Berita Terpopuler
POPULER Teka-teki Penyebab Kematian Lina, Mungkinkah Teddy Jadi Tersangka?
Setelah 3 kali diperiksa dan polisi ambil sample racun di jenazah Lina, seberapa besar peluang Teddy Pardiyana tersangka?
Editor: Delta Lidina Putri
TRIBUNSTYLE.COM - Tiga kali bolak-balik ke kantor polisi menjalani pemeriksaan atas kematian Lina Zubaedah, seberapa besar peluang Teddy Pardiyana jadi tersangka?
Jawaban atas teka-teki itu masih harus menunggu hasil otopsi jasad Lina.
Yang pasti, dalam otopsi ulang jasad Lina, polisi sempat mengambil sample racun di jenazah Lina Zubaedah.
Teddy Pardiyana sendiri sudah mendapat serangkaian interogasi polisi.
Hari pertama pemeriksaan, Teddy Pardiyana diperiksa terkait isi percakapan handphone dan foto-foto dokumentasi baik di handphone mendiang Lina Zubaedah maupun ponsel milik Teddy Pardiyana.
Hari berikutnya, Teddy Pardiyana ditanya-tanya polisi seputar sakitnya mendiang Lina menjelang hari-hari kematiannya.
"Pertanyaannya seputar obat yang dikonsumsi selama almarhumah sakit, berapa kali ke rumah sakit, ada riwayat sakit apa. Sebatas itu pertanyaanya," kata Teddy Pardiyana, TribunStyle.com kutip dari infotainment Status Selebriti di SCTV.
Teddy Pardiyana sendiri pasrah menghadapi segala kemungkinan menghadapi pengumuman polisi atas hasil otopsi jenazah Lina, mantan istri Entis Sutisna alias Sule.
• Harta Lina Capai Rp 10 Miliar, Hanya Diwariskan untuk Anak-anak Sule, Bayi Teddy Disebut Tak Berhak
• Pulang Sholat Jumat, Teddy Menangis Pilu Hingga Sesak Nafas, Sesali Kematian Mendadak Lina Zubaedah
Yang pasti, dia lega, karena merasa sudah jujur menceritakan pada polisi apa adanya.
Dia tidak ingin semua itu jadi misteri penuh tanda tanya berujung fitnah.
"Lega (setelah bolak-balik diperiksa polisi). Tinggal nanti lihat hasilnya. Biar nggak simpangsiur, teka-teki. Ibaratnya ada titik-terang, kita tunggu hasil otopsi," curhat Teddy.
Adik Lina Zubaedah Tak Mau Menuduh
Sementara pihak keluarga mendiang Lina sendiri pasrah pada pelaporan Rizky Febian atas dugaan kejanggalan kematian Lina.
Menurut keluarga, Rizky Febian wajar-wajar saja sebagai anak melapor ke polisi demi mendapat kejelasan.
Namun pihak keluarga sepenuhnya pasrah pada hasil pemeriksaan polisi.
"Kalo meninggalnya (Lina) karena sakit, ya kami ikhlas. Tapi kalau karena sebab lain, ya, kami serahkan ke pihak berwajib," kata Yani, adik mendiang Lina.
"Kami tak mau menuduh siapapun, takut terjadi fitnah," imbuh Lina.
Sementara Sule dan Rizky Febian sendiri menegaskan, pihaknya melapor ke polisi demi mendapat kejelasan.
Baginya, hak keluarga mendapat titik terang penyebab kematian Lina.
"Tidak ada surat kematian, itu awalnya," kata Sule seperti dikutip Status Selebriti.
Rizky Febian sendiri tak mau berspekulasi dan menyimpulkan bundanya meninggal tak wajar.
"Bukan menuduh, kami ingin tahu saja, riwayat kematiannya seperti apa," tutur pelantun lagu Kesempurnaan Cinta itu.
Sementara, penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung sudah merampungkan pemeriksaan pada Tedy Pardiyana suami almarhumah Lina, yang meninggal pada Sabtu (4/1/2020).
"Penyidik bilang pemeriksaan pada Tedy sudah cukup," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga via ponselnya, Minggu (12/1/2020), seperti dikutip TribunJabar.id .
Anak lelaki komedian Sule, Rizky Febian melaporkan kejanggalan kematian Lina ke Polrestabes Bandung pada Senin (6/1/2020).
Kemudian, makam Lina dibongkar dan jenazahnya diautopsi pada Kamis 9 Januari.
Tedy sudah tiga kali diperiksa penyidik selama sepekan kemarin.
Ponselnya pun diperiksa.
"Nanti jika ada perkembangan terbaru bisa saja dimintai keterangan kembali. Untuk hasil autopsi belum keluar," katanya.
Selain Tedy, polisi juga memeriksa sejumlah saksi kunci.
Yakni mereka yang terlibat memandikan jenazah Lina.
Pelaporan Rizky Febian menitikberatkan pada kondisi tubuh jenazah yang dianggapnya ada kejanggalan.
Seperti warna kebiruan di tubuh Lina.
"Beberapa saksi yang mengetahui peristiwanya sudah diperiksa. Termasuk Putri (anak Sule dan Lina)."
"Saksi yang diperiksa itu, kan, saksi yang melihat dan mengetahui peristiwa, tidak semua orang dijadikan saksi. Rizky Febian selaku pelapor sudah dimintai keterangan," kata Erlangga.
Adapun saksi lainnya yang sudah diperiksa yakni sejumlah warga sekitar yang turut terlibat memandikan jenazah Lina.
Mereka adalah Ny Eti, Lia, Kosim, Yayah, dan Iriana.
Kelimanya dimintai keterangan pada Sabtu (11/1/2020).
"Sudah memberikan keterangan sebagaimana yang dilihat, diketahui dan dirasakan terhadap jenazah almarhum Ibu Lina Jubaedah," kata Winarno Jati, kuasa hukum pendamping kelima saksi.
Winarno mengatakan, kelima saksi saat diperiksa semuanya mengatakan hal yang sama pada penyidik.
"Dari tim yang memandikan jenazah tidak ada ditemukan hal janggal dan semuanya mengatakan badan almarhum dalam kondisi baik," ujar Winarno.
Sule Mengaku Masih Sayang
Ada kata-kata yang diucapkan Sule dan didengar pengacara ketika Lina dikuburkan.
Kalimat berbahasa Sunda yang dilontarkan Sule itu berupa pengakuan terhadap sosok almarhumah.
Hal tersebut dijelaskan Zaili Dose Hudaya, pengacara yang sempat menangani kasus perceraian Sule dan kini mendampingi Rizky Febian terkait pelaporannya yang berkaitan dengan kematian Lina.
Sambil memeluk Zaili, Sule mengucap, "Pak, saleresna mah abdi teh nyaah pisan ka Lina."
Kalimat itu berarti 'Pak, sebenarnya saya masih sayang pada Lina'.
Kata-kata itu diucapkan Sule sambil menangis.
Saat Lina dikuburkan, Sule sempat ikut memakamkan mantan istrinya itu.
"Di makam itu, dia meluk saya. Dia bilang sebenarnya dia itu sangat sayang sama almarhumah. Dalam bahasa sunda, 'pak saleresna mah abdi teh nyaah pisan ka lina'. Itu yang saya dengar, (Sule) sambil menangis," kata Zaili yang dikutip dalam video beepdo, yang diunggah pada 9 Januari 2020.
Seperti diketahui, Sule dan Lina bercerai pada akhir 2018.
Ketika proses perceraian berjalan, Sule adalah pihak yang menginginkan rujuk.
Mediasi pun dijalani namun hasilnya tetap berujung pada perceraian.
Zaili mengatakan saat itu diminta Sule agar rumah tangganya tidak berakhir.
"Iya memang Kang Sule waktu itu minta kepada saya supaya mediasi ini dijalankan maksimal supaya tercapai rujuk karena dia ini ingin mempertahankan rumah tangga dan ingin melupakan yang semua telah terjadi," ucap Zaili.
Kedekatan Zaili dan keluarga Sule tidak hanya sebatas pengacara dan klien.
Bahkan Zaili pun mengenal Lina saat ia masih berstatus istri Sule.
Zaili adalah pencipta lagu yang dinyanyikan oleh Sule.
Saat itu, baik Lina dan Sule tergabung dalam rumah produksi yang sama.
"Ada beberapa lagu dibuatkan lagu sama saya. Karena waktu itu baik Sule dan Lina artis (rumah produksi yang sama). Saya ciptain lagu malah syutingnya bareng-bareng sama Kang Sule," ucapnya.
Awal pertama Zaili bekerja sama dengan Sule jauh sebelum lagu 'Susis' keluar.
"Itu kalau mulai rekaman sama Sule (pada) 2008, 2010 ada 'Susis' pada saat itulah almarhumah ikut juga rekaman," jelasnya.
Namun, komunikasi antara Zaili dan Lina terputus setelah ia menikah dengan Teddy.
"Setelah nikah sama Teddy tidak ada komunikasi. Saya ini memang advokat juga sekarang mendampingi itu karena kedekatan emosional. Karena Sule sudah dianggap saudara," kata Zaili.
Persembahan Terakhir
Komedian terkenal, Entis Sutisna alias Sule memberikan persembahan terakhir untuk Lina Jubaedah yang merupakan mantan istrinya.
Seperti diketahui, Sule dan Lina membina rumah tangga jauh sebelum terkenal di industri hiburan tanah air.
Keduanya sempat mengarungi pahit manisnya kehidupan. Hingga berada di puncak kejayaannya, Sule dan Lina justru bercerai.
Orangtua Rizky Febian dan Putri Delina ini resmi bercerai pada 2018. Proses perceraian mereka pun sempat menyedot perhatian publik.
Setelah cerai, Lina pun jarang tersorot. Sosoknya sesekali muncul di postingan atau vlog anak-anaknya.
Baru-baru ini kemunculan mantan istri Sule di vlog Putri Delina menjadi sorotan.
Hal itu disebabkan Lina yang terlihat menggendong bayi. Bayi tersebut merupakan anaknya dari pernikahan keduanya dengan Tedy Pardinaya alias Teddy.
Setelah cerai dari Sule, Lina ternyata memutuskan membina rumah tangga dengan Teddy.
Rizky Febian tak tinggal diam, di tubuh mantan istri Sule, Lina seperti ada lebam. (Kolase Tribun Jabar (Instagram/ rizkyfbian/ferdinan_sule))
Namun, di saaat bahagianya memiliki bayi kecil, istri Teddy itu kini telah tiada.
Ia meninggal dunia pada 4 Januari 2020 di Kota Bandung. Kabar duka ini hingga kini masih menjadi sorotan.
Setelah jenazahnya dimakamkan, bahkan berbuntut panjang karena putranya, Rizky Febian membuat laporan polisi terkait kejanggalan kematian ibunya.
Hal itu dilakukan Rizky untuk mengetahui kejalasan penyebab dan kronologi meninggalnya Lina, serta riwayat penyakit Lina.
Oleh karena itu, makam mendiang istri Teddy itu kembali dibongkar untuk autopsi terhadap jenazahnya.
Setelah proses autopsi selesai pada 9 Januari lalu, jenazahnya kembali dimakamkam.
Namun, jenazah Lina tak dimakamkan di tempat semula yang berlokasi di Jalan Sekelimus Utara, tetapi dipindahkan ke TPU Nagrog Ujungberung, Kota Bandung.
Meninggalnya Lina ini tentu membawa duka mendalam bagi orang-orang yang mengenalnya, termasuk Sule.
Walaupun bukan suami Lina lagi, Sule tampak bersedih atas kepergian mantan istrinya.
Selain melayat, ia bahkan sempat turut menguburkan jenazah sang mantan.
Tak hanya itu, Sule juga menggelar tahlilan di kediamannya untuk mendoakan mendiang Lina.
Sang komedian itu mengundang para anak yatim piatu untuk turut mendoakan mantan istrinya yang kini telah tiada.
Bisa dikatakan, ini merupakan bentuk persembahan terakhir dari Sule untuk Lina.
Momen tahlilan tersebut bahkan diabadikan melalui video yang kemudian diunggah di channel Youtube-nya.
Berikut ini pesan Sule yang dimuat dalam vlog tersebut.
"Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih buat semua netizen, buat masyarakat Indonesia yang sudah mendoakan almarhumah Lina Jubaedah..
Saya ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya. Saya juga minta doa buat keluarga yang ditinggalkan, anak-anak diberitakan kesabaran
Pada hari ini kita akan melakukan tahlilan untuk mendoakan almarhum di sana
Semoga diberikan ketenangan, dan mungkin dengan doa-doa ini membuat dia tenang di sana dan
semoga doa-doa dari anak-anak yatim piatu pada hari ini ini mengantarkan dia ke surga. Terima kasih." (TribunStyle.com/Octavia Monalisa)
Fakta di Balik Kematian Mantan Istri Sule, Polisi Periksa Sampel Racun di Jenazah Lina hingga Teddy Dimintai Keterangan
Makam mantan istri Sule, Lina Jubaedah yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jalan Sekelimus 1, Kelurahan Batununggal, Bandung Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat, telah selesai dibongkar polisi guna untuk kepentingan otopsi.
Otopsi jenazah Lina yang dilakukan polisi sendiri memakan waktu selama 4 jam.
Guna untuk kepentingan penyelidikan, polisi pun mengambil sampel racun yang ada di tubuh Lina.
Sample racun tersebut, nantinya akan diperiksa lebih lanjut di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk melengkapi data yang akan menentukan kesimpulan akhir dari hasil otopsi
Sementara itu, suami mendiang Lina, Teddy Pardiyana mengaku sudah tiga hari berturut-turut dimintai keterangan polisi terkait kematian istrinya tersebut hingga membuatnya lelah.
Meski demikian, dirinya berusaha kooperatif membantu proses penyelidikan.
Berikut ini fakta di balik kematian mantan istri Sule yang Kompas.com rangkum
1. Makam mantan istri Sule dibongkar polisi

Pembongkaran makam yang dilakukan polisi berdasarkan laporan dari anak Sule, Rizky Febian yang melapor ke Polrestabes Bandung, pada Senin 6 Januari 2020 lalu.
Rizky melapor ke polisi atas kejanggalan pada kematian ibundanya. Guna kepentingan penyelidikan, polisi pun melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya tersebut.
"Nanti dari hasil tim forensik akan dilakukan analisis penyebab kematian almarhumah," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes S Erlangga.
Pembongkaran sendiri sedianya dijadwalkan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Namun, hujan turun di lokasi pemakaman hingga menyebabkan proses pembongkaran ditunda.
2. Otopsi jenazah mantan istri Sule memakan waktu empat jam

Erlangga mengatakan, setelah dilakukan pembongkaran, dokter forensik langsung melakukan otopsi terhadap jenazah Lina.
"Pemeriksaan luar dan dalam sekitar 3-4 jam di sini (di pemakaman)," katanya saat ditemui di lokasi pemakaman Lina.
Pembongkaran makam jenazah Lina sendiri disaksikan oleh suami sah mendiang Lina, Teddy, dan anak laki-lakinya Rizky Febian.
3. Polisi lakukan pemeriksaan luar dan dalam pada jenazah Lina

Erlangga mengatakan, dalam proses otopsi nanti, Dokter forensik dari kepolisian dan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akan melakukan pemeriksaan luar dan dalam organ jenazah Lina.
"(Pemeriksaan) Luar dalam, termasuk jantung," ujarnya.
Setelah pemeriksaan ini, dokter akan mengambil sampel untuk kemudian dilakukan pemeriksaan lanjutan di laboratorium guna memastikan penyebab kematian.
"Proses Lab ini paling lambat dua minggu," ujar Erlangga.
4. Ambil sampel racun di jenazah Lina

Usai dilakukan otopsi oleh tim forensik, polisi pun mengambil sample racun di jenazah mantan istri komedian Sule, Lina Jubaedah.
Dokter Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Biddokes Polda Jabar Robert Tanjung menjelaskan, perlu pemeriksaan lebih lanjut terkait penyebab kematian Lina.
"Kita belum dapat menyimpulkan karena masih ada pemeriksaan toksikologi ke Puslabfor dulu itu memerlukan waktu satu sampai dua minggu," katanya.
Adapun sample berupa racun dalam tubuh Lina diambil untuk dilakukan analisis di Puslabfor.
"Yang kita ambil racun dalam tubuhnya, kita ambil sample racun dalam tubuhnya semua," katanya.
5. Teddy dimintai keterangan polisi tiga hari berturut-turut

Jumat (10/1/2020) sekitar pukul 11.30 WIB, suami mendiang Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana datang ke Mapolretabes Bandung.
Maksud dan tujuannya datang ke Mapolrestabes Bandung untuk memenuhi panggilan pihak kepolisian perihal dugaan kejanggalan kematian istrinya.
"Ini diminta keterangan dari kepolisian membantu semua proses agar cepat beres," katanya di Mapolrestabes Bandung,
Teddy mengaku sudah tiga hari ini dirinya dimintai keterangan berturut-turut oleh polisi. "Ini sudah tiga hari berturut dimintai keterangan," ujarnya.
6. Dicecar 26 pertanyaan

Teddy mengaku saat dimintai ketengan polisi dirinya dicecar beberapa pertanyaan oleh penyidik Polrestabes Bandung.
Pertanyaan itu, sambungnya, berhubungan dengan kematian istrinya.
"Pertanyaannya lebih dari 26 pertanyaan. Semua berhubungan dengan bunda Lina," katanya.
7. Teddy mengaku lelah diperiksa polisi

Teddy mengaku, apa yang dilaluinya sejak beberapa hari dimintai keterangan polisi cukup melelahkan.
Meski demikian, dirinya berusaha kooperatif membantu proses penyelidikan.
"Ya cukup melelahkan sebenarnya tapi kita harus kooperatif ya karena biar gak jadi teka-teki lagi ke masyarakat, biar almarhumah bunda Lina-nya juga tenang di alam sana. Jadi kita harus benar-benar ekstra sabar dan tabah," katanya.
Sumber: KOMPAS.com (Kontributor Bandung, Agie Permadi | Editor: Aprilia Ika, Candra Setia Budi, Pyhtag Kurnia, Dony Aprian)
Diolah dari artikel: Fakta di Balik Kematian Mantan Istri Sule, Polisi Periksa Sampel Racun di Jenazah Lina hingga Teddy Dimintai Keterangan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/style/foto/bank/originals/lina-zubaedah-pemakaman-ulang.jpg)