Breaking News:

Ria Irawan Meninggal Dunia

Ria Irawan Meninggal Dunia Karena Kanker Endometrium, Berikut Adalah Penyebab Kanker Endometrium

Ria Irawan meninggal dunia karena penyakit kanker endometrium yang dideritanya sejak 2014, berikut ini adalah beberapa hal penyebab kanker endometrium

Tayang:
Penulis: Anggie Irfansyah
Editor: Archieva Nuzulia Prisyta Devi
Kolase Instagram
Ria Irawan meninggal dunia karena penyaki kanker yang ia derita 

TRIBUNSTYLE.COM - Ria Irawan meninggal dunia karena penyakit kanker endometrium yang dideritanya sejak 2014, berikut ini adalah beberapa hal penyebab kanker endometrium.

Artis peran Ria Irawan meninggal dunia pada Senin (6/1/2020) di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

Hal ini dikonfiemasi oleh suami dari Ria Irawan, Mayky Wongkar.

"Iya benar. Meninggal jam 4 subuh," kata Mayky, seperti dikutip dari Kompas.com.

Penyebab kematian dari Ria Irawan adalah penyakit kanker yang ia derita.

Ria Irawan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/9/2019).
Ria Irawan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/9/2019). ((Kompas.com/Tri Susanto Setiawan))

Mayky Wongkar Beberkan Sosok Ria Irawan Semasa Hidup, Sebut Berbeda dari Perempuan Lain

Bukti Cinta, Peluk & Cium Perpisahan Mayky Wongkar ke Ria Irawan, Di Mata Gue Gila Sempurna Banget

Kenang Momen Bersama Julia Perez & Ria Irawan Saat Umroh, Irfan Hakim Tak Terlihat Lemah dan Sakit

Diketahui, Ria Irawan mengidap kanker kelenjar getah bening sejak tahun 2009 lalu.

Ria Irawan mengidap kanker kelenjar getah bening stadium 3C pada kelenjar getah bening di pelvi atau tulang panggul sebelah kanan.

Penyakit kanker yang diderita oleh Ria Irawan pernah dinyatakan sembuh pada 2014 lalu.

Tetapi, pada pertengahan 2019 kondisi Ria Irawan kembali memburuk dan mulai menjalani pengobatan kembali.

Pada bulan September 2019, Mayky mengatakan bahwa kanker endometrium atau kanker dinding rahim Ria telah menyebar.

Ria Irawan menderita kanker endometrium sejak 2014 dan sel kanker sudah menyebar ke beberapa organ tubuh lainnya seperti kepala dan paru-paru.

Bahkan, massa tumor di bagian kepala menekan saraf Ria hingga membuatnya kehilangan keseimbangan dan kesulitan untuk berbicara.

Kanker endometrium merupakan salah satu jenis kanker yang menjangkit dinding rahim dan bisa menyebar ke organ lainnya.

Bahkan, kanker endometrium memiliki peluang hitup yang buruk, hanya dalam periode 5 tahun saja.

Dilansir dari Boldsky, berikut ini adalah penyebab dan gejala dari kanker endometrium.

  • Menopause
Ilustrasi
Ilustrasi (Alodokter)

Wanita yang sudah memasuki masa menopause harus secara rutin memeriksa dan menjaga kesehatannya karena memiliki hormon yang memiliki risiko tinggi terjangkit kanker rahim.

Menurut penelitian yang mempelajari tentang epidemiologi, sering menggunakan estrogen bisa mnungkatkan risiko substansial, terutama pada wanita yang berbadan kurus.

Penggantian hormon ini banyak digunakan unruk mengobati kelemahan menopause, penyakit jantung dan kelelahan.

  • Hipertensi
Ilustrasi
Ilustrasi (bodymad.com)

Meskipun tidak signifikan, tetapi hipertensi bisa menjadi salah satu penyebab dari kanker endometrium.

Hal ini bisa dikaitkan dengan faktor lain seperti perubahan gaya hidup, kondisi medis yang disebabkan karena pola makan , kurang olahraga, dan diabetes.

Selain itu, penyakit yang digunakan untuk menyembuhkan kecemasan dapat meningkatkan risiko kanker.

  • Obesitas
Ilustrasi
Ilustrasi (livestrong.com)

Obesitas juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kanker rahim.

Bahkan, lebih dari setengah kasus kanker rahim disebabkan oleh diabetes.

Perempuan dengan BMI lebih tinggi akan lebih rentan terserang kanker rahim.

Lemak tubuh adalah kelenjar endokrin yang kompleks.

Kelenjar endokrin dari lemak tubuh terdiri dari adiposit, preadiposit , infiltrasi makrofag, saraf, stroma, dan sel induk.

Menggabungkan adipokine yang memiliki efek terlokalisasi yang dapat meningkatkan pertumbuhan sel endometrium dan bisa menuebabkan tumor.

Selain itu, jaringan adiposa pada lemak juga bisa menyebabkan tumor karena kandungan sel punca mesenkim.

  • Diabetes
Ilustrasi
Ilustrasi (Freepik)

Studi mamografi di Swedia menemukan adanya hubungan positif antara diabetes dengan penurunan aktivitas fisik.

Diabetes tipe 2 dikaikan dengan hiperinsulinemia.

Ini adalah kondisi dimana kadar estrogen yang menigkat bersamaan dengan hormon seks globulin.

Kadar IGF-1 dan protein pengikat IGF-1 yang tinggi, telah diketahui menyebabkan kanker endometrium.

Hal ini lebih berisiko pada perempuan yang mengalami obesitas dan usianya sudah tua.

Protein C-reaktif, biomarker inflamasi meningkat karena resistensi insulin yang disebabkan selama diabetes, sehingga meningkatkan kemungkinan kanker rahim pasca menopause.(TribunStyle.com/Anggie)

Mayky Wongkar Beberkan Sosok Ria Irawan Semasa Hidup, Sebut Berbeda dari Perempuan Lain

7 Fakta Mayky Wongkar, Suami Ria Irawan yang Setia Dampingi Istri Berjuang Melawan Kanker

Sumber: TribunStyle.com
Tags:
Ria IrawanMayky WongkarRumah Sakit Cipto Mangunkusumokanker endometriumMenopauseestrogenhipertensikanker rahim
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved