Breaking News:

Dilaporkan Balik Qory, Pihak Eza Gionino Akhirnya Angkat Bicara : Penipuan Penggelapannya Dimana?

Beberapa waktu lalu Qory Supiandy melaporkan balik Eza Gionino karena diduga belum membayar ikan. Kini Eza Gionino gantian berikan klarifikasinya.

TribunStyle.com/YouTube KH Infotainment
Eza Gionino Angkat Bicara 

Dikutip TribunStyle dari tayangan YouTube Cumicumi Diduga Belum Bayar Rp 12 Juta, Eza Gionino Dilaporkan Balik Penjual Arwana - Cumicam 12 Januari 2020, kedua pengacara Qory mengaku melaporkan Eza Gionino atas 3 pasal.

"Membuat laporan di dalamnya ada 3 pasal, penipuan, penggelapan, dan ITE.

Penipuannya mengenai dugaan bahwa terlapor ini tidak membayar ikan itu sesuai dengan nilai yang telah disepakati.

Mengenai penggelapannya karena nilai tidak disepakati otomatis dugaannya ikan itu tidak dikembalikan sesuai dengan permintaan klien kami," ujar Kristian.

 Eza Gionino Tak Tanggapi Permintaan Maaf Pelaku yang Ancam Bunuh Keluarganya, Maaf Sambil Ketawa

 Eza Gionino Diancam Akan Dibunuh, 5 Artis Ini Alami Hal Serupa, Termasuk Ruben Onsu dan Raffi Ahmad

 Kronologi Eza Gionino Eks Ardina Rasti Diancam Akan Dibunuh, Si Pelaku Akui Dirinya Dulunya Penipu

Untuk pasal ITE, Kristian mengaku status Facebook Eza membuat klien-nya tak terima.

"Mengenai ITE, klien kami melihat ada suatu status yang dibuat oleh terlapor ini dugaannya salah satunya juga mencemarkan menjadi korban penipuan padahal belum ada putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap.

Status di facebook di sosial media dari terlapor ini nah itu kita telusuri ternyata ada biarkan penyidik Polda Metro untuk menyidik itu apakah benar atau tidak tapi kami sudah serahkan semua buktinya," lanjutnya.

Kristian juga menuturkan ancaman hukuman terhadap pasal ITE adalah minimal 5 tahun.

Beberapa bukti juga telah dibawa oleh pihak Qory untuk melaporkan Eza.

"Percakapan whatsapp, terus ada video, saksi, bukti screenshot dari status yang dibuat terlapor," ujar Kristian.

Lissa selaku kuasa hukum Qory juga menjelaskan kronologi ikan yang belum dibayarkan oleh Eza.

"Kalau itu sebenarnya benang merah daripada ikan yang belum dibayar, iya belum dibayar 12 juta, kita sekarang meminta perlindungan hak daripada klien kami yang harus ditindak lanjuti.

Jadi ikan sampai baru melakukan pembayaran, ternyata setelah ikan sampai dia (Eza) happy seneng ternyata tidak ada kunjung hadir satu rupiah pun.

Kalau tidak sesuai dengan pesanan kan bisa dibalikin cuma itu belum dibayar juga silahkan dibalikin tapi nyatanya ngga dibalik-balikin malah minta ikan yang baru, menurut klien kami iya sampai sekarang, masih sama saudaranya," ungkap Lissa.

Kuasa hukum Qory pun menampik ada usaha balas dendam klien-nya kepada Eza.

"Kemaren memang sempat berdamai, bahkan teman-teman media sudah ketahui itu bahwa ada perdamaian dan udah ada pernyataan juga dari kedua belah pihak waktu itu.

Cuma dari pihak seberang (Eza), pihak pelapor di posisi sana tetap melanjutkan proses, padahal udah ada perdamaian, udah ada pernyataan memaafkan secara ikhlas tapi ternyata tetap berlanjut laporan polisinya di Cibinong, di Bogor," terang Kristian.

"Artinya perdamaian itu sudah sepakat dan laporan sebelumnya sudah dicabut sebenarnya tidak mungkin jadi panjang seperti ini karena kita cinta damai.

Tapi karena sudah berlarut-larut dan hak klien kami belum selesai untuk prosesnya jadi kita punya upaya hukum untuk kepentingan klien kami.

Dari klien kami ngga ingin balas dendam, semata-mata hanya ingin meluruskan kepada seluruh warga negara Indonesia yang mengetahui kasus ini supaya tahu duduk perkaranya secara jelas.

Klien kami memang ada yang didzolimi secara haknya, hak hukumnya dia," lanjut Lissa.

Eza Gionino.
Eza Gionino. (Instagram/ezagio)

Diberitakan sebelumnya, Eza sempat memesan 2 ikan arwana kepada Qory yang dihargai Rp 12 juta.

Setibanya ikan hias itu di rumahnya, Eza Gionino merasa pesanannya tidak sesuai.

Namun Qory meminta agar ikan tersebut diambil kembali dan kemudian dijual sebelum mengganti ikan milik Eza.

Selang beberapa waktu, Eza justru menerima ancaman pembunuhan dari Qory.

Eza juga takut akan terjadi apa-apa dengan istri dan anaknya.

Qory akhirnya bertemu dengan Eza kantor pengacara Henry Indraguna di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019).

Qory langsung memeluk dan menangis di hadapan Eza atas ulahnya yang mengancam anak dan istri Eza.

Eza pun langsung menerima permintaan maaf Qory dan merasa lega lantaran Qory mau datang untuk mempertanggungjawabkan kesalahan yang diperbuat. (TribunStyle.com/Febriana)

 Penikahan Eza Gionino Tak Direstui Ibundanya, Eks Ardina Rasti Malah Beri Istri Kado Mobil Mewah

 Anak Eza Gionino Lahir, Begini Tanggapan Ibunda yang Masih Belum Merestui Pernikahan Keduanya

Ikuti kami di
Penulis: Febriana Nur Insani
Editor: Amirul Muttaqin
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved