membuat masa kininya tidak tenang.
Namun, kita tidak bisa mengubah peristiwa yang telah terjadi.

Sebagai manusia, yang bisa dilakukan hanyalah mengubah respon kita terhadap masa lalu itu.
Untuk itu, jadikanlah masa lalu sebagai guru yang bisa mendewasakan diri.

Masa lalu hadir di masa kini bukan untuk terus disesali, tapi untuk dimaknai.

7. Menulis Ekspresif

Menulis punya kekuatan untuk menyembuhkan diri kita dari dalam.

Menulis ekspresif adalah menulis untuk mengutarakan segala perasaan yang dialami.

Tidak harus memperhatikan aturan seperti tanda baca, ejaan, dan sebagainya.

Intinya, menulis ekspresif adalah sebuah upaya untuk mengungkapkan segala emosi yang dirasakan saat stres datang.

Dengan menuliskan segala kekesalan itu dapat membantu kita untuk melihat masalah dari sudut pandang yang lain.

Setiap orang adalah penyembuh terbaik bagi dirinya sendiri. S

etiap luka batin, masa lalu yang kelam, pengalaman pahit, kegagalan hidup hanyalah sebuah peristiwa.

Setiap peristiwa bisa disikapi dengan bijaksana dan setiap luka yang membekas bisa disembuhkan.

Setiap hal buruk di dunia ini akan terus terjadi, maka maknailah semua luka itu sebagai ujian perjalanan hidup. (TribunStyle.com/Panggayuh Gigih)

Hati-hati Berdiet, 6 Alasan Agar Santai Turunkan Berat Badan, Permasalahan Psikologis & Metabolisme

Berhenti Menangis dan Segera Lakukan 5 Hal Ini untuk Menyembuhkan Patah Hati Karena Putus Cinta!

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Twitterdepresiself healingbunuh diristres
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved